PARENTING
10 Cerita Dongeng Kerajaan untuk Diceritakan ke Anak Sebelum Tidur, Kaya Pesan Moral
Annisya Asri Diarta | HaiBunda
Rabu, 08 Apr 2026 20:20 WIBMenjelang waktu tidur, suasana rumah biasanya terasa lebih tenang dan hangat. Pada momen ini Bunda dan Ayah dapat membacakan cerita dongeng tentang kerajaan untuk menemani malam, menghadirkan dunia istana yang megah serta penuh keajaiban sebelum anak terlelap.
Kisah yang dibacakan bisa berupa dongeng kerajaan romantis yang lembut dan menyentuh hati, atau dongeng kerajaan putri yang penuh keberanian dan kebaikan. Ada pula dongeng kerajaan ratu yang menggambarkan kebijaksanaan serta kasih sayang kepada rakyatnya.
Bagi anak-anak yang menyukai petualangan, dongeng kerajaan terbaru sering kali menghadirkan alur yang segar dan penuh kejutan. Tak jarang pula terselip kisah dongeng pangeran dan bidadari yang mempunyai imajinasi, maupun dongeng putri desa yang mengajarkan arti ketulusan dan kerja keras.
Setiap cerita membawa pesan sederhana yang mudah dipahami sebelum tidur. Bunda yang ingin menghadirkan cerita lebih mendalam, dongeng kerajaan romantis panjang bisa menjadi pilihan karena alurnya yang perlahan dan penuh makna. Dalam setiap kisah dongeng kerajaan, biasanya terdapat berbagai tantangan dan konflik yang harus dihadapi para tokohnya.
Melalui konflik-konflik dalam dongeng kerajaan, anak belajar mengenali perbedaan antara yang benar dan salah, memahami keberanian, kejujuran, dan nilai kebaikan lainnya. Tidak hanya menghibur, cerita dongeng kerajaan juga menjadi sarana efektif untuk menanamkan pesan moral sejak dini. Lantas, seperti apa saja kisah dongeng kerajaan dan pesan moral yang bisa dipetik dari masing-masing cerita?
10 Cerita dongeng kerajaan untuk diceritakan ke anak sebelum tidur, kaya pesan moral
Dikutip dari buku Kumpulan Kisah Pangeran dan Putri Kerajaan Islam oleh Muyassaroh, terdapat beberapa dongeng kisah kerajaan yang dapat Bunda bacakan sebagai pengantar tidur Si Kecil:
1. Syal Biru Muda
Putri Aisha punya syal kesayangan. Syal itu berwarna biru muda dan berbulu lembut. Ia selalu memakainya, di setiap musim. Suatu hari, Putri Aisha kehilangan syal kesayangannya. Dia sudah mencarinya ke mana-mana, tapi syal itu tidak ketemu. Putri Aisha sangat sedih.
Raja Sulaiman yang melihat putri ikut panik. "Siapa pun yang bisa menemukan syal kesayangan Putri Aisha dia akan mendapatkan sekantong emas dan permata," ucap sang raja tanpa ragu.
Keesokan harinya, di istana sangat ramai. Banyak orang berdatangan sambil membawa syal berwarna biru muda. "Tapi, ini bukan syal milikku," ucap Putri Aisha berkali-kali saat melihat syal-syal itu.
Orang-orang pulang dengan wajah kecewa karena gagal mendapatkan hadiah. "Bagaimana dengan syal ini?" tanya seorang nenek sambil menunjukkan sebuah syal. Putri melihatnya dengan teliti dan dia yakin itu syal miliknya.
Raja Sulaiman menyerahkan sekantong emas dan permata sebagai imbalan. Namun, nenek itu menolaknya. "Bolehkah saya memiliki syal ini? Cucu saya sangat menginginkannya."
Putri Aisha hanya terdiam, tapi karena ketulusan hati sang nenek, putri memberikan syal itu dengan senang hati. Raja Sulaiman tersenyum melihat kebaikan putrinya.
"Rasulullah SAW juga senang memberikan barang yang paling dicintainya kepada orang lain," kata Raja.
Putri Aisha terpekik girang, "Aisha juga mau seperti Rasulullah!".
Pesan moral: Cerita ini menunjukkan pentingnya mencontoh perilaku Rasulullah yang gemar memberi dan tidak terikat pada harta benda. Kemudian, anak-anak belajar bahwa meneladani beliau berarti menjadi pribadi yang dermawan, baik hati, dan tidak egois.
