PARENTING
Pembunuhan di Sekolah Elite Singapura, Siswa Trauma Diberi Konseling Psikologi
Annisa Afani | HaiBunda
Jumat, 23 Jul 2021 07:10 WIBBeberapa waktu yang lalu, terjadi kasus pembunuhan yang amat mengejutkan publik, Bunda. Bagaimana tidak, kejadian tersebut berlangsung di sebuah sekolah elite di Singapura.
Akibat insiden tersebut, pihak sekolah sempat meliburkan siswanya. Namun dua hari selang pembunuhan terjadi, kini sebagian besar siswa sudah kembali masuk pada sejak Rabu (21/7/2021) kemarin.
Mengutip dari Today, Wong Siew Hoong, Direktur Jenderal Pendidikan di Kementerian Pendidikan (MOE), mengatakan bahwa insiden yang terjadi cukup menjadi bayangan panjang dan melekat dalam benak siswa.
Meski begitu, ia juga mengatakan bahwa 97 persen siswa sekolah tersebut kembali belajar normal setelah libur Idul Adha. Ini mirip seperti masuk sekolah usai libur nasional pada umumnya.
"Ini adalah ketangguhan siswa kami dan kami bangga dengan mereka," tuturnya, dikutip pada Kamis (22/7/2021).
Tak hanya itu, pihak sekolah juga berupaya untuk membuka berbagai media seperti konseling sebagai dukungan psikologi. Ini berlaku bagi para siswa dan guru yang mengalami trauma dengan kejadian tersebut, Bunda
"Setelah tragedi seperti ini terjadi, ini sangat kritis dan sensitif. Sejak kejadian itu, sekolah mendapat dukungan dari kantor pusat MOE, secara proaktif menjangkau staf (guru) dan siswa yang terkena dampak untuk mendapatkan bantuan dan dukungan," tutur Wong.
Pertolongan psikologi
Dalam kesempatan yang sama, Wong juga mengatakan bahwa spesialis dari MOE dan konselor sekolah yang membantu siswa serta guru ini sudah terlatih. Mereka kini ditempatkan di sekolah demi memberikan pertolongan pertama secara psikologis dan manajemen trauma.
Di sekolah pun kini telah disiapkan satu ruangan khusus, Bunda. Ini berfungsi sebagai sudut bagi guru, siswa, maupun orang tua untuk masuk dan berkonsultasi masalah kejiwaan.
"Sekolah dengan dukungan MOE juga telah menyediakan media sebagai bantuan untuk staf, siswa dan orang tua mereka. Dan akan terus mengawasi siswa dan staf yang masih trauma atau menunjukkan gejala alami kesulitan yang berkepanjangan, sehingga bantuan dapat diberikan kepada mereka dengan tepat waktu," kata Wong.
"Semua sekolah dan guru, kami siap membantu dan waspada terutama untuk siswa yang berisiko dan mereka yang berjuang untuk menghadapi apa yang terjadi. Memberikan mereka dukungan dengan segera," lanjutnya.
Dengan upaya yang berlangsung, Wong meyakinkan para orang tua agar tak lagi merasa cemas dan khawatir. Mereka berjanji bahwa keselamatan siswa akan terus menjadi hal utama dan sangat penting.
Tak hanya pada orang tua, beberapa siswa juga diketahui mengalami kecemasan. Hal ini pun diungkapkan oleh salah satu orang tua siswa, Joyce.
Joyce mengatakan bahwa dirinya mendapat kabar soal kejadian di sekolah putrinya pada Senin sore. "Rincian peristiwa itu tidak jelas dan rumor menyebar seperti api... Kami tidak yakin apa yang sebenarnya terjadi," katanya.
Meski begitu, ia juga mendapat kabar dari putrinya bahwa beberapa siswa takut saat harus menggunakan toilet. Mereka trauma dan merasa terancam dapat mengalami hal serupa seperti korban sebelumnya.
"Anak saya menyebutkan bahwa siswa pergi ke kamar kecil dalam kelompok tiga orang atau lebih. Beberapa bahkan takut memasuki kamar kecil, termasuk toilet untuk anak perempuan," ungkapnya.
Simak informasi selengkapnya di halaman berikut ya, Bunda.
Tonton juga tips menangani korban trauma bencana alam dalam video ini:
(AFN)
KASUS PEMBUNUHAN DI SEKOLAH ELITE SINGAPURA
Halaman Selanjutnya
Simak video di bawah ini, Bun:
Olla Crazy Rich Depok Nggak Lulus SMP Ternyata Karena Dipaksa Masuk Pesantren
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Ini 5 Acara Seru di Singapura yang Wajib Dikunjungi Bunda & Keluarga
Anak Terpapar Berita Pembunuhan Brigadir J, Bagaimana Bunda Harus Menjelaskan?
5 Fakta Ibu di Surabaya Banting Bayinya hingga Meninggal, Akui Tak Siap Punya Anak Kedua
Singapura Geger! Bocah di Sekolah Elit Dibunuh, Pelakunya Mengejutkan
TERPOPULER
Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi
Ramai Selebgram Fahira Almira Bandingkan Pengobatan di RI & Penang, Diduga Ada 'Black Campaign'
Serunya Dhea Ananda Ajak Ibunda Liburan ke China, Daki Gunung Naik Eskalator
Orang Tua Kini Sewa Babysitter Khusus Anak Sekolah, Ternyata Ini yang Dilakukan
LPS Financial Festival 2026 Sambangi Lampung, Yuk Tingkatkan Literasi Keuangan!
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Bayi Baru Lahir Kini Bisa Langsung Punya Akta Kelahiran, Begini Penjelasannya
LPS Financial Festival 2026 Sambangi Lampung, Yuk Tingkatkan Literasi Keuangan!
Tak Asal Bicara, Ini 7 Kalimat yang Dihindari Orang dengan EQ Tinggi
Tips Memilih Gaun untuk Maternity Shoot agar Tampil Cantik dan Flawless dengan Baby Bump
Orang Tua Kini Sewa Babysitter Khusus Anak Sekolah, Ternyata Ini yang Dilakukan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Review Mic Wireless Karaoke: Jangkauan 80 Meter, Beneran Stabil?
-
Beautynesia
Kreasi Dua Kopi Nespresso Istimewa Bisa Kamu Coba Hanya di Vertuo World
-
Female Daily
Usual Parfums × Barasuara “Hitam dan Biru”: Saat Lagu Menjadi Aroma
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Whitney Houston Diabadikan Jadi Barbie, Pakai Gaun dari Video Klip Legendaris
-
Mommies Daily
Drama Hayoung yang Bisa Masuk Daftar Tontonan Mommies, Terbaru Our Sticky Love