sign up SIGN UP search


parenting

Dongeng Persahabatan Singa dan Tikus, Penuh Pesan Moral untuk Penghantar Tidur

Hasna Fadhilah   |   Haibunda Selasa, 22 Nov 2022 22:15 WIB
Dongeng Singa dan Tikus Dongeng Singa dan Tikus/ Foto: Getty Images/iStockphoto/colematt

Si Kecil suka merengek dibacakan dongeng saat menjelang tidur? Wah, ini artinya kebiasaan baik yang harus dilanjutkan, Bunda.

Kebiasaan membacakan cerita atau dongeng kepada Si Kecil sejak bayi dapat memperkaya kosakata bahasa dan mendukung perkembangan daya berpikir anak untuk mampu berpikir logis. Penelitian yang dilakukan oleh Ohio State University memamparkan bahwa anak-anak yang terbiasa dibacakan buku atau cerita dalam lima tahun pertama hidupnya, memiliki keunggulan 1,4 juta kata ketimbang, anak-anak lain seumurannya yang tidak pernah dibacakan. 

Biasanya orang tua akan membaca anak mereka buku atau cerita sebagai pengantar tidur. Selain agar membuat anak-anak cepat terlelap, ternyata terdapat banyak manfaat lainnya. Kebiasaan membacakan cerita sebelum tidur membantu memunculkan imajinasi pada anak-anak, membantu proses berpikir dan efektif untuk mengajarkan mereka mengenai nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. 


Jenis bacaan yang menarik perhatian anak anak, salah satunya adalah cerita fabel. Fabel merupakan jenis cerita yang menggambarkan watak atau tokoh manusia yang diperankan oleh hewan. Cerita dongeng Indonesia paling terkenal salah satunya ialah fabel Si Kancil. 

Cerita fabel banyak menyelipkan pesan moral dan nilai-nilai kebaikan karena merupakan peristiwa nyata dari kehidupan manusia yang diimplementasikan ke dalam bentuk khayalan. Sehingga sangat mudah untuk menyampaikan nilai-nilai dari pesan moral cerita fabel ke anak-anak. 

Salah satu cerita fabel terkenal tentang dongeng Singa dan Tikus untuk dapat Bunda ceritakan kepada Si Kecil. Cerita Singa dan Tikus sebenarnya juga tersedia dalam bahasa Inggris. Bunda dapat membacakan kedua versi tersebut kepada Si Kecil untuk memperkaya kosakata bahasanya!

Dongeng Singa dan Tikus

Dongeng ini menceritakan seekor Singa, sang Raja Hutan dan seekor Tikus. Singa yang memiliki tubuh perkasa disegani oleh para penghuni hutan lainnya. Tak ada satu pun hewan yang berani mendekatinya. Singa banyak menghabiskan waktunya untuk berburu, selebihnya ia akan memilih beristirahat di sarangnya.

Suatu Hari Seekor Singa sedang Berbaring Tidur di Hutan

Kisah bermula ketika Singa selesai berburu dan merasa kenyang, ia kemudian memutuskan untuk beristirahat. Ia terlelap dengan kepalanya yang besar bertumpu pada kedua cakarnya. Tiba-tiba datanglah Tikus nakal dan langsung berlari menuju punggung Singa dan naik ke atas surainya.

Tikus menari dan melompat-lompat tepat di atas kepala Singa. Tikus seolah tidak peduli bahwa hewan yang ia ganggu adalah penguasa hutan yang ditakuti oleh para binatang lain di hutan tersebut. 

Akibat aksi jahil Tikus, Singa terbangun dari tidurnya. Ia langsung menangkap Tikus dengan cakarnya yang besar. 

Singa langsung mengaum kencang, “Beraninya kau membangunkanku! Apakah kamu tidak tahu bahwa aku adalah Raja di hutan ini? Siapapun tidak boleh mengganggu istirahatku. Aku akan memakanmu!” 

Tikus Ketakutan Memohon kepada Singa

Tikus yang mendengar auman tersebut langsung ketakutan dan gemetar. Ia memohon untuk dilepaskan.

