PARENTING
Bolehkah Bayi Baru Lahir Dipakaikan Perhiasan Emas? Simak Pengaruhnya ke Kulit
Humidatun Nisa' | HaiBunda
Sabtu, 17 Jun 2023 18:05 WIBPersalinan menjadi salah satu momen bagi Bunda mendapatkan hadiah dari keluarga dan kolega. Namun, boleh enggak sih bayi baru lahir dipakaikan perhiasan emas?
Banyak Bunda atau mungkin para nenek yang ingin memberikan hadiah istemewa untuk cucu perempuannya sejak lahir dengan memakaiakan anting, gelang, atau kalung emas. Terkait hal ini, memang tidak ada larangan bagi Si Kecil untuk menggunakan perhiasan. Selagi materialnya aman dan ramah untuk kulit bayi.
Yuk ketahui lebih lanjut apakah benar memang aman bagi Si Kecil menggunakan perhiasan? Terutama jika dikaitkan dengan kesehatan kulitnya ya, Bunda.
Manfaat emas untuk kulit
Melansir Healthline, Dr. Brendan Camp, dokter kulit dengan Dermatologi Medis dan Bedah Kosmetik di New York City, mengatakan bahwa terdapat fakta bahwa senyawa emas telah digunakan untuk mengobati kondisi kulit seperti lupus kulit dan pemfigus vulgaris.
Obat oral yang mengandung emas, seperti auranofin, juga pernah digunakan sebagai agen lini kedua atau ketiga untuk mengurangi peradangan sendi pada penderita rheumatoid arthritis.
“Ini (pengobatan dengan emas) bukan praktik umum lagi, dan dikaitkan dengan munculnya ruam spesifik pada kulit,” kata Dr. Tsippora Shainhouse, FAAD, dokter kulit bersertifikat dalam praktik swasta di SkinSafe Dermatology and Skin Care di Beverly Hills, California.
Sebagai bahan kecantikan kulit, emas mempunyai manfaat sebagai berikut:
- Mengurangi peradangan dan kemerahan
- Melindungi dari radikal bebas
- Mendukung produksi kolagen
- Melawan penuaan
“Meskipun bukti ilmiah masih kurang, emas dianggap memiliki sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan antibakteri yang kuat,” kata Dr. Peterson Pierre, dokter kulit di Pierre Skin Care Institute di Westlake Village, California.
Beberapa pembuat produk kecantikan emas mengklaim bahwa flek emas menghangatkan kulit untuk membantu sirkulasi. Tetapi sebagian besar produk kulit emas dibuat dengan emas koloid. Ini adalah partikel nano yang tersuspensi dalam cairan yang cukup kecil untuk menembus kulit.
Terdapat klaim bahwa produk emas dan perawatan wajah dapat berfungsi:
- Mengurangi kerutan
- Meredakan peradangan kulit
- Antioksidan
- Anti-inflamasi
- Meningkatkan penyerapan produk perawatan kulit lainnya
Penggunaan emas pada Si Kecil
Mengutip dari Oviahealth, American Academy of Pediatrics tidak merekomendasikan perhiasan untuk bayi, terutama bayi di bawah satu tahun, dan merekomendasikan menunggu untuk menindik telinga anak-anak sampai mereka cukup umur untuk merawat tindikan itu sendiri.
Emas yang sudah diolah menjadi perhiasan adalah emas dalam molekul yang sangat besar. Karenanya, kecil kemungkinan akan terserap oleh kulit Si Kecil.
Rekomendasi American Academy of Pediatrics (AAP) lebih mengutamakan keamanan saat Si Kecil menggunakan perhiasan. Hal ini karena ditakutkan menjadi bahaya tercekik jika menggunakan kalung, atau tersedak jika mungkin tertelan manik-manik dari perhiasan yang digunakan.
Jika Bunda memilih untuk menggunakannya, paling aman menggunakan gelang tangan atau gelang kaki, daripada kalung. Bayi tidak boleh tidur dengan apa pun di leher mereka, dan untuk keluarga yang memilih untuk menindik telinga bayi mereka pada usia dini, giwang adalah yang paling aman, karena anting yang menjuntai dapat ditarik atau tersangkut benda.
Kekhawatiran lain seputar perhiasan anak-anak diungkap AAP, yang melarang timbal dan kadmium sebagai bahan untuk perhiasan anak-anak. Sekaligus memperingatkan orang tua bahwa sangat sulit untuk mengetahui jenis logam apa yang masuk ke dalam perhiasan tertentu, dan menyarankan agar perhiasan logam tidak diberikan kepada anak kecil yang ditakutkan mengisap mengunyahnya.
Tips memilih perhiasan emas untuk Si Kecil
Simak selengkapnya di bawah ini:
1. Mengenali bahan
Saat membeli perhiasan bayi, hal pertama yang harus Bunda pertimbangkan adalah kesehatan bayi. Apakah ia memiliki reaksi alergi atau tidak. Hindari hal ini terjadi dengan tidak membeli perhiasan murah dan membeli perhiasan yang tidak mengandung nikel.