Dikutip dari buku 101 Dongeng Seru Sebelum Bobok oleh Fitri Haryani Nasution, terdapat beberapa dongeng kisah kerajaan yang dapat Bunda bacakan sebagai pengantar tidur Si Kecil. Berikut deretannya:
2. Dongeng Bunga Mawar
Dahulu kala, ada seorang putri yang terkenal dengan kecantikannya. Ia bernama Putri Mawar. Ia berparas putih, berhidung mancung, berambut hitam, dan tinggi. Ayahnya adalah seorang raja yang baik hati dan suka menolong rakyat. Namun, sifat Putri Mawar sangat bertolak belakang dengan ayahnya. Putri Mawar lebih dikenal sombong dan tidak mau berteman dengan rakyat biasa. Suatu hari, sang Raja bermimpi bertemu dengan seorang kakek tua.
"Kau memiliki putri yang sangat cantik. Saat umurnya tepat tujuh belas tahun nanti, akan ada seorang pemuda datang melamarnya. Putrimu harus menerima pemuda itu. Jika tidak, putrimu akan berubah menjadi sekuntum bunga," ucap kakek itu dalam mimpi sang Raja.
Sang Raja terbangun, ia langsung menemui seorang penafsir mimpi dan menceritakan mimpinya. Si penafsir mimpi itu memberi tahu bahwa Raja harus melakukan perintah dalam mimpi itu. Jika tidak, Raja bisa kehilangan putri semata wayangnya itu. Semenjak itu, Raja selalu waswas dalam menanti hari ulang tahun Putri Mawar yang ketujuh belas.
Akhirnya, Putri Mawar berulang tahun yang ketujuh belas. Raja sudah bersiap-siap sedari pagi menanti kedatangan seorang pemuda yang akan melamar putrinya. Hingga datanglah seorang pemuda pendek, hitam, dan tubuh berduri ke hadapan sang Raja.
"Hai, Raja. Akulah pemuda yang ada dalam mimpimu. Aku datang untuk melamar Putri Mawar," kata pemuda itu. Raja tentu saja terkejut. Putri Mawar pun di panggil untuk diperkenalkan kepadanya. Begitu bertemu, Putri Mawar langsung terkejut.
"Bagaimana mungkin kau yang datang untuk melamarku. Aku adalah seorang putri berparas cantik dan semua orang memujaku, sedangkan kau hanyalah seorang laki-laki biasa bertubuh pendek dan berduri. Kau tidak pantas untukku. Aku tidak mau menikah denganmu," jawab Putri Mawar.
Setelah itu, bumi bergetar. Pemuda bertubuh pendek tadi berubah menjadi seorang kakek tua yang berasal dari mimpi sang Raja. Putri Mawar terkejut.
"Kau benar-benar Putri cantik yang sombong. Kecantikan rupamu sungguh tidak sesuai dengan sikapmu. Mulai saat ini kau akan berubah menjadi sekuntum bunga cantik yang penuh dengan duri."
Tubuh Putri Mawar seketika kaku. Perlahan-lahan ia berubah menjadi sekuntum bunga merah yang terlihat cantik, namun batangnya penuh duri. Sang Raja menangis menyesali perkataan dan perbuatan putrinya. Raja lalu menanam bunga itu di kebun depan istana. Hingga saat ini, orang-orang memanggil bunga itu dengan sebutan Bunga Mawar.
Pesan moral: Jangan pernah meremehkan seseorang. Kita tidak boleh menganggap diri kita yang terbaik. Sombong hanya akan membawa kesengsaraan.
3. Kisah Raja yang Tamak
Alkisah, ada sebuah kerajaan dipimpin oleh seorang raja yang tamak. Ia sering memeras rakyat. Ia juga tidak kasihan kepada rakyat yang kelaparan. Ia memerintah dengan semena-mena. Semua rakyat tidak menyukainya.
Suatu hari, Raja berburu ke hutan. Tiba-tiba, kuda yang ditungganginya berhenti. Ada seekor ular melintas. Sang Raja turun dari kudanya dan mengeluarkan pedangnya. Ia berniat untuk membunuh ular itu. Namun, saat ingin menebas, ular itu tiba-tiba bicara.
"Jangan bunuh aku," kata si Ular. Raja pun terkejut.
"Kenapa kau berbicara? Bukankah kau hanya seekor ular?" tanya Raja penasaran.
"Aku adalah ular ajaib. Sebenarnya aku adalah seorang pangeran dari langit. Namun, karena melakukan kesalahan, aku dihukum menjadi ular. Tolong jangan bunuh aku," ucap ular itu.
Sang Raja tampak berpikir. "Apa untungnya jika aku melepaskanmu?".
"Aku akan memberikanmu banyak uang. Saat pulang nanti, kau akan mendapati banyak emas di bawah kasurmu," ucap si Ular.
"Benarkah? Kau tidak berbohong?".
"Jika berbohong, kau bisa mencariku ke sini dan membunuhku," kata si Ular.
"Baiklah. Aku akan pulang," jawab Raja. Ia menaiki kudanya dan pulang ke istana. Ia tak berniat untuk berburu lagi. Ia ingin segera melihat emas di bawah kasurnya sesuai dengan yang dikatakan si Ular.
