sign up SIGN UP search


parenting

Beragam Manfaat Mainan Anak Tradisional untuk Kesehatan Si Kecil

Nanie Wardhani Rabu, 17 Mar 2021 14:32 WIB
PENTING: ANAK-ANAK BISA BELAJAR DARI BERMAIN
Bermain adalah belajar bagi anak, beragam permainan tradisional seperti main karet, layang-layang dan kelereng memiliki manfaat untuk kesehatan si kecil. caption

Bermain adalah bagian terpenting dari kehidupan anak, karena dari beragam permainan anak ia akan lebih banyak belajar untuk jadi kreatif dan juga berinteraksi sosial. “Bermain adalah cara anak-anak belajar”, ucap Dr. Tiff Jumaily, dokter anak dari Integrative Pediatrics and Medicine Studio City, Los Angeles, yang dikutip dari Healthline. Nah, selain bisa untuk belajar, apa sajakah manfaat dari bermain? Yuk simak lengkapnya berikut ini ya, Bunda.

Manfaat Kognitif

Bermain meningkatkan perkembangan kesehatan dan kemampuan berpikir kritis pada anak. Bermain dapat memperkuat ingatan, membantunya memahami sebab-akibat, mengeksplorasi dunia, serta peran dirinya di sana.

Anak-anak belajar memahami hubungan atas satu dan lain hal melalui permainan. Dengan bermain, mereka belajar menggunakan firasatnya serta memancing rasa ingin tahu dan eksplorasinya, kedua kemampuan ini adalah dasar dari perkembangan intelektual dan proses kognitif.


Manfaat Fisik

Manfaat secara fisik dari bermain tentunya sangat banyak dan tidak terhitung. Sebut saja di antaranya melatih kemampuan motoriknya baik motorik kasar maupun motorik halus, kegiatan fisik yang membuat anak bergerak seperti berolah raga, baik untuk jantung, kekuatan otot, tulang, melatih keseimbangan, dan lain-lain.

Manfaat Sosial

Tentu dengan bermain bersama teman-temannya, Si Kecil akan lebih terlatih jiwa sosialnya. Dengan bermain, ia jadi lebih tahu bagaimana caranya berinteraksi dengan orang lain, belajar mengenai peraturan dan ekspektasi sosial, serta memberinya kesempatan untuk bisa berbagi pemikiran, belajar mendengarkan, serta berkompromi.

Manfaat Emosional

Terakhir, dengan bermain maka Si Kecil akan belajar untuk bisa mengenali, memproses dan mengendalikan emosinya sendiri. Misalnya saat kalah dalam bermain, maka Si Kecil akan belajar untuk memproses rasa sedih, marah dan rasa kehilangan yang dia rasakan. Selain itu, bermain juga dapat meningkatkan rasa percaya diri dan kesadaran akan karakter atau identitas dirinya.

(fia/fia)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!

Rekomendasi