sign up SIGN UP search


parenting

Cara Membuat Oralit untuk Cegah Dehidrasi saat Anak Diare, Siapkan dengan Tepat Bun

Kinan   |   Haibunda Kamis, 28 Jul 2022 22:50 WIB
BUNDA BISA MEMBUAT ORALIT SENDIRI DI RUMAH
Anak sakit perut caption

Cara membuat oralit rumahan

Saat ini sudah ada beberapa produk oralit siap saji yang dijual dalam kemasan botol dan bisa langsung diminum. Ada pula oralit siap saji lainnya dalam bentuk sachet yang harus dilarutkan dengan air putih terlebih dahulu.

Tetapi jika Bunda tidak sempat membeli, Bunda dapat membuatnya sendiri di rumah. Sudah tahu cara membuat oralit rumahan belum? Berikut cara membuat oralit yang mudah di rumah:

Bahan yang diperlukan:


  • Air 200 mililiter (ml)
  • Garam 1/4 sendok makan (sdm)
  • Gula 1 sdm
  • Gelas dan sendok pengaduk
Banner Fakta IQ Anak

Cara membuat oralit:

Masukkan gula dan garam ke air di dalam gelas, aduk rata. Bunda dapat menggunakan air hangat supaya gula dan garam bisa lebih cepat larut. Setelah itu, cairan oralit siap diberikan pada anak.

Disarankan untuk langsung membuat banyak, sehingga Bunda tak perlu repot-repot untuk membuatnya berkali-kali. Hal ini dikarenakan cairan oralit harus diberikan kepada anak setiap kali dia selesai buang air besar. Namun setelah 24 jam, sebaiknya buat larutan oralit yang baru.

Berapa banyak dosis oralit yang dibutuhkan anak saat diare?

Meski oralit penting sebagai cairan rehidrasi, tapi bukan berarti Bunda bebas memberikannya banyak-banyak pada Si Kecil, ya! Dosis oralit yang diperlukan anak berbeda-beda sesuai dengan usianya. 

Menurut dokter spesialis anak RS Al Irsyad Surabaya, dr Nurita Alami Dwi Wijayanti, Sp.A, dosis oralit untuk anak pada 4 jam pertama yaitu:

  • 30 hingga 90 ml setiap jam untuk bayi usia di bawah 6 bulan
  • 90 hingga 125 ml setiap jam untuk bayi usia 6 bulan hingga 2 tahun
  • Minimal 125-250 ml setiap jam untuk anak usia di atas 2 tahun

“Untuk anak usia 5-12 tahun, pemberian dosis oralit bisa ditingkatkan ke 6 gelas pada 3 jam pertama, dan 1,5 gelas setelah diare. Sedangkan untuk anak-anak usia 12 tahun ke atas, bisa diberikan 12 gelas pada 3 jam pertama, selanjutnya 2 gelas setiap diare,” terangnya, seperti dikutip dari situs resmi RS Al Irsyad Surabaya.

Selain itu, dr Nurita juga menyarankan agar orang tua waspada saat memberikan oralit pada bayi di bawah 1 tahun. Akan lebih baik jika bayi mendapatkan penanganan dokter segera jika mengalami diare dan sebisa mungkin hindari sembarangan memberikan obat.

Bila bayi memperlihatkan tanda-tanda dehidrasi, Bunda disarankan untuk memberikan asupan Air Susu Ibu (ASI) yang lebih banyak agar bayi tidak kekurangan cairan.

(fir/fir)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bundapedia
Ensiklopedia A-Z istilah kesehatan terkait Bunda dan Si Kecil
Artikel Terkait
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
ARTIKEL TERBARU
  • Video
detiknetwork

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!