“Tolong lepaskan aku! Aku tak bermaksud untuk membangunkanmu. Aku hanya ingin bermain saja.” pinta Tikus yang malang. 

“Biarkan aku pergi. Aku berjanji akan membalas jasamu. Siapa yang tahu jika suatu hari nanti, aku bisa menyelamatkan hidupmu!” ucapnya lagi. 

Singa yang mendengar hal itu tertawa geli. Ia menganggap konyol janji Tikus yang berpikir dapat membantunya suatu saat nanti. 

Namun karena Singa sedang dalam suasana hati yang bahagia, maka ia bermurah hati dan membiarkan Tikus pergi. 

Tikus Menyelamatkan Singa dari Jeratan Pemburu

Beberapa hari kemudian, ketika Singa tengah berburu di hutan, ia terjebak dalam jerat pemburu. Meskipun ia sudah berusaha sekuat tenaga, namun usahanya malah semakin membuatnya terjerat dalam jaring. Singa kemudian mengeluarkan auman kemarahan yang terdengar ke seluruh penjuru hutan. Semua binatang di hutan dapat mendengarnya, termasuk Tikus. 

“Temanku Singa sedang dalam kesulitan.” teriak Tikus. Ia berlari secepat mungkin menuju asal suara auman Singa. 

“Tunggu, Singa! Aku akan segera membebaskan kamu dari sana!”” cicit Tikus. 

Tanpa butuh waktu lama, Tikus mulai menggigit tali dengan gigi-gigi kecilnya yang tajam. Segera setelah itu, Singa bisa terbebas.

Persahabatan Singa dan Tikus

Singa berterima kasih kepada Tikus karena telah menolongnya terbebas dari jeratan pemburu. 

“Aku tidak percaya bahwa kamu menyelamatkanku hari ini. Terima kasih banyak, Tikus.” kata Singa dengan rendah hati. Singa tak menyangka dirinya yang memiliki badan besar dan malah diselamatkan oleh makhluk berbadan kecil yang terlihat lemah seperti Tikus. 

“Dulu kamu tertawa ketika aku berjanji akan membalas kebaikanmu.” balas Tikus. “Namun sekarang, kamu bisa melihat bahwa tikus bisa membantu singa.”

Semenjak itu, Singa dan Tikus menjadi teman baik.

Pesan Moral dari Cerita Singa dan Tikus

Tema cerita yang diangkat mengenai bagaimana persahabatan singa dan tikus di atas mengajarkan kita banyak pesan moral. Kita diajarkan untuk tidak menyepelekan orang lain dan selalu berbuat baik kepada siapa saja tanpa pandang bulu. Karena siapa tahu saat kita mengalami kesusahan, orang tersebut yang akan membantu kita. 

Selain itu, kita juga diajarkan untuk tidak menjadi seseorang yang sombong. Karena sifat sombong pada akhirnya akan merugikan kita sendiri. Jika kita sombong, maka kita akan dijauhi oleh orang lain dan berakhir tidak akan ada yang mau menolong ketika kita mengalami kesusahan.

Katakter Tokoh Singa dan Tikus

Singa digambarkan sebagai sosok penguasa hutan yang perkasa, meski kelihatannya seram namun ia sebenarnya baik hati. Buktinya, ia mau membebaskan Tikus yang mengganggu istirahatnya. 

Sementara Tikus yang terlihat jahil di awal, ternyata seseorang yang teguh memegang janjinya. Ia bahkan tanpa pikir panjang langsung menolong Singa yang terjerat jebakan pemburu begitu mendengar aumannya.

Keduanya tahu bagaimana caranya saling berbalas budi dan tolong menolong.

  

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Simak juga referensi dongeng pengantar tidur lainnya dalam video di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(rap/rap)
Share yuk, Bun!
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bundapedia
Ensiklopedia A-Z istilah kesehatan terkait Bunda dan Si Kecil
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
ARTIKEL TERBARU
  • Video
detiknetwork

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!