sign up SIGN UP search


parenting

Cara Membuat Slime yang Aman untuk Anak dan Manfaat Memainkannya

Kinan Selasa, 06 Apr 2021 20:09 WIB
Little Girl Vlogging a tutorial on how to make Slime caption

Slime menjadi salah satu media bermain yang disukai oleh anak-anak. Teksturnya yang lengket dan bisa dibentuk, serta memiliki warna menarik, membuat anak tak bisa menolak bermain slime. Nah, tahukah Bunda cara membuat slime yang mudah?

Dikutip dari BBC Scotlandia, slime tak sekadar bisa menjadi media bermain tapi juga untuk belajar, lho. Oleh sebab itu, tak ada salahnya Bunda mengajak si Kecil mempelajari cara membuat slime dan bermain bersama.

Para peneliti di University of Dundee, Skotlandia, menyebutkan bahwa bermain slime dapat membangun keterampilan komunikasi dan pemahaman anak-anak tentang dunia di sekitar mereka.


Selain itu, membuat dan bermain slime juga memungkinkan anak-anak untuk mengekspresikan diri. Bahkan tindakan sederhana seperti memilih warna pun membantu anak memahami bahwa mereka mampu memberikan pengaruh pada sesuatu

Slime sebagai salah satu permainan sensorik

Dilansir Moms, slime termasuk dalam jenis permainan sensorik. Permainan sensorik adalah istilah untuk semua jenis aktivitas bermain yang menarik bagi kelima indra anak: sentuhan, penciuman, rasa, pendengaran, dan penglihatan. 

Melalui permainan sensorik, anak belajar menjelajahi dunia di sekitar mereka dan menerima informasi menggunakan indranya masing-masing.

Slime pada dasarnya adalah pengalaman sensorik taktil, yang berarti tekstur uniknya membuat anak mampu menyesuaikan dengan indra peraba. 

Salah satu alasan mengapa slime disukai anak yakni dapat melatih beberapa indra sekaligus, Bunda. Mulai dari suara, aroma, hingga warna-warni uniknya membuat anak 'jatuh cinta'.

Manfaat bermain slime bagi anak

Seperti disebutkan sebelumnya, bermain slime bisa memberikan banyak manfaat bagi tumbuh kembang anak. Salah satu manfaat besarnya yakni mengurangi stres dan melatih konsentrasi anak.

Bermain slime juga membuat anak lebih mampu mengendalikan perhatian saat mengerjakan sesuatu.

Anak juga akan belajar memahami tekstur dan warna secara sekaligus. Dengan memahami cara bermain slime dan bersenang-senang, anak juga dapat mengurangi kebiasaan bermain gadget, Bunda.

Cara membuat slime yang aman

Selain membeli, Bunda dan si Kecil juga bisa membuat slime sendiri di rumah, lho. Bagaimana ya cara membuat slime yang simpel dan aman?

Alat dan bahan:

100 ml lem
1/2 sendok teh soda bikarbonat
Pewarna makanan
1 sdt cairan pembersih lensa kontak
Glitter (sebagai tambahan, jika ada)

Cara membuat slime:

1. Masukkan lem ke dalam wadah, tambahkan soda bikarbonat dan aduk rata.

2. Tambahkan 1-2 tetes pewarna makanan dengan warna favorit anak. 

3. Jika ingin slime berwarna pastel, berikan sedikit saja tetesan pewarna. Semakin banyak jumlahnya, semakin cerah pula warna slime nantinya. Aduk sampai warna tercampur rata

4. Tambahkan cairan pembersih lensa kontak, aduk dengan tangan dan adonan slime akan mulai terbentuk.

5. Tak masalah jika awalnya slime terasa lengket, biasanya ia kan mulai mudah dibentuk setelah diuleni 30 detik. Apabila hendak menambahkan glitter, lakukan saat ini.

Hal-hal yang perlu dipahami tentang cara membuat slime

Tekstur slime bergantung pada kualitas lem, cairan lensa kontak dan pewarna makanan yang digunakan. Agar slime bisa terbentuk lebih mudah, pilihlah bahan-bahan yang berkualitas ya, Bunda.

Pemberian warna juga bisa dilakukan lebih dari sekali alias bisa 2-3 warna. Biasanya cara membuat slime warna-warni pastel atau pelangi dilakukan dengan cara ini.

Apabila Bunda ingin membuat slime yang lebih banyak, jumlah bahan yang digunakan bisa dilipatgandakan.

Salah satu masalah yang sering timbul saat membuat slime yakni teksturnya yang tidak menyatu, bisa jadi ini karena cairan pembersih lensa kontak yang digunakan kurang cocok. Cobalah ditambahkan lagi atau ganti merek cairan pembersih lensa kontaknya, ya.

Saat menambahkan atau mencampurkan adonan dengan cairan pembersih lensa kontak, tuang sedikit demi sedikit perlahan sampai mendapatkan tekstur yang diinginkan. Hindari langsung menuang banyak karena bisa justru membuat slime jadi keras dan rapuh.

Jangan lupa mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun setelah selesai bermain slime. Ini supaya tangan si Kecil benar-benar bersih dan tidak ada sisa rasa lengket lagi.

Demikian ulasan tentang cara membuat slime yang aman dan mudah. Yuk coba praktikkan bersama si Kecil, Bunda!

(som/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi