sign up SIGN UP search


parenting

Imunisasi Rutin Anak Ditunda Saat PPKM Darurat, Apa Bisa Dikejar?

Annisa Karnesyia Jumat, 09 Jul 2021 16:47 WIB
Imunisasi Anak caption
Jakarta -

Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Prof. DR. Dr. Aman B. Pulungan, Sp.A(K), FAAP, FRCPI(Hon), mengatakan bahwa imunisasi rutin anak terpaksa ditunda karena pandemi COVID-19. Penundaan ini akan dilakukan selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Bunda.

Peningkatan kasus COVID-19 tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya. Di tahun ini, peningkatan kasus COVID-19 pada anak mendapat perhatian khusus karena meningkat.

Di tahun sebelumnya, imunisasi rutin pada anak masih diizinkan dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Tahun ini, Bunda perlu bersiap untuk ke dokter anak dan menjadwalkan ulang imunisasi bila tinggal di zona PPKM Darurat.


"Tahun lalu memang COVID-19 tinggi, tapi laju penambahan kasus pada anak-anak tidak setinggi tahun ini. Tahun lalu, kita tetap mengimbau anak mendapatkan imunisasi sebagai salah satu cara mencegah sakit campak, pneumonia, gondongan, dan cacar air. Sekarang karena mengkhawatirkan, kita sebaiknya memang stay at home. Pada anak yang sehat, imunisasi akan ditunda dan 3 minggu lagi akan dijadwalkan ulang," ujar dr.Melisa Anggraeni, M.Biomed, Sp.A, kepada HaiBunda melalui sambungan telepon, Jumat (9/7/21).

Banner panduan merawat anak terpapar covid-19Banner panduan merawat anak terpapar covid-19/ Foto: HaiBunda/ Mia Kurnia Sari

Dokter Spesialis Anak ini mengatakan bahwa IDAI melalui Prof Aman telah mengeluarkan instruksi melalui surat edaran kepada seluruh dokter anak di Indonesia. Surat yang dikeluarkan per tanggal 3 Juli 2021 menjelaskan tentang penundaan imunisasi 3 minggu ke depan sejak tanggal dikeluarkannya surat.

Melisa mengatakan, batas waktu penundaan imunisasi anak ini belum diketahui sampai kapan. Ia berharap, penundaan ini dapat mencegah anak sehat terpapar virus Corona.

"Penundaan ini belum diketahui sampai kapan karena IDAI kan melihat lagi angka COVID-19. Kita berharap dengan pemberlakuan PPKM Darurat ini, penambahan infeksi berkurang, kemudian ketika rumah sakit lebih tenang, tidak ada penumpukan pasien, dan kita bisa menangani pasien dengan biasa, saat itu mungkin Prof Aman akan memberlakukan surat edaran yang baru," ujar Melisa.

"Intinya dari surat edaran ini adalah bukan penundaan imunisasi, tapi mencegah paparan pada anak sehat dari infeksi COVID-19."

Penundaan imunisasi rutin ini akan dikecualikan pada bayi baru lahir, Bunda. Mereka akan tetap mendapatkan imunisasi hepatitis B dan polio sesuai jadwal.

Lalu apakah imunisasi rutin bisa dikejar meski sudah melewati usia seharusnya anak disuntik? Apa pula dampaknya bila anak menunda imunisasi? Baca halaman berikutnya.

Simak juga 6 panduan isolasi mandiri untuk anak, dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]

IMUNISASI KEJAR UNTUK YANG DITUNDA
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!

Rekomendasi