PARENTING
Tahapan Perkembangan Penglihatan Bayi Usia 1 Bulan
ZAHARA ARRAHMA | HaiBunda
Minggu, 29 Jun 2025 12:00 WIBBunda penasaran tidak, bagaimana kemampuan melihat bayi di tahun pertamanya? Menurut Baby Center, penglihatan bayi berkembang pesat dalam 12 bulan pertama kehidupannya.
Umumnya, bayi mulai dapat melihat dengan cukup jelas saat berusia sekitar 8 bulan. Namun, sejak bulan pertama, ada sejumlah tahapan penting yang menandai perkembangan penglihatan Si Kecil, lho!
Melansir dari berbagai sumber, berikut HaiBunda sajikan rangkuman perkembangan penglihatan bayi usia 1 bulan. Yuk, simak penjelasannya!
Penglihatan bayi 1 bulan sensitif terhadap cahaya
Melansir laman American Academy of Ophthalmology, penglihatan bayi usia satu bulan masih berada pada tahap awal perkembangan dan sangat sensitif terhadap cahaya terang. Hal ini disebabkan oleh ukuran pupil yang masih kecil, sehingga hanya sedikit cahaya yang dapat masuk ke mata.
Kondisi ini membuat Si Kecil lebih nyaman berada di lingkungan dengan pencahayaan lembut, seperti cahaya alami tidak langsung atau lampu temaram. Terlalu banyak cahaya bisa membuatnya tampak gelisah atau menutup mata.
Pada tahap ini, bayi juga lebih mengandalkan penglihatan samping atau periferal, karena bagian penglihatan sentral, yang berfungsi untuk melihat secara fokus dan detail, belum berkembang sempurna. Mereka cenderung lebih mudah menangkap gerakan di sisi kanan atau kiri daripada tepat di depan mata.
Beberapa minggu setelahnya, retina mulai berkembang dan pupil perlahan membesar. Perubahan ini memungkinkan lebih banyak cahaya masuk ke mata, sehingga bayi mulai bisa membedakan terang dan gelap, serta mengenali pola-pola sederhana seperti garis atau kontras warna.
Meskipun masih terbatas, kemampuan ini menjadi landasan penting dalam proses belajar visual Si Kecil di tahap tumbuh kembang selanjutnya, ya, Bunda.
Warna cerah dan bentuk besar menarik perhatian bayi
Memasuki usia satu bulan, penglihatan bayi mulai berkembang lebih baik. Mereka mulai tertarik pada bentuk-bentuk besar dan warna-warna cerah. Pada tahap ini, otak dan mata Si Kecil mulai bekerja sama untuk memproses rangsangan visual dari lingkungan sekitar.
Menurut Kids Health, penglihatan bayi usia 1 bulan belum mampu membedakan warna-warna lembut seperti pastel. Sebaliknya, warna dengan kontras tinggi seperti merah, kuning, atau biru lebih mudah menarik perhatian mereka. Oleh karena itu, mainan gantung atau dekorasi berwarna mencolok dapat menjadi pilihan yang tepat untuk merangsang penglihatannya.
Tak hanya warna, bentuk besar juga lebih mudah dikenali karena bidang pandang bayi masih terbatas. Mainan gantung, buku kain dengan ilustrasi sederhana, hingga hiasan dinding berwarna tegas dapat membantu melatih kemampuan visual Si Kecil.
Rangsangan visual seperti ini bukan hanya bermanfaat untuk melatih fokus dan koordinasi mata, tetapi juga mendukung perkembangan saraf di otak yang berhubungan dengan penglihatan dan konsentrasi.
Jarak pandang ideal untuk penglihatan bayi 1 bulan adalah 20-30 cm
Dilansir dari Healthy Children, jarak pandang ideal bayi usia satu bulan adalah sekitar 20 hingga 30 sentimeter. Jarak ini lebih jauh dibandingkan saat baru lahir, ketika bayi hanya mampu melihat dalam jarak sekitar 15 hingga 25 sentimeter.
Menariknya, jarak 20–30 sentimeter ini kurang lebih sama dengan jarak antara wajah Bunda dan Si Kecil saat menyusui. Jadi, menyusui bukan hanya momen untuk memberi nutrisi, tetapi juga kesempatan penting untuk membangun ikatan emosional sekaligus melatih penglihatan bayi.
Pada jarak ini, bayi mulai bisa memusatkan pandangan pada satu objek, seperti wajah orang tua. Wajah manusia, terutama wajah Bunda, menjadi favorit Si Kecil karena bentuknya yang kontras dan ekspresinya yang menarik. Tak heran jika bayi sering terlihat menatap wajah ibunya dengan penuh perhatian saat digendong atau disusui, ya.
Selain wajah, gerakan halus seperti tangan yang melambai atau mainan yang digerakkan perlahan juga mulai menarik perhatian bayi. Rangsangan seperti ini membantu melatih kemampuan fokus dan koordinasi mata, yang penting untuk perkembangan visual tahap berikutnya.
Beberapa cara dapat dilakukan agar stimulasi visual semakin optimal. Salah satunya Bunda bisa mengajak Si Kecil berbicara sambil menatap wajahnya, atau menggantung mainan berwarna cerah di atas tempat tidur dengan jarak yang sesuai. Interaksi sederhana seperti ini berperan besar dalam memperkuat keterampilan visual dan membangun kedekatan emosional antara Bunda dan Si Kecil.
Itulah rangkuman mengenai penglihatan bayi usia 1 bulan. Jika Bunda merasa ada hal yang kurang sesuai dalam perkembangan penglihatan Si Kecil, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter. Semoga informasi ini bisa membantu, ya!
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
Simak video di bawah ini, Bun:
7 Tanda Ubun-Ubun Bayi Tidak Normal, Bisa Jadi Tanda Masalah Perkembangan Otak
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Bayi Sering Melihat ke Atas & Tertawa, Normalkah? Kenali Penyebab & Cara Mengatasinya
Mata Bayi Kuning Saat Baru Lahir? Simak 5 Penyebabnya
Mata Bayi Baru Lahir Terlihat Juling, Sebenarnya Normal Enggak Sih?
3 Masalah Kesehatan Mata Bayi yang Umum Terjadi dan Cara Mengatasinya
TERPOPULER
Studi Temukan Paparan Bahan Kimia Ini Bisa Tingkatkan Risiko Keguguran Berulang
Transmart Full Day Sale Hadirkan Diskon Besar Hanya Besok, Bun!
Percantik Rumah dengan Sprei Cantik, Buruan Dapatkan di Transmart Bun
9 Cara Mengenali Orang Berbohong atau Tidak Menurut Penelitian
Momen Natasha Rizki & Desta Bersama Anak, Terbaru Rayakan Ultah Megumi
REKOMENDASI PRODUK
26 Rekomendasi Merek Sepatu Terkenal Branded Asal Indonesia & Luar Negeri, Bagus & Awet
Natasha ArdiahREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Sikat Gigi Anak 1 Tahun ke Atas, Bisa Jadi Pilihan Bunda
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Micellar Water untuk Kulit Kering, Bikin Wajah Tetap Lembap
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Snack MPASI Bayi untuk Finger Food & Mudah Dibawa
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Ide Menu Siap Saji Lebaran Hemat tapi Tetap "Wah" untuk Keluarga Besar
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Singapura Larang Penggunaan HP di Sekolah, Siswa Kini Lebih Asyik Bermain
Tak hanya Menutrisi, Asam Lemak ASI Juga Bantu Bayi Tidur Lebih Nyenyak
Studi Temukan Paparan Bahan Kimia Ini Bisa Tingkatkan Risiko Keguguran Berulang
Momen Danang DA Beri Kejutan Hadiah Mobil untuk Istri Dokter
Percantik Rumah dengan Sprei Cantik, Buruan Dapatkan di Transmart Bun
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Video: Wardatina Mawa Nilai Permintaan Maaf Inara Rusli Tidak Spesifik
-
Beautynesia
Hindari Secepatnya, 6 Kebiasaan yang Bikin Otak Cepat Menua Tanpa Disadari
-
Female Daily
Seo In Guk Spill Chemistry dengan Jisoo di Drama Boyfriend on Demand!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Demi Hapus Imej Jahat, Aktor Korea Ini Diet untuk Menggemukkan Badan
-
Mommies Daily
Disney Adventure Berlayar di Singapura! Ini Fasilitas, Kegiatan, dan Daftar Harga Kamar