PARENTING
Normalkah Bayi Baru Lahir Sering Cegukan? Simak Fakta hingga Cara Menghentikannya
Indah Ramadhani | HaiBunda
Minggu, 18 Jan 2026 08:50 WIBMungkin Bunda pernah merasa cemas ketika melihat bayi yang baru lahir mengalami cegukan. Tetapi, tak sedikit juga Bunda yang mempertanyakan apakah cegukan pada bayi yang baru lahir itu merupakan hal yang normal?
Menurut pakar, cegukan adalah hal yang normal dan bukanlah suatu tanda bahaya. Bila tidak berlebihan, cegukan dapat diartikan sebagai tanda bayi mengalami pertumbuhan dan perkembangan.
Tetapi, masih banyak Bunda yang mengkhawatirkan cegukan dapat membawa efek negatif terhadap bayi bila tidak dihentikan. Selain itu, cegukan juga membuat para orang tua menjadi overthinking dan pada akhirnya mengganggu pikiran mereka.
Lantas, banyak orang tua yang mulai mencari tahu apa saja yang menjadi penyebab dan pemicu bayi mengalami cegukan. Jika Bunda termasuk ke dalam salah satunya, berikut fakta seputar cegukan pada bayi yang bisa Bunda ketahui, dilansir laman The Bump.
Mengenal penyebab bayi mengalami cegukan
Seperti yang kita tahu bahwa kapasitas bayi menerima asupan makanan tidak begitu besar. Kondisi ini membuat Bunda harus mengontrol jumlah makanan yang diberikan agar tidak membuat bayi kembung dan diafragma mengejang.
Apabila bayi menerima makanan agak berlebihan, tak jarang mereka akan mengalami distensi perut atau pembesaran perut yang disebabkan oleh penumpukan gas. Ketika perut membesar, kemudian kondisi itu akan menekan diafragma yang membuat bayi cegukan.
Selain itu, memperhatikan kondisi asupan yang masuk ke perut bayi juga sangat penting, terlebih suhunya. Perubahan suhu makanan yang tiba-tiba akan memicu cegukan pada bayi. Misalnya, Bunda baru saja memberinya makanan dingin, tetapi beberapa menit kemudian Bunda memberinya minuman hangat.
Tak hanya orang dewasa, bayi juga kemungkinan mengalami GERD atau refluks gastroesofagus yang menyebabkan bayi lebih sering cegukan. Pada GERD, makanan yang dicerna biasanya akan kembali ke kerongkongan dengan melewati diafragma, Bunda.
Nah, kondisi inilah yang membuat diafragma menjadi iritasi dan menyebabkan cegukan pada bayi. Tetapi, perlu dicatat bahwa cegukan saja tidak serta-merta GERD, Bunda. Perlu untuk memastikan kepada dokter apabila kondisi tersebut terjadi bersamaan dengan gejala lain.
Berapa kali frekuensi normal bayi mengalami cegukan?
Menurut direktur medis NYU Langone Pediatrics, Robin Jacobson, MD, bayi akan mungkin mengalami beberapa kali cegukan dalam sehari. Umumnya, cegukan akan berlangsung selama lima hingga sepuluh menit.
Ia mengatakan, bila bayi terlihat biasa saja dan tidak menunjukkan adanya kepanikan, maka dapat dikatakan cegukan tersebut merupakan cegukan normal dan tak perlu dikhawatirkan. Bunda bisa menunggu dan membiarkan cegukan sembuh dengan sendirinya.
Frekuensi cegukan diketahui akan berkurang seiring bertambahnya usia. Menurut Jacobson, biasanya pada usia enam bulan, cegukan pada bayi akan berkurang, sehingga Bunda dan para orang tua lain tidak perlu khawatir, selama cegukan tidak disertai dengan gejala lain.
Apa saja yang tidak boleh dilakukan saat bayi mengalami cegukan?
Menurut para ahli, sebelum mengetahui cara menghentikan cegukan, orang tua harus memahami apa saja yang dilarang saat bayi mengalami cegukan, untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan.
- Dilarang mengejutkan atau menakuti bayi untuk membuat cegukannya berhenti.
- Dilarang membiarkan bayi menahan napas karena itu sangat berbahaya.
- Dilarang menarik lidah dan menekan bagian lunak kepala bayi karena itu akan membuat bayi terluka.
