sign up SIGN UP search


parenting

Kisah Anak 3,5 Tahun Belum Lancar Bicara, Dikira Autis hingga Didiagnosa Punya IQ Tinggi

Mutiara Putri   |   Haibunda Kamis, 24 Nov 2022 20:00 WIB
Little Asian boy wear long sleeve stripe shirt stand by window, hand cover ears, crying and screaming. Feeling frustration, anxiety, fear, stressed. Domestic violence, Autism, Bipolar disorder and mental illness concept. Ilustrasi Anak 3,5 Tahun Didiagnosa Miliki Kecerdasan Tinggi/Foto: Getty Images/iStockphoto/Jatuporn Tansirimas
Jakarta -

Anak masih akan terus tumbuh dan berkembang sesuai usianya, Bunda. Namun, tak semua anak bisa tumbuh dan berkembang sesuai apa yang diharapkan.

Hal ini turut dirasakan oleh seorang Bunda bernama Resty Maya. Ia menceritakan anaknya yang kini berusia 3,5 tahun namun belum lancar dalam hal bicara dan dikira autis.

Kisahnya ini dibagikan langsung oleh Resty pada akun TikTok pribadinya. Sebelumnya, HaiBunda sudah berhasil menghubungi Resty dan diizinkan untuk mengutip kisahnya.


Resty mengisahkan sang anak, Russell, lahir dengan normal dan sehat. Bobot tubuhnya pun normal yakni sekitar 2,7 kilogram.

Tak hanya itu, di usia 3 bulan, Russell bahkan sudah bisa melakukan berbagai macam aktivitas. Misalnya saja tengkurap dan berguling.

"Usia 7 bulan (sudah bisa) duduk dan berdiri sendiri, 12 bulan (sudah) lancar jalan. Semua normal, alhamdulillah," tulisnya dikutip dari akun @restymayaa, Rabu (23/11/2022).

Di usia 1 tahun, Russell belum bisa berbicara, Bunda. Russell bahkan tidak merespon ketika dipanggil. Melihat ada yang berbeda dari sang anak, Resty pun mengira Russell mengidap autisme.

"Dipanggil enggak respon, dikasih tahu enggak paham, sering flapping hands, jalan jinjit, susun mainan berdasarkan warna. Sempat aku kira dia autis. Aku bawa ke dokter spesialis anak katanya normal saja, cuma telat bicara," tuturnya.

Mendapat diagnosa autisme

Semakin bertambah usia, Russell semakin tak bisa mengatur perilakunya, Bunda. Bahkan hingga usia 3 tahun 7 bulan, Russell belum lancar berbicara.

"Dikasih tahu pun enggak mau nurut, aku bawa lagi ke klinik tumbuh kembang, hasilnya suspect ASD (Ausism Spectrum Disorder)," papar Resty.

"Di-suspect ASD padahal lahir normal dicurigai karena kebanyakan screen time atau kurang bergaul. Disarankan masuk PAUD agar bertemu banyak teman sebaya," sambungnya.

Tak pergi ke satu ahli, Resty turut membawa sang anak ke dokter lain dan psikolog, Bunda. Hasilnya, ternyata Russell diduga memiliki kecerdasan yang tinggi.

Simak kisah lengkapnya di laman berikutnya ya, Bunda.

Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.

Simak juga video alasan pemberian gadget pada anak di bawah tiga tahun bisa menyebabkan speech delay:

[Gambas:Video Haibunda]



fase-anak
Anak Usia 1-3 Tahun Ketahui lebih jauh perkembangan anak 1-3 tahun. Cek Yuk arrow-right
RUSSELL MEMILIKI TINGKAT KECERDASAN TINGGI
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!
BERSAMA DOKTER & AHLI
Bundapedia
Ensiklopedia A-Z istilah kesehatan terkait Bunda dan Si Kecil
Artikel Terkait
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
ARTIKEL TERBARU
  • Video
detiknetwork

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Pantau terus tumbuh kembang Si Kecil setiap bulannya hanya di Aplikasi HaiBunda!