sign up SIGN UP search


parenting

6 Cara Lindungi Anak dari Ancaman Bahaya Dunia Maya, Bunda Perlu Tahu

Muhayati Faridatun Rabu, 16 Dec 2020 17:15 WIB
Cara lindungi anak dari bahaya dunia maya
Close up of a happy young family having good time together. caption

Cara lindungi anak dari bahaya dunia maya

2. Manfaatkan fitur perlindungan teknologi

Bunda pastikan, gadget yang anak gunakan sudah dilengkapi software dan program antivirus terbaru, dengan pengaturan privasi diaktifkan. Lalu, matikan/tutup webcam jika gadget tak digunakan. Untuk anak usia muda, ada fitur pengendalian orang tua, termasuk pencarian aman (safe search) supaya apa yang mereka akses tetap aman dan positif.

Hati-hati juga, Bunda, ada sumber belajar daring yang menawarkan akses gratis. Jangan sampai memberikan nama lengkap dan foto anak karena platform yang sah tidak meminta data ini. Ingat, periksa pengaturan privasi untuk meminimalkan perekaman data pribadi.


Bunda perlu juga nih ajarkan anak cara melindungi informasi pribadinya, terutama dari orang tak dikenal.

3. Temani anak saat mengakses dunia maya

Pada masa pandemi COVID-19, sangat penting untuk menjaga hubungan sosial yang terbatas karena tak bisa tatap muka langsung. Interaksi daring atau virtual jadi solusinya. Di sinilah peluang bagi orang tua mencontohkan sikap baik, sopan, dan empati saat berinteraksi online.

Selain itu, bantu anak menghindari informasi hoax dan konten yang tidak sesuai usianya, yang bisa membuat anak makin cemas tentang virus Corona. Berikan sumber informasi terpercaya dari lembaga resmi terkait penanganan COVID-19.

Bunda juga perlu mendampingi anak saat mencari aplikasi, permainan, video, atau hiburan lain, sehingga hanya mengakses yang sesuai usianya.

4. Ajari anak berperilaku baik untuk hidari cyberbullying

Orang tua perlu mencontohkan berperilaku baik di dunia maya. Pantau juga perilaku positif di dunia maya, terlebih saat melakukan panggilan video. Ingatkan anak-anak untuk selalu bersikap baik pada teman, mengenakan pakaian yang pantas, dan hidari berada di kamar tidur saat video call.

Sebagai orang tua, Bunda dan Ayah perlu mempelajari kebijakan sekolah tentang belajar daring. Ketahui juga kontak yang bisa dihubungi untuk melaporkan cyberbullying atau konten negatif.

Tak dimungkiri, anak akan terpapar iklan dari bermacam-macam produk, termasuk makanan tidak sehat, stereotip gender, atau konten yang tidak sesuai usianya. Inilah pentingnya Bunda membantu anak mengenali beragam iklan di internet.

5. Beri anak ruang berkreasi dan berekspresi

Saat harus di rumah saja, Bunda sebaiknya berikan anak ruang untuk berkreasi dan berekspresi. Caranya dengan berolahraga virtual dengan mengikuti panduan video, atau permainan yang butuh gerakan fisik. Terpenting, anak-anak tetap aktif bergerak selama di rumah saja.

6. Ajari anak melaporkan tindakan cyberbullying

Bunda perlu mengingatkan anak, saat merasa di-bully, diganggu, diancam, atau menemukan masalah di dunia maya, langkah pertama yang dilakukan adalah cari bantuan. Anak bisa meminta bantuan orang dewasa yang terpercaya yakni orang tua, anggota keluarga, atau pengasuh.

Kalau di sekolah, anak bisa melaporkan ke guru atau wali kelas, guru mata pelajaran lain, dan kepala sekolah. Kalau anak merasa tidak nyaman bicara dengan orang yang dikenal, bisa hubungi Telepon Pelayanan Sosial Anak (TePSA) di nomor telepon 1500 771 atau nomor handphone / Whatsapp 081238888002.

Lewat sambungan telepon tersebut, anak bisa curhat ke konselor profesional yang tersedia selama 24 jam. Lalu, bagaimana kalau cyberbullying terjadi di media sosial?

Bunda ajari anak untuk memblokir akun pelaku dan melaporkan perilaku di medsos tersebut. Sudah seharusnya medsos menjaga keamanan penggunanya. Jangan lupa juga kumpulkan bukti-bukti seperti screenshot chat atau postingan di medsos, sehingga bisa ditindaklanjuti pihak berwenang.

Nah, jika ingin sesekali mengajak anak beraktivitas di luar rumah, jangan lupa selalu #ingatpesanbunda #ingatpesanibu untuk #pakaimasker, #jagajarakhindarikerumunan, dan #cucitanganpakaisabun, sesuai imbauan #satgascovid19.

(muf/muf)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!