HaiBunda

PARENTING

13 Dampak Psikologis Anak yang Jauh dari Orang Tua, Perlu Diperhatikan Bun

Kinan   |   HaiBunda

Minggu, 12 Mar 2023 09:53 WIB
Ilustrasi 13 Dampak Psikologis Anak yang Jauh dari Orang Tua. Foto: Getty Images/iStockphoto/Prostock-Studio
Jakarta -

Ketika dalam kondisi tertentu anak terpaksa harus tinggal jauh dari orang tua, dalam jangka panjang ada beberapa dampak psikologis yang rentan terjadi. Apa saja?

Menurut profesor psikologi Stanford University, Ian H. Gotlib, orang tua memainkan peran penting dalam proses pengasuhan dan kesehatan anak. Orang tua juga berperan dalam mencegah stres yang signifikan pada anak. 

"Perpisahan dari orang tua itu traumatis, menghilangkan perlindungan terpenting bagi anak. Hal ini diketahui dapat mengganggu perkembangan dan memiliki konsekuensi negatif jangka panjang bagi kesehatan psikologis dan fisik anak," ujar Gotlib, dikutip dari laman Stanford University News.


Perpisahan antara anak dan orang tua tak hanya dapat membuat sedih, tapi juga rasa bersalah dan depresi, baik pada anak maupun orang tua. 

Dampak psikologis anak jauh dari orang tua

Lantas apa saja sebenarnya dampak-dampak psikologis yang mungkin terjadi jika anak terpaksa harus berpisah atau tinggal jauh dari orang tua?

Berikut ulasannya seperti dirangkum dari berbagai sumber:

1. Stres dan menurunkan kinerja otak

Dikutip dari Washington Post, saat anak dipisahkan dari orang tua, tubuhnya melepaskan hormon stres seperti kortisol dan adrenalin. Hormon-hormon tersebut diketahui dapat memengaruhi kinerja otak, baik secara psikologis maupun struktur fisik.

"Dalam dua tahun pertama setelah anak dipisahkan dari orang tua, berdasarkan studi mereka cenderung mengalami penurunan kemampuan belajar. Ini didapat dari hasil nilai tes IQ yang jauh lebih rendah di kemudian hari," ujar profesor pediatri di Harvard Medical School, Charles Nelson.

2. Sulit konsentrasi

Menurut Tim Promkes RSST-RSUP dr Soeradji Tirtonegoto Klaten dalam laman Kemenkes RI, saat anak jauh dari orang tua komunikasi yang terjalin kurang efektif. Hal ini berdampak pada kurang pengawasan dan komunikasi yang optimal.

Akibatnya, anak jadi sering melamun dan sulit berkonsentrasi pada saat belajar di kelas, berpengaruh pada prestasi belajar yang jadi menurun.

3. Trauma

Adanya kondisi yang sampai membuat anak tidak bisa tinggal dekat orang tua juga berpotensi membuatnya jadi trauma. Timbul perasaan sedih, putus asa, dan bahkan emosi negatif lainnya.

4. Tidak percaya diri

Ketika anak tidak memiliki figur orang tua di dekatnya, mereka rentan memiliki kepercayaan diri yang rendah. Bahkan tidak menutup kemungkinan anak jadi merasa dirinya tak berharga lagi.

Dalam kondisi demikian, pendampingan dan pengasuhan dari orang terdekat menjadi sangat penting agar anak tak terjerumus dalam lingkungan sosial yang keliru.

5. Tidak mau bersosialisasi

Rendahnya rasa tidak percaya diri juga dapat membuat anak jadi enggan bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya. Anak tidak mudah percaya dengan teman, sulit membuka percakapan dengan orang baru dan lebih memilih untuk sendirian saja.

Apa lagi dampak psikologis anak yang jauh dari orang tua? Simak di halaman berikut ini, Bunda.

Bunda ingin membeli produk kesehatan dan kebutuhan untuk anak. Langsung aja yuk, Bun klik di sini.

(fir/fir)
DAMPAK ANAK JAUH DARI ORANG TUA: SULIT MENGONTROL EMOSI

DAMPAK ANAK JAUH DARI ORANG TUA: SULIT MENGONTROL EMOSI

Halaman Selanjutnya

Simak video di bawah ini, Bun:

Kenali 5 Cara Menjaga Kesehatan Mental Anak, Bunda Punya Peran Penting

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

38 Nama Bayi Ini Dilarang di New Zealand, Termasuk Favorit Keluarga Kim Kardashian

Nama Bayi Annisya Asri Diarta

Potret Cantik Hesti Purwadinata dan Ayu Ting Ting Kenakan Busana ala Dracin

Mom's Life Annisa Karnesyia

5 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga dan Alokasinya di Tengah Kondisi Ekonomi saat Ini

Mom's Life Amira Salsabila

Makanan Ultraproses (UPF) Terbukti Ganggu Kesuburan dan Pertumbuhan Embrio

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

11 Ciri Gumoh yang Berbahaya pada Bayi ASI dan Cara Mengatasinya

Menyusui Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Potret Rumah Eross & Sarah Chandra di Yogyakarta, Bergaya Vintage Estetik

Manfaat Bone Broth untuk Anak, Benarkah Baik untuk Berat Badan dan Daya Tahan Tubuh?

38 Nama Bayi Ini Dilarang di New Zealand, Termasuk Favorit Keluarga Kim Kardashian

5 Cara Mengatur Keuangan Rumah Tangga dan Alokasinya di Tengah Kondisi Ekonomi saat Ini

11 Ciri Gumoh yang Berbahaya pada Bayi ASI dan Cara Mengatasinya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK