HaiBunda

PARENTING

Simak Bun, Ini 2 Masalah yang Muncul Saat Pelaksanaan PPDB Jalur Prestasi

Tim HaiBunda   |   HaiBunda

Senin, 11 Mar 2024 15:12 WIB
Ilustrasi Anak Sekolah/ Foto: iStockphoto/Getty Images/Riza Azhari
Jakarta -

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang SD, SMP/sederajat, dan SMA/SMK/sederajat di seluruh wilayah RI akan segera dimulai. Secara umum, ada empat jalur pendaftaran PPDB yang dibuka, yakni zonasi, afirmasi, prestasi dan perpindahan tugas orang tua/wali.

Nah, khusus untuk jalur prestasi, peserta didik dapat mendaftar bila memiliki prestasi sepanjang memenuhi persyaratan. Jalur prestasi ini dibuat untuk membangun iklim kompetisi di mana peserta didik bisa berprestasi dan melanjutkan pendidikan karena kemampuannya.

Dokumen untuk PPDB jalur prestasi ini dapat disiapkan jauh-jauh hari. Dalam prosesnya, sekolah juga dapat memverifikasi dan memvalidasi dokumen prestasi melalui berbagai media dan/atau situs yang disediakan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikbudristek.


Namun sayangnya, Puspresnas bisa saja menemukan ketidaksesuaian dan permasalahan pada PPDB jalur prestasi. Setidaknya ada dua permasalahan dalam pelaksanaan PPDB jalur prestasi ini, Bunda.

Masalah dalam pelaksanaan PPDB jalur prestasi

Dilansir dokumen resmi yang dibagikan Puspresnas, pengamatan PPDB di tahun ajaran 2023/2024 dilakukan oleh Pusprenas pada 6 dinas pendidikan provonsi, 4 dinas pendidikan kabupaten/kota, 5 sekolah menengah pertama (SMP), dan 23 sekolah menengah atas (SMA).

Hasil pemantauan ditemukan adanya dua permasalahan dalam pelaksanaan PPDB jalur prestasi. Penyebabnya karena ketidaksesuaian antara petunjuk teknis (juknis) PPDB di provinsi/kabupaten/kota dengan Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021.

Berikut 2 hal yang kerap menjadi permasalahan dalam pelaksanaan PPDB jalur prestasi:

1. Penggunaan tes akademik/uji kompetensi

Permendikbud Nomor 1 Tahun 2021 telah mengatur penentuan kelulusan jalur prestasi bagi peserta didik, yakni berdasarkan rapor dan sertifikat prestasi di bidang akademik maupun non-akademik. Artinya, dalam proses seleksi PPDB ini tidak diperkenankan untuk menggunakan ujian tertulis atau tes kemampuan akademik.

Tetapi mirisnya, dalam juknis ditemukan bila uji kompetensi/tes akademik hingga asesmen daerah masih digunakan sebagai syarat kelulusan di jalur prestasi PPDB.

Seperti apa penjelasan lengkapnya? Lalu apa lagi yang menjadi masalah dalam pelaksanaan PPDB jalur prestasi?

TERUSKAN MEMBACA DI SINI.

(ank/fir)

Simak video di bawah ini, Bun:

5 Fakta tentang Kurikulum Merdeka yang Jadi Kurikulum Nasional 2024

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Pulang dari Australia, Rini Yulianti Langsung Kumpul dan Kompak Lari Bareng Ririn Ekawati

Mom's Life Amira Salsabila

Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf A

Mom's Life Melly Febrida

Bolehkah Sengaja Menanam Tanaman di Atas Kuburan?

Mom's Life Arina Yulistara

Potret Baby Kian, Anak Hanggini & Luthfi Aulia yang Wajahnya Masih Dirahasiakan

Parenting Annisa Karnesyia

Banyak yang Salah Kaprah! Ini Mitos dan Fakta soal Alat Kontrasepsi yang Perlu Bunda Tahu

Kehamilan Dwi Indah Nurcahyani

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Pulang dari Australia, Rini Yulianti Langsung Kumpul dan Kompak Lari Bareng Ririn Ekawati

Bolehkah Sengaja Menanam Tanaman di Atas Kuburan?

Potret Baby Kian, Anak Hanggini & Luthfi Aulia yang Wajahnya Masih Dirahasiakan

Ciri Kepribadian Orang dengan Nama Awalan Huruf A

Anak Suka Meniru Orang Tua? Ternyata Bukan Sekadar Iseng, Ini Alasannya

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK