PARENTING
8 Penyebab Anak Sakit Perut: Stres hingga Usus Buntu
Melly Febrida | HaiBunda
Kamis, 21 Jan 2021 09:31 WIBJakarta - Si Kecil tiba-tiba bangun di malam hari sambil menangis karena sakit perut. Ia mungkin berusaha mengurangi rasa sakitnya dengan menggenggam bantal dan melingkarkan tubuhnya. Lama-kelamaan, ia kembali tidur. Tapi di pagi hari, rasa sakit itu muncul lagi. Apa ya yang membuat anak sakit seperti ini?
Dikatakan Elana Pearl Ben-Joseph, MD, ketika tubuh merasakan sakit sebenarnya memberi tahu bahwa ada sesuatu yang sedang terjadi. Sakit perut memperingatkan kita akan sesuatu yang terjadi di dalam diri kita yang mungkin tidak kita ketahui.
Menurut Joseph, memang beberapa penyebab sakit perut mudah dikenali. Misalnya saja, saat seseorang terkena usus buntu, atau makan salad makaroni yang sudah basi. Tapi, bisa juga sakit itu sulit untuk diketahui penyebabnya.
"Ketika Anda merasa sakit di perut, itu mungkin masalah sebenarnya di perut Anda, tetapi belum tentu juga. Perut Anda lebih dari sekadar perut. Ini bukan hanya masalah usus Anda. Ini adalah seluruh area antara dada dan tulang panggul (pinggul) Anda. Dengan banyaknya organ di perut, masalah yang berbeda dapat memiliki gejala serupa," jelas Joseph, dilansir Kids Health.
Berikut 8 penyebab anak sakit perut:
1. Sembelit
Sembelit adalah alasan utama anak-anak mengalami sakit perut. Kalau anak sudah lama tidak buang air besar (BAB) atau merasa sakit saat atau susah buang air besar, mungkin anak mengalami sembelit.
2. Diare
Diare sering kali disebabkan infeksi yang oleh sebagian orang disebut 'flu perut'. Ketika anak mengalami diare atau buang air besar berair, ia mungkin juga merasa mual.
3. Masalah perut lain
Sakit perut juga bisa terjadi akibat infeksi saluran kemih (ISK) atau usus yang tersumbat. Infeksi oleh bakteri atau parasit, mulas, penyakit iritasi usus besar, atau penyakit radang usus juga dapat menyebabkannya.
4. Sesuatu yang dimakan
Beberapa anak mengalami sakit perut karena mereka makan terlalu banyak, makanan yang terlalu pedas atau berminyak, atau makanan yang terlalu lama disimpan di lemari es dan jadi busuk.
5. Intoleransi makanan atau alergi makanan
Anak bisa saja mengalami kesulitan mencerna makanan. Ini disebut intoleransi makanan. Misalnya, anak dengan intoleransi laktosa mengalami kesulitan mencerna laktosa, sejenis gula yang ditemukan dalam susu dan makanan olahan susu lainnya. Ini bisa menyebabkan sakit perut.
6. Alergi makanan
Alergi makanan bisa menimbulkan reaksi sistem kekebalan yang dapat merugikan tubuh. Anak dengan alergi makanan harus selalu menghindari makanan itu.
7. Radang usus buntu
Jika rasa sakit dimulai dari pusar, lalu berpindah ke sisi kanan bawah perut, itu bisa jadi tanda radang usus buntu. Demam atau muntah, disertai rasa sakit yang semakin parah, hilangnya nafsu makan, juga bisa jadi tanda radang usus buntu.
Dijelaskan, infeksi selain di perut juga bisa menyebabkan sakit perut, Bunda. Sakit tenggorokan, radang paru-paru, infeksi telinga, atau batuk, terkadang bisa menyebabkan sakit perut.
8. Stres
Tak hanya orang tua, anak-anak juga mengalami sakit perut atau dikenal 'perut gugup' saat mereka khawatir atau stres.
"Jika stres ada di balik masalah perut Anda, dokter mungkin merekomendasikan seorang spesialis, seperti psikolog. Para ahli ini dapat membantu anak-anak mencari tahu sumber stres dan membantu mereka menemukan beberapa ide, tentang cara memperbaiki masalah atau menanganinya dengan lebih baik," ujar Joseph.
Simak juga yuk 4 obat tradisional untuk mengatasi anak batuk pilek, dalam video di bawah ini:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
10 Tanda Sakit Perut Serius pada Anak yang Perlu Segera ke Dokter
Sakit Perut pada Anak Disertai Keringat Dingin, Berbahayakah?
6 Penyebab Anak Sakit Perut Disertai Muntah dan Cara Mengatasinya
Anak Sakit Perut hingga Sering Buang Air Besar, Sudah Pasti Diare?
TERPOPULER
7 Tanda Anak yang Benar-Benar Terdidik Menurut Pakar
Menurut Psikolog, Ini 7 Kalimat yang Membuat Seseorang Terlihat Membosankan
Rahasia Kimmy Jayanti Berhasil Turunkan BB 13 Kg setelah Melahirkan Anak Ketiga
10 Cara Mendisiplinkan Anak agar Patuh Sejak Kecil Tanpa Hancurkan Harga Dirinya
Sering Cemas Tanpa Sebab? Waspadai 10 Makanan Ini
REKOMENDASI PRODUK
11 Rekomendasi Yogurt Rendah Gula Tanpa Tambahan Perasa, Pilih yang Terbaik untuk Si Kecil
KinanREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Eyeshadow untuk Look Lembut dan Tidak Mencolok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
5 Jenis Pisang yang Bagus untuk Bayi, Waktu Konsumsi & Resep MPASI
7 Tanda Anak yang Benar-Benar Terdidik Menurut Pakar
Menurut Psikolog, Ini 7 Kalimat yang Membuat Seseorang Terlihat Membosankan
30 Resep Es Buat Buka Puasa, Minuman Segar Bisa untuk Ide Jualan
10 Cara Mendisiplinkan Anak agar Patuh Sejak Kecil Tanpa Hancurkan Harga Dirinya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Sejarah Angpau dalam Tradisi Imlek, Ternyata untuk Usir...
-
Beautynesia
5 Ide Kencan Valentine yang Hemat Bujet Tapi Tetap Romantis
-
Female Daily
Bikin Rileks setelah Kerja, Intip Pengalaman Treatment di Sendja Cilandak Wellness Sanctuary!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Atlet Ngaku Selingkuh Usai Raih Medali Olimpiade, Mantan Pacar Buka Suara
-
Mommies Daily
Tips Berhubungan Intim saat Puasa, Kapan Waktu yang Tepat?