sign up SIGN UP search


parenting

Si Kecil Masuk Angin dan Muntah? Jangan sampai Dehidrasi Bun

Nanie Wardhani Minggu, 05 Sep 2021 16:30 WIB
Sick 3 years old girl coughing in bed caption

Jakarta - Muntah yang terjadi pada anak bisa disebabkan banyak hal, namun salah satu penyebab yang paling sering terjadi adalah karena masuk angin. Saat masuk angin, anak akan lebih mudah merasa mual dan akhirnya berujung pada muntah.

Lalu apa yang harus Bunda lakukan jika Si Kecil muntah? Muntah biasanya merupakan kondisi yang tidak perlu dikhawatirkan dan mungkin akan berhenti dengan sendirinya tanpa pengobatan. Namun, Bunda tentu tidak dapat berdiam diri melihat Si Kecil merasa kesakitan.

Berikut adalah beberapa hal yang dapat Bunda lakukan untuk meringankannya dan mencegah Si Kecil dehidrasi seperti dilansir dari Baby Center:


  • Perhatikan posisinya. Saat dia muntah karena masuk angin, jaga agar Si Kecil tetap tegak atau berbaring tengkurap atau miring agar dia tidak menghirup muntahan ke saluran napas bagian atas dan paru-paru. Saat waktu tidur siang atau waktu tidur, biarkan Si Kecil tidur dalam posisi yang menurutnya paling nyaman.
  • Dan jangan khawatir, dia tidak akan tersedak jika muntah dalam tidurnya. Tubuhnya akan secara otomatis membersihkan cairan dan melindungi jalan napas. 
  • Hindari makanan padat selama 24 jam pertama atau lebih.
  • Cegah dehidrasi dengan memastikan Si Kecil mendapat cukup cairan untuk menebus apa yang hilang melalui muntah. Kemungkinan dehidrasi tergantung pada seberapa sering dan seberapa banyak dia muntah. Tanyakan kepada dokter tentang cara terbaik untuk merehidrasi Si Kecil. Dehidrasi bisa menjadi masalah serius bagi anak kecil, dan jika anak Bunda muntah, dia kehilangan cairan yang berharga.
  • Jangan memaksa anak Bunda untuk minum apa pun ketika dia masih sering muntah (setiap lima atau 10 menit). Tetapi setelah perutnya tenang selama setengah jam atau lebih, berikan dia air minum sedikit dan sering. Cobalah sekitar 1 sendok teh (5 ml) setiap lima menit untuk memulai, dan jika dia menoleransinya dengan baik, tingkatkan perlahan sampai dia bisa mulai minum secara normal lagi. Jika dia tidak ingin minum, Bunda bisa mencoba membuatnya mengisap es yang sangat kecil. 
  • Jika muntah Si Kecil parah atau berkepanjangan, dokter mungkin merekomendasikan larutan elektrolit pediatrik yang dijual bebas, tersedia dalam bentuk cairan atau es. Dokter dapat merekomendasikan produk elektrolit khusus untuk anak Bunda dan menyarankan berapa banyak yang harus diberikan berdasarkan berat dan usianya.
  • Jus terkadang dapat memperburuk keadaan karena dapat menyebabkan diare, tetapi jika jus adalah satu-satunya cairan yang dia minum, encerkan setengahnya dengan air. Hindari minuman berkarbonasi dan minuman olahraga, yang mengandung banyak gula.

Demikian cara mengatasi muntah yang disebabkan oleh masuk angin ya Bunda. Lalu bagaimana caranya agar Si Kecil terhindar dari masuk angin? Simak lengkapnya di halaman berikut ini.

Simak video tentang curhat dr Lula Kamal yang merawat anak sambil kuliah S-2 di London berikut ya Bunda:

[Gambas:Video Haibunda]



CARA AGAR ANAK TIDAK MUDAH MASUK ANGIN
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!