Tiba di istana, Raja langsung menuju kamarnya dan membuka bawah tempat tidurnya. Si Ular tidak berbohong, ada banyak sekali emas di sana. Raja pun bersorak gembira dan sangat bahagia. Ia pun semakin sombong.
Suatu hari, seorang nenek tua datang ke istana. Ia meminta untuk bertemu Raja. Saat itu, Raja sedang berjalan-jalan di taman dan melihat si Nenek. Raja pun menghampiri nenek itu.
"Ada apa?" tanya Raja kepada pengawalnya. "Nenek ini ingin bertemu denganmu, Raja," jawab penjaga kerajaan. Raja compang-camping dan tubuhnya sangat kurus. Ia juga terlihat kelaparan.
"Tolong berikan saya sedikit beras, Raja. Kasihanilah saya. Saya belum makan selama dua hari ini," ucap nenek itu.
"Pergilah kau! Tidak ada beras tersisa untukmu di sini". Raja malah mengusir nenek itu.
Nenek tersebut merasa sedih, lalu berdoa kepada Tuhan. "Semoga hartamu akan menenggelamkanmu. Juga istanamu akan runtuh!".
Malamnya saat sang Raja tidur, terjadi gempa yang kuat. Semua orang berlarian ke luar istana. Namun, Raja tidak merasakan gempa itu. Ia terus saja tertidur. Tidak ada seorang pun yang membangunkannya karena semua sibuk menyelamatkan diri.
Akibat gempa itu, istana yang kokoh dan besar itu runtuh dan jatuh menimpa tubuh sang Raja. Semua emas dan harta yang disimpannya terkubur ke dalam tanah beserta tubuhnya. Raja yang tamak itu pun tenggelam bersama hartanya.
Pesan moral: Jangan pernah menjadi tamak terhadap harta dan tidak boleh pelit. Ketamakan dan kepelitan dapat membawa kesengsaraan dan malapetaka.
4. Putri Buruk Rupa dan Pangeran Tampan
Di suatu gubuk kecil di tengah hutan, hiduplah seorang putri yang memiliki wajah sangat buruk. Wajahnya dipenuhi bintik-bintik merah besar dan hidungnya lebar. Matanya besar dan rambutnya gimbal. Ia tinggal seorang diri karena kedua orang tuanya sudah meninggal. Untuk menghabiskan waktu, ia sering bermain dengan para tikus, kelinci, rubah, dan hewan kecil lainnya.
Sang Putri sebenarnya ingin pergi ke desa. Namun, saat warga desa melihatnya, mereka selalu mengusirnya. Mereka bilang ia adalah putri yang terkena kutukan dan harus menjauh dari desa. Jika tidak, penduduk desa akan terkena kutukan juga.
Suatu hari, seorang pangeran berburu ke hutan. Ia mendapat perintah dari ayahnya untuk berburu seekor rusa karena akan ada pesta kerajaan. Pangeran pun masuk ke hutan bersama dua pengawalnya. Sebentar saja, mereka mendapatkan rusa yang mereka inginkan. Seekor rusa bertubuh gemuk dibidik oleh panah sang Pangeran. Panah itu melesat dan mengenai kaki rusa. Rusa itu kesakitan dan segera berlari jauh ke dalam hutan. Pangeran dan dua pengawalnya mengejar.
Rusa itu lari ke tempat si Putri. Ia langsung mengadu kepada si Putri perihal yang terjadi. Si Putri segera mengobati lukanya. Setelahnya, rusa itu berlindung di balik tubuh sang Putri. Tak lama, rombongan sang Pangeran sampai. Mereka sangat terkejut ketika melihat wajah sang Putri.
Kedua pengawal sang Pangeran langsung mengeluarkan pedangnya. Namun, si Pangeran malah menatap sang Putri. Sang Pangeran menemukan sebuah hati yang penuh kasih sayang dan kelembutan pada diri sang Putri. "Siapakah kau? Kenapa tinggal di sini?"
"Orang-orang memanggilku Putri Buruk Rupa. Aku tinggal di sini karena tidak ada yang menerima kehadiranku di desa. Rusa yang kalian lukai ini adalah temanku. Aku mohon kepada kalian agar melepaskannya," pinta sang Putri. "Baiklah, Aku akan melepaskannya. Namun, aku punya permintaan sebagai gantinya. Kau harus ikut bersama kami ke istana," ucap sang Pangeran. Sang Putri terkejut dengan permintaan tersebut.
"Tapi...."
"Jika tidak mau, rusa ini yang akan kami bawa."
Sang Putri pun mau tidak mau setuju. Pangeran segera membawa sang Putri ke istana serta memperkenalkannya kepada ibunda dan ayahnya. Raja dan Ratu sangat terkejut melihat penampilan sang Putri. Namun, merek adalah raja dan ratu yang sangat rendah hati. Karena dibawa oleh sang Pangeran, mereka mau menerima kehadiran si Putri.
"Kenapa kau tidak merasa jijik padaku?" tanya sang Putri.
"Aku tidak melihat rupamu. Aku melihat kebaikan hatimu," jawab sang Pangeran.
"Terima kasih, Pangeran".
Tanpa sang Putri sadari, wajahnya tiba-tiba berubah. Bintik-bintik merah di wajahnya hilang. Ia berubah menjadi seorang putri yang sangat cantik. Lalu, seorang peri datang di tengah mereka.
"Kau sudah menjalani cobaan dan berhasil kau lalui dengan baik. Kini, kau akan berubah selamanya menjadi putri yang cantik seperti ini". Setelahnya, peri itu menghilang.
Pesan moral: Kita tidak boleh menilai seseorang dari tampilan fisiknya. Alangkah lebih baiknya jika kita melihat seseorang dari kebaikan hatinya.
5. Putra Mahkota Amat Mude
Dahulu di Negeri Alas, hidup raja yang arif dan bijaksana bersama permaisuri dan anaknya bernama Amat Mude. Belum setahun umur Amat Mude, sang raja wafat. Lalu digantikan oleh Pakcik Amat Mude yaitu Raja Muda. Tanpa disangka, Raja Muda malah menyingkirkan Amat Mude dan ibunya ke hutan.
Hari berlalu, Amat Mude beranjak dewasa. Ia memancing ikan di sungai kemudian dijual kepada sahabat ayahnya yang merupakan saudagar kaya. Ternyata ketika ikan-ikan tersebut dipotong, di dalamnya terdapat emas murni.
Amat Mude dan ibunya pun menjadi orang kaya berkat telur ikan emas itu. Cerita ini pun sampai ke telinga Raja Muda. Ia memerintahkan Amat Mude memetik kelapa gading untuk mengobati penyakit istri Raja Muda. Konon kelapa gading tersebut terletak di sebuah pulau yang dihuni binatang buas.
Dengan ketulusan hatinya, Amat Mude tetap pergi untuk memetik kelapa gading tersebut. Saat tiba dipinggir pantai, ia bertemu dengan ikan besar, Raja Buaya, dan seekor Naga besar. Singkat cerita, Amat Mude pun menemukan kelapa gading itu dibantu oleh ikan besar, Raja Buaya, dan Naga.
Saat memetik kelapa gading itu tiba-tiba terdengar suara perempuan. "Siapa pun yang berhasil memetik buah kelapa gading, dia akan menjadi suamiku," kata perempuan bernama Putri Niwer Gading yang cantik jelita. Amat Mude pun menikah dengan Putri Niwer Gading.
Akhirnya mereka kembali ke istana dan Amat Mude dinobatkan menjadi Raja Negeri Alas atas perintah Raja Muda.
Pesan moral: Cerita rakyat untuk dibacakan sebelum tidur ini mengajarkan kalau menolong orang harus diiringi ketulusan hati. Meskipun diperlakukan buruk tetap bersabar dan selalu berusaha berbuat baik.
Mengutip dari buku Dongeng Princess 5 Benua, penerbit Laksana (2019), terdapat kisah dongeng kerajaan yang dapat Bunda bacakan untuk menemani tidur Si Kecil. Simak selengkapnya.
6. Kisah Putri Bulan dan Pangeran Matahari
Bulan merupakan seorang putri dari Kerajaan Malam, sedangkan Matahari merupakan pangeran dari Kerajaan Siang.
Keduanya sangat tersohor dan dipuja-puja banyak orang. Bulan merupakan gadis cantik, lembut serta selalu menerangi ketika gelap. Dia sangat anggun dan elegan, namun tidak setiap hari dia memperlihatkan sosok dirinya secara penuh.
Sementara matahari dipuja karena kemegahannya. Dia begitu indah dan bersinar. Matahari menjadi pusat kehidupan dan sebagai n sosok pemimpin yang disegani. Semua ingin selalu dekat dan mengelilinginya. Sebab dia bisa memberikan kehangatan bagi sekitarnya.
Dalam cerita dongeng dikisahkan, ternyata keduanya saling penasaran. Ketika matahari menduduki singgasananya di Kerajaan Siang, maka sang bulan akan mengaguminya di balik awan. Begitu juga matahari, dia mengagumi keindahan bulan ketika bulan menduduki singgasana Kerajaan Malam.
Hingga akhirnya, rasa cinta dan kagum pun terjalin di antara mereka. Tanpa sadar, keduanya saling mendekat dan berhadap-hadapan. Mereka berdua pun saling mengagumi sosok masing-masing.
