PARENTING
5 Cara Mengenali Napas Cepat dan Sesak pada Anak, Bunda Perlu Tahu
Mutiara Putri | HaiBunda
Rabu, 28 Feb 2024 04:00 WIBAnak-anak rentan terserang berbagai macam penyakit, termasuk pneumonia. Ciri-ciri pneumonia yang paling mudah terlihat adalah napas yang cepat dan sesak. Lantas, bagaimana cara mengenalinya?
Menurut Ketua Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi IDAI, Dr Rina Triasih, M.Med (Paed), Ph.D, Sp.A(K), pneumonia merupakan peradangan yang terjadi di kantong udara. Karena mengganggu pertukaran oksigen, maka bisa menyebabkan sesak napas.
"Pneumonia adalah peradangan atau infeksi yang terjadi di dalam kantong-kantong udara sehingga mengganggu pertukaran oksigen dan karbon dioksida. Jika oksigennya kekurangan, dia akan menimbulkan sesak napas," jelasnya dalam Media Briefing 'Batuk Pilek pada Anak, Apa yang Harus Diwaspadai?', beberapa waktu lalu.
Lebih lanjut, ia menyebut salah satu cara mencegah anak meninggal dunia karena pneumonia adalah dengan melakukan deteksi dini. Hal ini baiknya dilakukan langsung oleh Bunda dan Ayah.
"Tata laksana pneumonia itu untuk mencegah anak meninggal karena pneumonia yang pertama adalah deteksi dini. Deteksi dini yang paling baik itu adalah oleh orang tua," ungkapnya.
Cara orang tua mengenali napas cepat dan sesak pada anak
Dokter Rina turut membagikan beberapa cara mengenali anak yang bernapas cepat dan sesak napas. Berikut ini Bubun rangkumkan deretannya:
1. Hitung napas anak dalam 1 menit
Langkah pertama adalah hitung jumlah napas anak dalam waktu 1 menit, Bunda. Kegiatan ini baiknya dilakukan ketika anak sedang tertidur.
"Napasnya kalau naik satu (tarikan napas) itu dihitung satu. Dilihatnya pada saat tidur. Kalau pada saat menangis, itu napasnya akan cepat dan itu tidak valid," tutur Rina.
Untuk mempermudah Bunda, berikut ini batasan jumlah tarikan napas anak sesuai dengan usianya:
- Usia 0-2 bulan: tidak lebih dari 60 kali per menit
- Usia 3-12 bulan: tidak lebih dari 50 kali per menit
- Usia 1-5 tahun: tidak lebih dari 40 kali per menit
2. Napas cuping hidung
Ketika napas anak sudah cukup berat, Bunda bisa melihat cuping hidungnya. Ketika sesak, cuping hidung anak akan kembang dan kempis.
"Yang sudah cukup berat itu (sesaknya) ada napas cuping hidung. Jadi cuping hidungnya ini kembang kempis (saat bernapas)," kata dr. Rina.
Klik baca halaman berikutnya untuk melihat cara lainnya ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(mua/fir)
CARA MENGENALI NAPAS ANAK CEPAT DAN SESAK