parenting

Bekerja dan Mengasuh Anak Picu Parental Burnout, Haruskah Bertahan atau Resign?

Mutiara Putri   |   HaiBunda

Senin, 30 Jan 2023 16:20 WIB

Cara tangani burnout selain pilihan resign

Menurut psikolog klinis dari Rumah Sakit Sari Asih Serang, Ika Rizki Ramadhani, S.PSI.,M.Psi, ada cara lain yang bisa Bunda lakukan untuk mengatasi burnout. Kalau penasaran, berikut ini deretannya:

1. Periksa kondisi diri sendiri

Bunda perlu mengecek keadaan diri sendiri untuk mengatasi parental burnout. Bunda juga perlu tahu apa yang dirasakan dan dipikirkan.

2. Mencari support system

Bunda juga perlu mencari support system yang mendukung selama menjalankan peran sebagai orang tua. Hadirnya support system juga bermanfaat agar Bunda tidak merasa sendirian ya.


"Cari support system agar kita tidak merasakan sendirian ketika kita mengalami kelelahan, bisa suami atau teman," ujar Ika.

Ilustrasi preeklamsia

3. Self care

Self care atau me time dibutuhkan selama menjadi orang tua. Bunda enggak boleh terus-menerus tenggelam dalam tugas menjadi orang tua tanpa memikirkan kondisi diri sendiri.

"Lakukan sesuatu untuk mengembalikan semangat kita, bisa dengan hobi, mandi air hangat, atau berolahraga," kata Ika.

4. Minta bantuan profesional

Bila rasa lelah dan stres sudah berkepanjangan, Bunda enggak boleh ragu untuk mencari dukungan dan bantuan dari profesional. PsikologĀ Ika mengatakan kalau kita sehat secara mental, fisik, dan emosional, kita sebagai orang tua dapat mendampingi anak dengan optimal.

5. Kurangi idealisme

Bunda perlu mengganti kacamata sebagai orang tua ya. Ingat, kita adalah orang tua, bukan manusia berkekuatan super. Jadi, kurangi idealisme dan jalani pengasuhan sesuai dengan kemampuan kita masing-masing.

(mua/fir)
Loading...

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT