PARENTING
BB Anak Naik Drastis Jadi Salah Satu Tanda Penyakit Ginjal? Ini Penjelasan Dokter
Mutiara Putri | HaiBunda
Sabtu, 27 Jul 2024 17:47 WIBBelum lama ini viral unggahan seorang netizen di media sosial yang memperlihatkan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumoo (RSCM) ramai dengan anak-anak di ruangan cuci darah. Penyebabnya sendiri disebut karena mereka mengidap gagal ginjal sejak dini.
Hal ini turut diungkapkan oleh Dokter Spesialis Anak Konsultan, Dr. dr. Eka Laksmi Hidayati, Sp.A(K). Ia menjelaskan bahwa secara umum penyakit ginjal pada anak terjadi karena kelainan bawaan.
"Penyebabnya memang juga berbeda dengan dewasa. Yang sering terjadi pada anak itu adalah kelainan bawaan. Kelainan bawaan itu bisa berupa bentuknya ketika lahir memang bentuk ginjalnya tidak normal atau fungsinya yang tidak normal," ujarnya ketika melakukan Instagram Live bersama RSCM belum lama ini, dikutip akun @rscm.official.
Tidak hanya itu, dr. Eka juga menyebut kasus gagal ginjal pada anak yang kini berada di RSCM tidak ada hubungannya dengan kasus paracetamol dan sirop obat yang sempat ramai beberapa waktu lalu.
"Tidak (berhubungan dengan kasus paracetamol dulu). Iya (sudah case closed)," ungkapnya.
BB naik drastis jadi tanda masalah ginjal?
Ada banyak tanda dari penyakit ginjal yang bisa terlihat pada anak-anak, Bunda. Dokter Eka menyebut salah satu yang kerap disalah artikan orang tua adalah kenaikan berat badan anak yang terjadi secara tiba-tiba.
Pada kasus ini, dr. Eka mengatakan kondisi anak sudah dalam keadaan yang darurat. Ini pun menyebabkan tubuh anak mengalami pembengkakan.
"Kalau misalnya dia datang dalam kondisi emergency, misalnya urine-nya sudah tidak keluar, tubuhnya bengkak. Bengkaknya itu bukan hanya yang terlihat di fisik luarnya, tetapi sesungguhnya paru-parunya juga bengkak, jantungnya juga biasanya besar, banyak cairan, maka itu perlu cuci darah," ujarnya.
Banyak orang tua yang datang ke rumah sakit mengatakan bahwa anaknya terlihat lebih gemuk. Padahal, dr. Eka mengatakan berat badan anak tidak akan naik secara drastis
"(Orang tua bilang) 'Saya kirain dia menjadi gemuk'. Karena tidak begitu nyata, tidak terlihat. Tapi memang harus dicermati juga bahwa kenaikan tubuh anak itu tidak mungkin drastis," ujarnya.
Jika Bunda melihat adanya perubahan yang drastis pada berat badan anak, jangan dibiarkan, ya. Dokter Eka menyarankan agar Bunda segera membawa Si Kecil ke dokter.
"Jadi kalau misalnya kita akan melihat anak setiap hari. Kalau melihat bahwa perubahannya itu kok nyata sekali. Sekarang matanya biasanya yang bengkak atau misalnya kelihatan wajahnya lebih bulat. Itu mungkin baiknya juga dikonsultasikan supaya tidak lama-lama terlanjur menjadi lebih berat (badannya)," tutur dr. Eka.
Cara mencegah penyakit ginjal pada anak
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit gagal ginjal pada anak. Berikut ini Bubun bantu rangkumkan deretannya:
1. Pantau tumbuh kembang anak
Hal pertama yang perlu Bunda lakukan untuk mencegah anak alami penyakit ginjal adalah selalu memantau kesehatannya. Hal ini perlu dilakukan sejak anak bayi hingga remaja.
"Jadi pertama sebetulnya panduan untuk kesehatan anak itu dari pemantauan tubuh kembang. Jadi itu hal yang pertama kita lihat lah. Bagaimana tumbuh kembangnya anak-anak dari mulai bayi sampai dia remaja. Jangan menyimpang dari kurva pertumbuhan yang sudah kita gunakan secara baku," papar dr. Eka.
2. Jaga berat badan ideal anak
Pastikan untuk selalu menjaga berat badan ideal anak. Bunda bisa memberikan mereka makanan bergizi, sehingga nutrisinya tercukupi.
"(Berat badan) berlebihan seperti obesitas itu juga ada risikonya. Jadi jaga berat badan ideal. Untuk menjaga berat badan ideal itu kita harus menjaga nutrisi yang baik," tutur dr. Eka.
3. Berikan suplemen dosis normal
Hal lain yang bisa dilakukan adalah memberikan anak suplemen dengan dosis yang normal, Bunda. Dokter Eka menyarankan agar pemberian suplemen disesuaikan dengan kondisi anak dan berdasarkan panduan nutrisi yang tertera.
