sign up SIGN UP search


parenting

Perdana Beri MPASI buat Si Kecil? Ini Tipsnya Bun!

Khoirul Anam Kamis, 08 Jul 2021 10:30 WIB
Tokopedia caption
Jakarta -

Pandemi meningkatkan kesadaran orang tua akan pentingnya menjaga imunitas keluarga, terutama si kecil. Salah satu cara yang dapatBunda lakukan adalah dengan memberikan makanan pendamping ASI (MPASI)guna memenuhi asupan harian nutrisi si kecil agar daya tahan tubuhnya terjaga.

dr. Deva Putriane yang aktif membuat berbagai resep MPASI sehat melaluimedia sosial, mengatakan pengetahuan orang tua terkait pemberian MPASI perdana yang baik semakin penting untuk meningkatkan imunitas bayi, terlebih di masa pandemi.

Tokopedia bersama dr. DevaPutrianepun membagikan sederet tips untuk membantu Bunda memaksimalkan MPASI anak dengan mudah. Berikut ini tipsnya:


1. Berikan MPASI Perdana Sejak Usia Bayi 6 Bulan

Pada momen perdana ini MPASI yang diberikan bertekstur puree (saring) atau mashed (lumat). Bunda perlu memperkenalkan bayi dengan MPASI sejak usianya enam bulan.

"MPASI boleh saja diberikan untuk bayi di bawah usia 6 bulan hanya dalam kondisi tertentu dan telah melalui konsultasi dengan dokter anak," jelas dr. Deva.

2. Sesuaikan Komposisi MPASI dengan Usia Anak

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), pemberian MPASI pada bayi 6-8 bulan yaitu sekitar 3 sendok makan hingga setengah mangkuk 250ml. MPASI diberikan dalam 2-3 kali makan besar dan 1-2 kali selingan.

Sedangkan untuk bayi 9-11 bulan, MPASI diberikan setengah mangkuk 250ml dalam 3-4 kali makan besar dan 1-2 kali selingan. Kemudian, pada usia 12-23 bulan, MPASI diberikan sebanyak tiga perempat hingga semangkuk penuh ukuran 250ml.

"Pemberian keju pada MPASI diperbolehkan dalam jumlah terbatas, karena keju merupakan produk turunan susu," jelas dr. Deva.

3. Perhatikan Nutrisi Anak

Keseimbangan nutrisi anak perlu menjadi perhatian bagi Bunda. Pemberian nutrisi selama masa pandemi harus mencakup asupan makronutrien, yaitu karbohidrat, protein, lemak dan mikronutrien.

"Sumber mikronutrien bisa diperoleh dari protein hewani mulai dari ayam, daging sapi, ikan, salmon hingga telur. Juga bisa sedikit diperoleh dari produk nabati dan sayur," papar dr. Deva.

4. Setop Dulu Jika Ada Reaksi Alergi

Mengenalkan beragam makanan pada anak dapat menstimulasi perkembangannya. Namun, Bunda juga harus mengenali reaksi alergi bayi pada sejumlah bahan makanan tertentu.

"Mengenali reaksi alergi pada bayi bisa dengan cara mengonsumsi menu yang sama selama 3 hari pertama MPASI," tambah dr. Deva.

Jika timbul ruam pada kulit, gatal, kesulitan bernapas, diare dan reaksi tubuh lainnya, maka disarankan untuk dihentikan dahulu dan ganti dengan bahan makanan lain.

5. Cek Kesiapan Perlengkapan Wajib MPASI

Bukan hanya makan, proses MPASI perdana menjadi kebiasaan disiplin yang diajarkan sejak usia dini. Oleh karena itu, Bunda bisa mendukung anak dengan menyiapkan perlengkapan yang dapat menunjang proses tersebut.

Beberapa di antaranya adalah high chair atau booster seat, celemek (bib), peralatan makan bayi tanpa BPA, baby food maker dan kotak penyimpanan untuk membekukan stok MPASI di freezer.

Untungnya, perlengkapan MPASI bayi bisa Bunda dapatkan secara melalui Tokopedia. Apalagi saat ini tengah berlangsung kampanye Tokopedia Mother & Baby Fair sampai dengan 8 Juli 2021 mendatang dengan deretan promo menarik.

Sales and Operation Partnership (Mom & Baby) Senior Lead Tokopedia, Ditra Putra Komala, mengatakan keputusan untuk menggelar kembali kampanye Tokopedia Mother & Baby Fair karena melihat kebutuhan belanja online sebagai alternatif aman bagi masyarakat di masa pandemi.

Foto Tokopedia

"Inisiatif ini selalu disambut masyarakat dengan sangat baik. Stroller, susu bayi, sereal, bubur bayi, dan alat pompa ASI menjadi produk yang banyak diburu selama kampanye sebelumnya. UMKM produsen MPASI, PLUMANDBLUM, mengalami peningkatan penjualan menjadi 2,5x lipat selama kampanye berlangsung," kata Ditra.

"Kami berharap Tokopedia Mother & Baby Fair tahun ini #SelaluAdaSelaluBisa membantu masyarakat memenuhi berbagai kebutuhan sehari-hari keluarga, termasuk anak, dengan mudah dan terjangkau tanpa harus keluar rumah," pungkasnya.

(prf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi