PARENTING
7 Cara Mendidik Anak Balita agar Tak Jadi Generasi Stroberi
Mutiara Putri | HaiBunda
Minggu, 10 Dec 2023 21:15 WIBDalam dunia parenting, ada banyak istilah yang mungkin akan Bunda temukan. Salah satunya yang baru-baru ini marak diperbincangkan adalah generasi stroberi atau strawberry generation.
Generasi stroberi merupakan istilah yang ditujukan pada generasi baru yang lunak seperti buah stroberi. Meski begitu, pada dasarnya generasi ini memiliki gagasan dan ide-ide kreatif. Sayangnya, mereka mudah menyerah dan sakit hati.
Perlu diketahui, sifat dan karakteristik anak di masa depan ditentukan dari pola asuh seperti apa yang Bunda gunakan saat mereka kecil. Mengutip dari laman Verywell Mind, pola asuh untuk anak harus mencakup perilaku, sikap orang tua, serta lingkungan emosional tempat anak diasuh.
Menilik dari buku Strawberry Generation: Anak-anak Kita Berhak Keluar dari Perangkap yang Bisa Membuat Mereka Rapuh karya Prof Rhenald Khasali, PhD, dikelaskan bahwa pemilihan pola asuh sangat penting untuk masa depan anak, agar tidak tumbuh menjadi anak generasi stroberi.
"Generasi ini, kalau gemblengan di rumahnya dulu kurang begitu kuat, juga mudah galau. Banyak berhalusinasi dan enteng mengungkapkan kegalauannya ke mana-mana, termasuk ke teman-temannya atau media sosial," tulis Rhenald dalam bukunya.
Cara mendidik balita agar tidak menjadi generasi stroberi
Ada beberapa cara yang bisa Bunda dan Ayah lakukan agar anak tumbuh menjadi anak yang tangguh dan terhindar menjadi generasi stroberi. Melansir dari berbagai sumber, berikut ini Bubun bantu rangkumkan deretannya:
1. Ajari anak mengenali perasaannya
Ketika anak bisa mengenali dan memberi nama pada emosi mereka secara efektif, mereka dapat menghubungkan emosi tersebut dengan strategi spesifik yang akan membantu mereka bergerak maju dengan cara yang sehat, Bunda.
Misalnya anak menyadari bahwa mereka merasa gugup dan mengetahui bahwa berbicara dengan orang tua atau pengasuh dapat membuat mereka rileks.
"Salah satu langkah pertama untuk bisa mengatur emosi adalah mampu mengetahui apa yang kita rasakan," kata Allie Riley, pengawas program yang membantu anak mengembangkan keterampilan sosial dan emosional, dikutip laman Time.
2. Jalin hubungan positif
Hubungan yang positif sering kali berfungsi sebagai penyangga dari hal-hal sulit dalam hidup Si Kecil. Meskipun orang tua tidak boleh mengatur seluruh kehidupan sosial anak, mengajari mereka tentang memiliki hubungan yang sehat adalah hal yang penting.
Bunda dan Ayah bisa mengajari anak tentang bagaimana cara memilih teman yang baik serta cara mereka menangani konflik. Ketika orang tua mengajarkan hal ini, anak akan belajar dan mencontohkannya.
3. Ajari anak cara meminta bantuan
Anak yang tangguh tidak selalu bisa bangkit kembali dari situasi sulit dengan sendirinya. Mereka perlu bantuan dari orang lain, Bunda.
Meminta bantuan dan dukungan adalah keterampilan yang penting diajarkan pada anak-anak. Namun, terkadang meminta bantuan terasa sulit karena berbagai alasan.
Orang tua bisa membantu anak-anak belajar meminta bantuan dengan mencontohkan apa yang terjadi dalam hidup mereka, bersikap terbuka tentang saat-saat mereka membutuhkan dukungan, serta bersikap reseptif dan suportif ketika anak datang meminta bantuan.
Klik baca halaman berikutnya untuk melihat tips lainnya yuk, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(mua/fir)
TIPS MENDIDIK ANAK AGAR TIDAK MENJADI GENERASI STROBERI
Halaman Selanjutnya
Simak video di bawah ini, Bun:
5 Dampak Pola Asuh Otoriter Terhadap Psikologi Anak, Salah Satunya Rendah Diri
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Cara Mudah Ajarkan Anak Menghargai Proses & Perubahan Kecil dalam Hidup
5 Tips Mendidik Anak ala Bill Gates, Tak Boleh Marah hingga Batasi Gadget
Anak Tak Mau Ditinggalkan dan Cemas Berpisah, Harus Bagaimana?
Tips Agar Anak Tak Jadi Pelampiasan Emosi Bunda
TERPOPULER
Potret Sarwendah dan Kedua Putrinya Berlibur ke Shanghai, Berdandan ala Dracin
Niat Puasa Nisfu Syaban: Panduan Lengkap, Keutamaan & Doa Berbuka
Niat Salat Malam Nisfu Syaban & Tata Cara Lengkap
Momen Nino Fernandez Telaten Urus Putrinya yang Baru Lahir
Ingrid Kansil & Suami Kunjungi Sang Putri Kuliah S2 di Inggris, Tinggal di Apartemen Kecil
REKOMENDASI PRODUK
10 Lotion Anti Nyamuk untuk Bayi yang Aman dan Melindungi Kulit Si Kecil
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
9 Sepatu Karet Perempuan Waterproof yang Nyaman saat Hujan, Cocok untuk Kerja
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Underpad Bayi untuk Perlindungan Maksimal, Pilih yang Aman dan Bagus Bun!
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Bidet Portable yang Bisa Dibawa Ibu Hamil saat Bepergian & Liburan
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
30 Vitamin yang Bagus untuk Ibu Hamil agar Tetap Sehat
Azhar HanifahTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Sarwendah dan Kedua Putrinya Berlibur ke Shanghai, Berdandan ala Dracin
Niat Puasa Nisfu Syaban: Panduan Lengkap, Keutamaan & Doa Berbuka
Niat Salat Malam Nisfu Syaban & Tata Cara Lengkap
Momen Nino Fernandez Telaten Urus Putrinya yang Baru Lahir
Ibu Hamil yang Sering Mencium Aroma Makanan Berlemak Bisa Memicu Obesitas Anak? Ini Faktanya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Dosa-dosa yang Menutup Pintu Ampunan di Malam Nisfu Sya'ban
-
Beautynesia
Cerita Pernikahan Intimate Gen Z ala Milhan & Zuhroti: "Lebih Hemat Budget Tapi Berkesan!"
-
Female Daily
MSD Indonesia dan NgobrolinHPV Rayakan Cervical Cancer Awareness Month, Ajak Perempuan Lebih Peduli Kesehatan Serviks
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Gaya Penuh Percaya Diri Melania Trump di Premier Filmnya yang Banjir Kritik
-
Mommies Daily
Jenis Investasi yang Cocok untuk Pasangan Baru Menikah, Ini Tipsnya dari Pakar Finansial