Kulit bayi sangat halus dan Bunda harus memilih bahan yang tidak membahayakannya. Sebaiknya perhiasan bayi terbaik harus mengandung bahan seperti titanium, baja tahan karat, emas karat tinggi, perak murni, atau emas murni.
Bunda juga dapat meminta penjual untuk memastikan perhiasan tersebut karena kesehatan Si Kecil harus diprioritaskan. Bahan yang menahan potongan juga tidak boleh elastis karena bayi dapat dengan mudah merobeknya. Jika bayi dapat mematahkan gelang dengan batu kecil, mereka dapat menelan batu tersebut, menyebabkan masalah kesehatan lainnya.
2. Memperhatikan desain
Jika Bunda memilih desain cincin, harus memilih yang pas untuk bayi, sebab cincin bayi bisa sangat berbahaya karena berada di tempat yang mudah dijangkau bayi.
Begitu juga apabila Bunda memilih gelang. Risiko kesehatan yang mungkin terjadi akan lebih rendah jika terbuat dari bahan padat yang tahan lama. Gelang emas adalah jenis gelang bayi yang paling umum ditemukan.
Kebanyakan orang tua membeli perhiasan bayi emas untuk meminimalkan risiko reaksi alergi pada bayi mereka. Gelang emas tidak hanya berwarna kuning, tetapi ada pilihan lain seperti emas mawar dan emas putih.
3. Menyesuaikan ukuran
Perhiasan yang tepat untuk Si Kecil harus pas dengan leher, pergelangan tangan, dan telinganya yang mungil agar tidak membahayakan Si Kecil. Jika Bunda tidak ingin Si Kecil menelan atau melepas gelang, anting, atau cincinnya, Bunda harus menemukan perhiasan yang sempurna yang tidak akan menimbulkan bahaya.
Semoga informasinya membantu para Bunda dan bisa menjadi pertimbangan ketika ingin mengenakan emas pada bayi.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak informasi mengenai kesehatan bayi lainnya dalam video di bawah ini:
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Penyebab dan Cara Mengatasi Kebiasaan Si Kecil yang Suka Menggigit
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
10 Kalimat yang Pantang Diucapkan saat Menjenguk Bayi Baru Lahir, Catat ya Bun
Coba 4 Resep MPASI Ini Bun, Bisa Dongkrak Berat Badan Bayi
10 Cara Menambah Tinggi Badan Anak, Mulai dari Olahraga Tepat hingga Makan Bergizi
5 Cara Mengatasi Batuk pada Anak yang Bisa Bunda Lakukan di Rumah
TERPOPULER
Kebiasaan Bicara yang Menandakan Orang Tidak Cerdas Bersosialisasi
9 Ciri Orang EQ Tinggi dari Cara Hadapi Konflik Keluarga Menurut Psikolog
Olivia Allan Jalani Program Bayi Tabung Terakhir untuk Anak Kedua, Denny Sumargo Mohon Doa
Cara Membuat Klepon Empuk dan Kenyal, Isi Gula Merahnya Lumer di Mulut
Cara Mengenalkan Makna Kemerdekaan kepada Anak Sesuai Usia
REKOMENDASI PRODUK
5 Pasta Gigi Bayi 1 Tahun ke Atas yang Aman Jika Tak Sengaja Tertelan, Pilih Terbaik Cegah Karies
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Selang Gas yang Bagus dan Aman, Miliki 3 Lapis Pengaman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Scalp Serum untuk Mengatasi Ketombe dan Rambut Rontok
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Ide Hiasan 17 Agustus 2026 Kemerdekaan yang Unik dan Menarik
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
9 Ciri Orang EQ Tinggi dari Cara Hadapi Konflik Keluarga Menurut Psikolog
Cara Mengenalkan Makna Kemerdekaan kepada Anak Sesuai Usia
Cara Membuat Klepon Empuk dan Kenyal, Isi Gula Merahnya Lumer di Mulut
Kebiasaan Bicara yang Menandakan Orang Tidak Cerdas Bersosialisasi
Olivia Allan Jalani Program Bayi Tabung Terakhir untuk Anak Kedua, Denny Sumargo Mohon Doa
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Panduan Pilih Velg Racing: Ameth, Aru, atau Aeri dari HSR Wheel?
-
Beautynesia
3 Manfaat Air Beras untuk Perawatan Rambut Sehat dan Kuat
-
Female Daily
Kulit Lagi Overwhelmed Sama Skincare? Ini 5 Tanda Wajahmu Butuh Istirahat
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Supermodel Miranda Kerr Ungkap Menu Diet Super Sehat, Sarapan Daging Rusa
-
Mommies Daily
Brand Hijab yang Dipakai Nikita Willy: 4 Rekomendasi dan Kisaran Harganya