sign up SIGN UP search


parenting

Bunda, Ini Protokol Kesehatan yang Harus Diterapkan Saat Sekolah Buka

Asri Ediyati Jumat, 04 Dec 2020 20:41 WIB
Family with kids in face mask in shopping mall or airport. Mother and child wear facemask during coronavirus and flu outbreak. Virus and illness protection, hand sanitizer in public crowded place. caption
Jakarta -

Pembelajaran tatap muka akan kembali dilakukan. Menteri Nadiem Makarim mengumumkan bahwa sekolah boleh dibuka di awal 2021, Bunda. Melalui siaran langsung konferensi pers dari kanal YouTube Kemendikbud, Nadiem memaparkan detailnya.

Nadiem Makarim menyebutkan bahwa ada perbedaan besar di SKB sebelumnya bahwa peta zonasi risiko tidak lagi menentukan pemberian izin pembelajaran tatap muka. Akan tetapi, Pemerintah Daerah (Pemda) yang menentukan.

"Sehingga bisa memilih daerah-daerah dengan cara yang lebih detail. Kebijakan ini berlaku mulai semester genap tahun ajaran 2020/2021. Jadi bulan Januari 2021," kata Nadiem lewat siaran langsung kanal YouTube Kemendikbud RI, baru-baru ini.


"Jadi daerah dan sekolah sampai sekarang kalau siap tatap muka ingin tatap muka, segera tingkatkan kesiapan untuk laksanakan ini," kata Nadiem Makarim.

Lebih lanjut, Nadiem Makarim mengatakan bahwa keputusan pembukaan sekolah akan diberikan kepada tiga pihak, yakni pemerintah daerah, kantor wilayah (kanwil), dan orang tua melalui komite sekolah.

Ia pun menegaskan, orang tua masing-masing siswa dibebaskan untuk menentukan apakah anaknya diperbolehkan ikut masuk sekolah atau tidak.

"Pembelajaran tatap muka diperbolehkan, bukan diwajibkan," kata Nadiem Makarim.

Jika pembelajaran tatap muka sudah dimulai, maka ada protokol kesehatan yang harus diterapkan. Jadi, protokol kesehatan dibedakan menjadi dua, yakni pada masa transisi 2 bulan pertama dan selanjutnya masa new normal atau kebiasaan baru.

Dikutip dari buku Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Semester Genap Tahun Ajaran da Tahun Akademik 2020/2021 di masa Pandemi COVID-19, berikut protokol kesehatan yang harus diterapkan:

1. Kondisi medis warga satuan pendidikan

Transisi dan new normal:
- Sehat dan jika mengidap comorbid harus dalam kondisi terkontrol.
- Tidak memiliki gejala COVID-19 termasuk pada orang yang serumah dengan warga sekolah.

2. Kantin

Transisi:
- Tidak diperbolehkan.

New normal:
- Diperbolehkan dengan protokol kesehatan.

Bagaimana dengan kegiatan olahraga atau kegiatan non akademik selama pembelajaran tatap muka di sekolah?

Klik NEXT untuk ke halaman berikutnya.

Simak juga tips menjelaskan bahaya COVID-19 pada anak:

[Gambas:Video Haibunda]

Banner Alat Kontrasepsi



Protokol kesehatan selama pembelajaran tatap muka
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!