Menurut dokter anak dari Soha Pediatrics, Christal Forgenie, cara terbaik yang bisa dilakukan orang tua adalah menunggu cegukan tersebut sampai benar-benar berhenti, tanpa melakukan gerakan tambahan apapun yang dapat melukai bayi.
Cara menghentikan cegukan pada bayi
Saat bayi sedang menyusu ASI, Bunda dapat memastikan bayi bersendawa dan menghisap payudara secara bergantian. Selain itu, pastikan bibir bayi tertutup rapat di sekitar areola payudara untuk mencegah udara masuk dan tertelan bayi.
Saat bayi menyusu di botol, Forgenie merekomendasikan untuk Bunda mengatur durasi menyusui dan memberikan spare waktu untuk bayi bersendawa. Ia mengatakan, sebaiknya pemberian susu diselingi dengan istirahat selama lima hingga sepuluh menit.
Selain itu, baik menyusui melalui payudara atau botol, Bunda juga harus memperhatikan posisi duduk untuk mencegah dan menghentikan cegukan pada bayi. Bunda bisa mendudukkan bayi dengan tegak selama 20 hingga 30 menit setelah selesai menyusui.
Bila Bunda merasa pemberian makanan sudah berlebihan, sebaiknya, segera sudahi untuk mencegah dan menghentikan cegukan pada bayi. Selain itu, cobalah untuk memperlambat pemberian makan dan tidak terburu-buru saat menyuapinya.
Demikian informasi yang dapat disampaikan. Semoga bermanfaat, menambah wawasan, dan membantu mengurangi kepanikan Bunda terkait cegukan pada bayi.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(rap/rap)Simak video di bawah ini, Bun:
Inilah 4 Negara dengan Angka Kematian Bayi Baru Lahir Terendah di Dunia
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
4 Cara Mengatasi Kurang Tidur saat Urus Bayi Baru Lahir
Penyebab Munculnya Tanda Lahir Bayi, Apakah Bunda Perlu Khawatir?
Tentang 7 'Aturan' Menjenguk Bayi Baru Lahir yang Jadi Viral
Pakai Gorden Blackout Bantu Bayi Tidur Lebih Nyenyak
TERPOPULER
Vila Mewah Titi Kamal & Christian Sugiono di Bali, Berkonsep Glamping dengan View Danau hingga Gunung
Inspiratif! Perempuan Ini Turun 95 Kg Lewat Diet & Olahraga Sederhana
Devano Jarang Angkat Telpon usai Pisah Rumah, Iis Dahlia Menangis karena Rindu Sang Putra
Perempuan yang Hamil & Melahirkan Antara 24 - 38 Th Cenderung Panjang Umur, Benarkah?
Arti Nama Messi dan 30 Rangkaiannya untuk Anak Laki-laki
REKOMENDASI PRODUK
3 Tips Jaga Pencernaan Anak saat Bepergian
Tim HaiBundaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Muted Lip Tint, Pas untuk Makeup Look Lembut
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
10 Rekomedasi Susu Program Hamil untuk Dukung Keberhasilan Promil
Dwi Indah NurcahyaniREKOMENDASI PRODUK
Review Eomma Head to Toe Happiness, Sampo & Sabun Mandi untuk Perawatan Bayi
Firli NabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Lipstik Warna Muted, Ada Pilihan Bunda?
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Kapan Anak Harus Mandiri? Ini Usia Terbaik Memulainya Menurut Pakar
Inspiratif! Perempuan Ini Turun 95 Kg Lewat Diet & Olahraga Sederhana
Vila Mewah Titi Kamal & Christian Sugiono di Bali, Berkonsep Glamping dengan View Danau hingga Gunung
Perempuan yang Hamil & Melahirkan Antara 24 - 38 Th Cenderung Panjang Umur, Benarkah?
Arti Nama Messi dan 30 Rangkaiannya untuk Anak Laki-laki
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Perseteruan Memanas, Teddy Pardiyana Ajukan Hak Waris Anak ke Keluarga Sule
-
Beautynesia
6 Rekomendasi Tempat Wisata Edukasi di Jakarta untuk Anak
-
Female Daily
Intip Look Boyfriend Material Jaemin NCT yang Ditunjuk Sebagai New Icon Lee Jeans Asia Pacific!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Ramalan Zodiak 18 Januari: Aries Lebih Jeli, Taurus Harus Teliti
-
Mommies Daily
10 Rekomendasi Ramen Pilihan untuk Keluarga: Dari yang Legendaris sampai yang Baru Buka