“Aku tidak ingin berpisah denganmu. Kau sangat terang dan hangat sehingga aku ingin kau terus menyinariku,” kata Bulan.
“Bulan yang cantik, aku juga tidak ingin berpisah darimu. Aku ingin seperti ini dan menikmati keelokanmu,” kata Matahari.
Namun, ketika Bulan dan Matahari bersama-sama. Dunia yang tadinya terang berubah menjadi gelap gulita. Semua manusia pun keluar dari rumah mereka untuk melihat kedua penguasa kerajaan langit tersebut.
Mereka merasa kagum dengan fenomena tersebut. Namun mereka juga bingung, bagaimana jika Bulan dan Matahari bersanding? Apakah dunia akan gelap selamanya?
Baik Bulan maupun Matahari, keduanya menyadari hal ini.
“Putri Bulan yang cantik, jangan menangis. Sebab masing-masing dari kita memiliki tugas mulia sehingga kita tidak bisa bersanding terus menerus. Namun aku akan memperhatikanmu dari jauh,” kata Matahari.
“Kelak akan ada hari di mana kita bisa bersanding kembali meskipun hanya sebentar,” lanjutnya.
Putri Bulan pun mengerti. Mereka pun berpisah dan segera kembali ke singgasana kerajaan masing-masing. Begitulah terus menerus hingga alam semesta berakhir.
Mereka berdua terus mencintai dan saling memperhatikan dari jauh. Meskipun hanya dipertemukan sesekali dan dalam waktu singkat saja, tampaknya mereka sudah cukup puas. Sebab cinta mereka abadi bahkan semua orang juga mencintai mereka.
Pesan moral: Cinta yang paling mulia adalah cinta yang mampu mengesampingkan ego demi kebaikan yang lebih besar, serta kepercayaan bahwa ketulusan tetap bisa terjaga meski raga tak selalu bersama.
7. Kisah Putri Mata Air
Dikisahkan bahwa di bumi terdapat seorang wanita cantik yang memimpin bumi bernama Blue La. Kecantikan dari Blue La ternyata mampu memikat penguasa bulan yaitu Moonaro. Akhirnya Moonaro datang ke bumi dan menikahi Blue La.
Setelah pernikahan, Moonaro akan tinggal selama setahun di bumi dan setahun di bulan. Begitu seterusnya, hingga mereka dikaruniai oleh seorang anak perempuan. Anak perempuan itu diberi nama Putri Mata Air.
Waktu berjalan, dikisahkan dalam cerita dongeng ini, Putri Mata Air tumbuh dewasa. Sama seperti ibunya, Putri Mata Air juga memiliki paras yang cantik. Oleh sebab itu banyak pria dari bumi yang ingin melamarnya. Namun semua pria tersebut ditolak begitu saja oleh Putri Mata Air.
Hingga akhirnya muncul raja dari kerajaan matahari bernama solaris. Raja Solaris memiliki paras yang luar biasa tampan, tubuhnya gagah dan dia sangat cerdas.
Ketika Raja Solaris datang melamar putri mata angin, saat itu juga putri mata angin jatuh cinta kepada Raja Solaris. Namun lagi-lagi Putri Mata Air menolak lamaran.
“Aku juga mencintaimu Raja Solaris. Namun aku tak bisa meninggalkan ibuku,” ucap Putri Mata Air dengan wajah sendu.
Raja Solaris sangat gigih untuk menikahi Putri Mata Air. Ia masih berusaha mencari cara agar bisa menikahi Putri Mata Air. Akhirnya suatu hari, Raja Solaris mendapatkan sebuah ide yang cemerlang.
“Aku menawarkan sebuah ide kepadamu. Aku akan tetap menikahimu, setelah menikah aku akan mengajakmu tinggal di kerajaanku selama sembilan bulan. Sedangkan untuk 3 bulan sisanya kau bisa kembali ke istanamu dan menemani ibumu,” ujar Raja Solaris.
Mendengar ide itu Putri Mata Air setuju dan akhirnya mereka menikah. Blue La yang telah ditinggal putrinya menikah merasa kesepian sebab suaminya, Moonaro, masih berada di bulan.
Di saat Blue La berjalan-jalan di taman, tiba-tiba muncul Ratu es. Mengetahui Blue La yang sedang sendirian ia langsung membuat Blue La membeku agar bisa menguasai kerajaan bumi.
Setelah berhasil membekukan blue la, ia juga membuat seluruh bumi menjadi tertutup es. Tak berselang lama ternyata berita membekunya bumi sampai ke telinga Moonaro.
Mengetahui hal itu ia meminta bantuan menantunya, Raja Solaris untuk mengalahkan ratu es. Tanpa berlama-lama lagi, di cerita dongeng ini Raja Solaris segera mengeluarkan kekuatan matahari untuk membuat es di bumi mencari.
Ratu es yang mengetahui itu merasa sangat marah dan ia mengancam akan membuat bumi hancur dengan semua esnya yang mencair. Mendengar itu, Raja Solaris segera menghentikan serangannya.
Ratu es yang masih ingin menguasai bumi, mengajukan penawaran. Ia ingin menguasai bumi selama 9 bulan lamanya.
Putri Mata Air yang mendengar itu merasa tidak terima dan terjadilah perdebatan antara keduanya. Hingga akhirnya didapatkan kesepakatan bahwa Ratu es mendapatkan jatah di bumi selama 3 bulan.
Setelah puas dengan hasilnya,Ratu es menghilang. Putri Mata Air juga segera menuju bumi. Setelah Putri Mata Air menginjakan kaki di bumi, semua es mulai mencair termasuk Blue La yang membeku. Tanaman kembali bersemi dan bunga bermekaran.
Setelah kesepakatan yang dibuat sebelumnya,dikisahkan dalam cerita dongeng ini bahwa Putri Mata Air dan Raja Solaris dikaruniai anak yang diberi nama pangeran hujan.
Kini kehidupan di bumi menjadi makmur. Saat Ratu es datang maka selama 3 bulan akan terjadi musim dingin. Apabila Putri Mata Air yang datang maka akan terjadi musim semi.
Kemudian saat pangeran hujan datang terjadilah musim hujan. Terakhir ketikan Raja Solaris datang terjadilah musim panas.
Pesan moral: Kebijaksanaan untuk berkompromi dan ketulusan dalam berbakti akan menciptakan keharmonisan, bahkan di tengah perbedaan yang besar sekalipun.
8. Dongeng Putri Kaguya dan Kaisar
Di suatu desa terpencil, hiduplah sepasang suami istri yang telah renta. Seorang kakek yang bekerja sebagai pengrajin bambu dan istrinya, Suatu hari ketika sang Kakek sedang menebang bambu untuk dibuat meja, ia melihat ada hal aneh dari bambu yang akan dipotongnya. Pangkal bambu tersebut tampak bersinar terang. Dengan gemetar, sang Kakek membelah bambu tersebut. Betapa terkejutnya sang Kakek karena di dalam bambu ditemukannya seorang anak perempuan mungil. Sang Kakek pun tergopoh-gopoh menggendong anak perempuan mungil itu pulang.
Sejak itu dirawatlah anak perempuan mungil itu dengan rasa syukur dan bahagia. Ajaibnya, kehadiran anak perempuan mungil itu selalu membawa keberuntungan bagi keluarga kakek pengrajin bambu. Setiap kali menebang bambu selalu saja ditemukan emas di dalamnya. Tidak beberapa lama sang Kakek pun menjadi kaya raya. Sebagai rasa syukur, dibesarkannya anak perempuan itu hingga tumbuh menjadi gadis cantik jelita. Masyarakat sekitar memanggilnya dengan nama Putri Kaguya.
Saat usia Putri Kaguya telah menginjak dewasa, Kakek dan Nenek berniat menikahkannya dengan lelaki yang terbaik. Namun, tidak satu pun calon yang diajukan kakek dan nenek diterimanya. Calon-calon tersebut tumbang dan tinggal 5 orang lelaki yang masih bertahan.
Setelah berpikir panjang. Putri Kaguya memutuskan akan menerima salah satu dari 5 orang lelaki itu. Putri Kaguya mengajukan syarat, akan menerima apabila memberikan barang barang yang sangat diinginkannya.
Namun yang terjadi, tidak ada satu pun lelaki yang mampu memenuhi. Seorang kaisar yang tinggal di kerajaan seberang mendengar berita tersebut. Kaisar itu sangat penasaran dan ingin sekali bertemu.
Tetapi Putri Kaguya tidak mau menemuinya. la selalu menghindar agar tidak bertemu kaisar. Tampaknya ada sesuatu yang ingin disembunyikan oleh Putri Kaguya. Hari demi hari terus berlalu, hingga musim gugur tiba.
Suatu hari, Putri Kaguya merasa sangat kesepian dan merasa bersalah pada kaisar. Hingga larut malam, dipandanginya langit sambil menitikkan air mata. Setiap malam Putri Kaguya terus saja menangis. Dikarenakan tidak mampu menyembunyikan lagi kesedihannya. Putri Kaguya pun bersedia menemui kaisar. Diceritakannya pada kaisar bahwa sebenarnya ia berasal dari bulan.
Tepat bulan ke-8 tanggal 15 September makhluk bulan akan menjemputnya. Setelah mendengar cerita tersebut, kaisar pun berusaha melindungi Putri Kaguya. Hal tersebut dilakukannya karena ia telah jatuh hati pada Putri Kaguya. Sang Kaisar mengirim pasukan untuk menjaga Putri Kaguya agar terhindari dari jemputan makhluk bulan.
