PARENTING
Ternyata Banyak Anak Pelaku Bullying Pernah Jadi Korban, Ini Temuan Studi
Nadhifa Fitrina | HaiBunda
Jumat, 21 Nov 2025 09:10 WIBSering kali kita mengira pelaku bullying itu hanyalah anak yang suka menyakiti temannya. Namun, tidak sedikit penelitian yang menemukan bahwa banyak dari mereka justru pernah merasakan sakitnya diperlakukan tidak adil, Bunda.
Berdasarkan temuan yang dikutip dari laman Southern Illinois University, perilaku ini terlihat cukup jelas pada anak-anak sekolah. Asisten Profesor Kriminologi dan Peradilan Pidana di Universitas Southern Illinois Carbondale, Sujung Cho, menemukan adanya tumpang tindih antara anak yang pernah menjadi korban dan kemudian bertindak sebagai pelaku.
Data menunjukkan bahwa sekitar 25 hingga 33 persen anak sekolah di Amerika Serikat mengalami bentuk perundungan tertentu. Angka ini menjadikan bullying sebagai isu yang perlu diwaspadai, Bunda.
Lebih lanjut, laporan juga menyebutkan kalau pengalaman bullying bisa meninggalkan bekas di hidup anak. Dampaknya bahkan bisa bertahan hingga mereka besar nanti, Bunda.
Untuk memahami lebih jauh, Bunda bisa melihat bagaimana studi menjelaskan hubungan antara korban dan pelaku. Simak ulasan selengkapnya berikut ini, yuk.
Anak pelaku bullying sering kali pernah menjadi korban
Selama bertahun-tahun, berbagai penelitian mencoba memahami kaitan antara anak yang menjadi korban dan mereka yang kemudian berperilaku sebagai pelaku. Asisten Profesor Kriminologi Sujung Cho mencoba menggali lebih jauh tentang bagaimana pelaku bullying bisa menjadi korban.
Dalam studinya yang berjudul Explaining the Patterns of Bullying Victimization Trajectories: Assessing the Generality of Low Self-Control and Crime Opportunity Models to Bullying Victim, Sujung Cho menggunakan latar belakangnya sebagai ahli statistik untuk lebih memahami urutan waktu dan alasan mengapa seorang anak bisa berada pada dua posisi sekaligus.
"Biasanya, pelaku perundungan dan korban perundungan adalah orang yang sama sekali berbeda," katanya.
"Tapi saya menemukan bahwa beberapa orang yang menindas orang lain, juga ditindas oleh orang lain. Ada tumpang tindih dan keterkaitan," tambahnya.
Menurut penelitiannya, tidak semua bentuk perundungan memiliki pola yang sama. Namun ketika seorang remaja menghabiskan waktu bersama pelaku bullying, risiko untuk diejek atau diolok-olok secara kelompok menjadi lebih tinggi.
Rendahnya pengendalian diri dan kaitannya dengan perilaku bullying
Bunda perlu ketahui bahwa beberapa faktor tertentu bisa membuat anak lebih rentan menjadi pelaku maupun korban bullying. Dalam temuan Sujung Cho, risiko itu dapat meningkat saat anak berada dekat dengan lingkungan yang rawan kekerasan atau kurangnya mendapatkan pengawasan dari orang tuanya.
Namun, ada satu faktor yang dianggap mempunyai pengaruh kuat terhadap perilaku bullying. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa rendahnya kemampuan anak dalam mengendalikan diri bisa membuat mereka lebih mudah terlibat dalam penindasan, baik itu sebagai pelaku maupun sebagai korban.
"Pengendalian diri yang rendah bisa menjadi prediktor kuat mengapa seseorang bisa menjadi korban," ujarnya.
Anak dengan pengendalian diri yang rendah biasanya lebih mudah terlibat dalam perilaku bullying. Kondisi ini kemudian yang membuat mereka lebih mungkin mengalami penindasan karena lingkungannya semakin terbuka bagi mereka, Bunda.