"Kemudian kalau dibutuhkan suplemen bisa diberikan dengan dosis yang normal. Kadang-kadang orang saking inginnya sehat, suplemennya banyak sekali. Itu juga tidak boleh. Jadi memang harus sesuai dengan panduan nutrisi dan suplemen yang rasional," jelasnya.
4. Konsultasi ke dokter
Ketika Bunda merasa anak mengalami gejala penyakit ginjal, segera periksakan mereka ke dokter. Bunda perlu lakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk mengetahui kondisi pasti Si Kecil.
"Kemudian bila ada gejala penyakit, harus berkonsultasi. Jadi kita akan melakukan pemeriksaan secara keseluruhan untuk termasuk fungsi ginjal yang salah satu yang harus diperiksakan," ucap dr. Eka.
5. Hindari minuman manis
Hal penting yang tidak boleh dilupakan adalah memberikan anak cukup cairan berupa air putih, Bunda. Dokter Eka mengatakan orang tua perlu memperhatikan komposisi kandungan pada minuman kemasan, terutama kadar gulanya.
"Kalau untuk minuman yang sehatnya yang dominan memang harusnya air (putih). Pada kelompok bayi memang susu (ASI). Tidak perlu diberikan air putih juga. Jadi yang kita lihat, jumlah cairannya harus cukup," ungkapnya.
"Nah, untuk minuman-minuman kemasan, berwarna, sekali lagi kalau kandungannya itu sesuai dengan apa yang sudah diperbolehkan, itu boleh (diberikan) tapi tidak dominan. Dalam sehari tidak boleh minum air putihnya lebih sedikit dibandingkan yang kemasan. Yang harus diperhatikan lagi itu kadar gulanya. Kita harus memerhatikan kadar gula dan garam untuk bisa hidup sehat," imbuh dr. Eka.
Demikian penjelasan tentang tanda gagal ginjal pada anak, Bunda. Semoga bisa memberikan manfaat, ya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(mua/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Simak Bun, 5 Fakta Obat Batuk India yang Disebut Sebabkan 66 Anak Meninggal Dunia
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Masalah Kesehatan Bikin Anak-Anak Harus Cuci Darah, dari Gagal Ginjal hingga Obesitas
Puluhan Anak di Jabar Rutin Cuci Darah, Ini Penyebab & Fakta di Baliknya
Gagal Ginjal Muncul Lagi di DKI, Kemenkes Ungkap Pasien Punya Riwayat Minum Obat Ini
5 Cara Mengatasi Batuk pada Anak yang Bisa Bunda Lakukan di Rumah
TERPOPULER
Potret Kompaknya Sivia, Ify & Pricilla yang Makin Populer Berkat The Catch Up Club
Kisah Ayah Nabi Yusuf AS Bernama Yaqub untuk Diceritakan ke Si Kecil
Rahasia Orang yang Hidupnya Terlihat Seru & Menyenangkan, Ternyata Rutin Lakukan 6 Hal Ini
Masih Menikah tapi Tak Lagi Saling Peduli, Waspadai Fenomena Silent Divorce
Cara Goreng Singkong Empuk dan Mekar, Ini Resep dan Tipsnya
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Dry Bag Waterproof yang Praktis untuk Musim Hujan dan Aktivitas Outdoor
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Curl Cream untuk Rambut Keriting agar Lebih Mudah Diatur
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Cushion yang Bagus untuk Ibu Hamil
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Spatula Silikon yang Bagus Tahan Lama & Aman
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
Sejumlah Negara Imbau Warga Siapkan Stok Makanan, Ini 5 Pilihan yang Awet & Enak
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Potret Kompaknya Sivia, Ify & Pricilla yang Makin Populer Berkat The Catch Up Club
Kisah Ayah Nabi Yusuf AS Bernama Yaqub untuk Diceritakan ke Si Kecil
Rahasia Orang yang Hidupnya Terlihat Seru & Menyenangkan, Ternyata Rutin Lakukan 6 Hal Ini
Masih Menikah tapi Tak Lagi Saling Peduli, Waspadai Fenomena Silent Divorce
Cara Goreng Singkong Empuk dan Mekar, Ini Resep dan Tipsnya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Cara Mengisi Daya WHOOP Life MG Tanpa Melepasnya dari Pergelangan
-
Beautynesia
7 Ciri Kepribadian Orang yang Terbiasa Makan Lambat
-
Female Daily
Jerawat Merah dan Meradang Bikin Kurang Pede? Ini 6 Cara Ampuh Menenangkannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Gaya Baddie Cinta Laura dengan Tumpukan Perhiasan yang Mencuri Atensi
-
Mommies Daily
Susah Orgasme saat Berhubungan Intim? 7 Posisi Seks agar Perempuan Lebih Mudah Klimaks