Namun sekuat apa pun pasukan yang dikirim kaisar ternyata tidak mampu mencegah makhluk bulan menjemput Putri Kaguya. Makhluk bulan menjelaskan bahwa kehadiran Putri Kaguya di bumi karena ia sedang menjalani hukuman.
Menangislah Putri Kaguya karena harus berpisah dengan kaisar. Sebagai balasan rasa cinta Putri Kaguya pada kaisar, diberikannya ramuan hidup kekal untuk Kaisar. Kaisar bersedih hati, tanpa Putri Kaguya tidak ada artinya ia hidup abadi. Perpisahan Putri Kaguya dan kaisar pun tidak terelakkan.
Kaisar yang sangat kehilangan Putri Kaguya akhirnya memerintahkan pasukannya untuk membakar ramuan yang diberikan Putri Kaguya di puncak Gunung Fuji. Konon katanya hal tersebutlah yang membuat Gunung Fuji mengeluarkan asap yang melambangkan cinta abadi Putri Kaguya dan kaisar hingga kini.
Pesan moral: Dunia dan segala isinya bersifat fana (tidak abadi). Hal yang paling berharga bukanlah harta atau keabadian, melainkan ketulusan kasih sayang yang kita berikan dan terima selama kita masih memiliki waktu bersama.
Dikutip dari buku 36 Dongeng Pengantar Tidur untuk Anak Saleh dan Salihah, penerbit Elex Media Komputindo (2023) terdapat kisah dongeng Keberanian Putri Salma dengan pesan moral yang dapat Bunda bacakan untuk menemani tidur Si Kecil. Simak selengkapnya.
9. Keberanian Putri Salma
Alkisah, di sebuah kerajaan yang sangat indah, hiduplah Putri Salma bersama raja dan permaisuri. Putri Salma memiliki sifat baik hati, begitu juga dengan ayah dan ibunya. Kerajaan yang dipimpin ayahnya sangat luas, rakyatnya hidup makmur dan damai. Kerajaan itu bernama Kerajaan Makmurda.
Kedamaian itu tiba-tiba terusik dengan kedatangan pasukan dari kerajaan Jahati. Pasukan dari kerajaan Jahati ingin menguasai wilayah kerajaan Makmurda. Pengawal kerajaan Makmurda berusaha menyelamatkan raja, permaisuri, dan Putri Salma. Pengawal membawa mereka ke hutan yang tidak jauh dari istana agar terhindar dari serangan pasukan Jahati.
Raja, permaisuri, dan Putri Salma pun tinggal di hutan selama beberapa hari sampai perbekalan mereka mulai menipis. Putri Salma pun memberanikan diri keluar dari hutan untuk mencari makanan. Prajurit sangat terkejut melihat suatu hari Putri Salma sampai di kerajaan. Putri Salma menyampaikan maksudnya untuk ikut berperang menyelamatkan kerajaan. Awalnya para prajurit melarangnya, tapi akhirnya Putri Salma pun diizinkan ikut berperang melawan pasukan Jahati.
Melihat keberanian Putri Salma, semangat prajurit Makmurda semakin berkobar. Akhirnya prajurit kerajaan Makmurda berhasil mengalahkan pasukan kerajaan Jahati. Sebagai wujud syukur atas kemenangan pasukan kerajaan Makmurda, raja menyedekahkan semua hartanya untuk kemakmuran rakyat.
Pesan moral: Keberanian untuk bertindak di masa sulit dan kemurahan hati saat meraih kemenangan adalah ciri sejati dari seorang pemimpin yang dicintai rakyatnya.
Dikutip dari buku 25 Dongeng Klasik Dunia, penerbit Elex Media Komputindo (2017). Berikut kisah dongeng Putri Sejati yang dapat Bunda bacakan dengan pesan moralnya. Simak selengkapnya.
10. Putri Sejati
Di sebuah istana yang megah, ada seorang pangeran yang sangat menginginkan seorang Putri Raja, tetapi Putri tersebut haruslah sempurna dan benar-benar putri sejati. Sang Pangeran mengelilingi semua kerajaan hanya untuk mencari putri sejati, tetapi ia tidak menemukan putri sejati itu. Setiap putri yang ia temui selalu ada yang tidak sempurna. Sang Pangeran jadi putus asa. Akhirnya dia pulang ke istananya dengan perasaan kecewa.
Pada suatu malam, turun hujan badai membasahi seluruh pelosok kerajaan. Semua orang masuk ke rumah. Badai malam itu sungguh menakutkan. Tiba-tiba ada seseorang mengetuk pintu istana. Siapakah yang bertamu di malam yang berhujan deras seperti ini? Raja beranjak membuka pintu untuk tamu tersebut.
Di depannya tampak seorang gadis yang sangat cantik basah kuyup. Ia pucat pasi karena menggigil kedinginan. Air mengalir deras dari rambut dan pakaiannya yang basah hingga ke kaki dan sepatunya. Gadis itu mengaku kalau ia adalah Putri yang sempurna. Sang Raja mempersilahkan Putri misterius itu masuk.
"Kami akan segera tahu apakah yang dikatakan oleh Putri itu benar atau tidak," pikir sang Ratu. Dia masuk ke dalam kamar tidur tamu , lalu meletakkan sebutir kacang polong di bawah kasur. Lalu mengambil dua puluh kasur dan meletakkannya di atas sebutir kacang tersebut. Malam itu sang Putri akan tidur di atas ranjang tersebut.
Di pagi hari, mereka menanyakan apakah sang Putri tidur nyenyak di malam itu.
"Oh, aku sangat susah tidur!" kata sang Putri, "Aku sangat sulit memejamkan mataku sepanjang malam! Aku tidak tahu apa yang ada di bawah kasur yang aku tiduri. Aku seperti berbaring di atas sesuatu benda yang kasar, dan seluruh tubuhku sakit. Ini sangat tidak nyaman!"
Sang Raja dan Ratu terkejut mendengar perkataan putri itu. Bagaimana mungkin ia bisa merasakan ada sebutir kacang polong di bawah dua puluh kasur. Hanya putri sejati yang benar-benar halus hatinya yang bisa merasakan kacang polong itu. Pangeran kemudian menjadikannya sebagai istrinya. Akhirnya, dia menemukan putri sejati yang selama ini dicarinya. Akhirnya sang Pangeran dan putri Sejati hidup bahagia selamanya.
Pesan moral: Nilai sejati seseorang akan terpancar melalui karakter dan kepekaan nuraninya, bukan dari kemewahan pakaian atau harta yang mereka tunjukkan di luar.
Itulah dongeng kerajaan untuk diceritakan ke anak sebelum tidur dengan pesan moralnya. Semoga bisa menjadi referensi untuk dongeng sebelum tidur Si Kecil, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(fir/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
Cerita Fabel Animasi: Beruang dan Lebah
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Cerita Dongeng tentang Kejujuran, Bacakan ke Anak sebagai Pengantar Tidur
10 Dongeng Anak Sebelum Tidur Paling Populer
3 Manfaat Membacakan Cerita Dongeng pada Anak Sejak Masih Janin di Kandungan
6 Dongeng Anak Sebelum Tidur yang Mendidik
TERPOPULER
11 Ucapan yang Pantang Dilontarkan oleh Orang Kaya
5 Potret Anak Pertama Brandon Salim dan Dhika Himawan, Sang Ayah Telaten Momong
Loker Lulusan SMA di Bea Cukai Segera Dibuka, Ada 380 Lowongan
Suami Influencer Dorippu Bagikan Pengalaman Vasektomi Setelah Punya 3 Anak
7 Potret Rumah Rachel Vennya & Okin yang Picu Konflik, Adem Bernuansa Tropis
REKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Kotak Bekal Anak Stainless Steel Tahan Panas dan Anti Tumpah
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Cardigan Wanita Kekinian, Stylish dan Cocok untuk Daily Look
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi Vitamin D 400-600 IU untuk Anak, Ada Pilihan Bunda?
Nadhifa FitrinaREKOMENDASI PRODUK
5 Rekomendasi CCTV untuk Rumah, Pantau dari HP dengan Mudah
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
3 Rekomendasi Baju Anak Perempuan yang Terinspirasi dari Para Pemeran Na Willa
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
11 Ucapan yang Pantang Dilontarkan oleh Orang Kaya
5 Potret Anak Pertama Brandon Salim dan Dhika Himawan, Sang Ayah Telaten Momong
Loker Lulusan SMA di Bea Cukai Segera Dibuka, Ada 380 Lowongan
10 Cerita Dongeng Kerajaan untuk Diceritakan ke Anak Sebelum Tidur, Kaya Pesan Moral
Suami Influencer Dorippu Bagikan Pengalaman Vasektomi Setelah Punya 3 Anak
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Hapus Isu Sensitif, Syuting Ulang Film Biografi Michael Jackson Telan Biaya Rp200 M
-
Beautynesia
4 Cara Mengenali Perempuan Berkarisma Tinggi dari Kebiasaannya Sehari-hari
-
Female Daily
Sederet Drama Korea Seru untuk Temani Kamu di Bulan April!
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Gaya Total Tasya Farasya di Red Carpet Devil Wears Prada 2, Kalungnya Rp 2 M
-
Mommies Daily
6 Warna Lipstik yang Bikin Awet Muda dan Terlihat Tua di Usia 35 Tahun ke Atas