Anak laki-laki lebih sering terlibat bullying, ini temuan pentingnya
Dalam sebuah studi yang dilansir dari American Psychological Association, penulis utama dari Louisiana State University, Clayton R. Cook, PhD dan rekan penulisnya dari University of California di Riverside meninjau 153 studi dalam kurun waktu 30 tahun untuk memahami pola ini.
Hasilnya menunjukkan bahwa anak laki-laki cenderung lebih sering melakukan bullying dibandingkan dengan anak perempuan. Selain itu, baik pelaku maupun korban sama-sama memiliki kemampuan pemecahan masalah sosial yang lemah, Bunda.
Lebih dari itu, prestasi akademik yang rendah juga menjadi salah satu tanda kuat anak berpotensi melakukan bullying, Bunda.
"Seorang pelaku perundungan pada umumnya kesulitan menyelesaikan masalah dengan orang lain dan juga kesulitan secara akademis," tutur Cook.
"Ia biasanya memiliki sikap dan keyakinan negatif terhadap orang lain, merasa negatif terhadap dirinya sendiri, berasal dari lingkungan keluarga yang diwarnai konflik dan pola asuh yang buruk, memandang sekolah sebagai sesuatu yang negatif, dan dipengaruhi secara negatif oleh teman sebaya," tuturnya.
Itulah penjelasan mengenai temuan banyak anak pelaku bullying ternyata pernah menjadi korban sebelumnya.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ndf/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Sempat Terpuruk, Miska Mancung Kini Bangkit dengan Jualan Parfum Sambil Sekolah
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Ciri Anak Menjadi Korban Bullying yang Tak Disadari, Begini Cara Menghadapinya
5 Cara Mengobati Mental Anak Korban Bullying, Kuncinya Percaya pada Si Kecil
Hati-hati lho, Ini 7 Tanda Bunda Suka Membully Si Kecil
Cyberbullying Meningkat Selama Pandemi Corona, Awasi Anak-anak Ya Bunda
TERPOPULER
Viral Mengumpat di Live & Terancam Diboikot, Sarwendah Muncul Minta Maaf
Oki Setiana Dewi Curhat Perkembangan Putranya yang Alami Prader Willi Syndrom, Intip Potretnya
Berhubungan Intim saat Hamil 2 Bulan, Amankah jika Sperma Masuk ke Kandungan?
Potret Terbaru Gisela Cindy Sibuk Siapkan Pernikahan di Kanada, Wedding Venue-nya Curi Perhatian
20 Ucapan Semprotulation dan Cara Penggunaannya
REKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Meja Belajar Anak Lengkap dari Minimalis, Lipat, Kayu hingga Plastik
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Vitamin Program Hamil untuk Suami & Istri agar Bantu Cepat Diberi Momongan
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Koper Kabin yang Awet dan Cocok untuk Liburan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Proyektor Mini Terbaik untuk Nonton Bareng Keluarga di Bawah Rp1 Jutaan
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomendasi Bra Seamless Terbaik yang Nyaman Dipakai Seharian, Cocok juga untuk Busui
Annisa KarnesyiaTERBARU DARI HAIBUNDA
Viral Mengumpat di Live & Terancam Diboikot, Sarwendah Muncul Minta Maaf
Oki Setiana Dewi Curhat Perkembangan Putranya yang Alami Prader Willi Syndrom, Intip Potretnya
Berhubungan Intim saat Hamil 2 Bulan, Amankah jika Sperma Masuk ke Kandungan?
5 Ilustrasi Gambar Tata Surya untuk Diwarnai Anak SD
20 Ucapan Semprotulation dan Cara Penggunaannya
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Insert Today: Elina Joerg Ungkap Keinginan Dilamar Sambil Lihat Aurora
-
Beautynesia
4 Cara Mengenali Orang Berkelas dari Ucapannya Menurut Ilmu Psikologi
-
Female Daily
Xiaomi Indonesia Rilis Xiaomi Watch S5, Xiaomi Buds 6 dan Xiaomi Smart Band 10 Pro!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Tutup Wajah Pakai Masker, Ini Sosok Hijabers Istri Dembele di Pesta Juara PSG
-
Mommies Daily
Rekomendasi Outfit dan Trekking Gear Terbaik untuk Anak hingga Dewasa, dari Brand Lokal!