Terpopuler
Aktifkan notifikasi untuk dapat info terkini, Bun!
Bunda dapat menonaktifkan kapanpun melalui pengaturan browser.
Nanti saja
Aktifkan

parenting

Ketahui Jadwal Wake Windows pada Bayi Sesuai Usia, Bantu Atur Pola Tidur

Kinan   |   HaiBunda

Rabu, 22 Apr 2026 13:00 WIB

Kenapa Bayi Baru Lahir Harus Menangis? Ini Penjelasannya
Ilustrasi bayi baru lahir/Foto: Getty Images/Simplylove
Daftar Isi

Memperhatikan jadwal wake windows pada bayi sesuai usia akan membantu Bunda mengatur pola tidurnya. Apa yang perlu diketahui tentang wake windows atau jendela bangun?

Pada dasarnya, tidur merupakan salah satu kebutuhan penting dalam kehidupan anak. Cukup tidur terkait dengan pemeliharaan sistem imun.

Selain itu, tidur juga punya manfaat besar bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi, baik pertumbuhan fisik, kognitif, maupun pengaturan emosi. 

Jika jumlah waktu yang dibutuhkan untuk tidur tidak mencukupi, maka dapat terjadi gangguan tidur. Anak yang sulit tidur atau rewel sepanjang malam juga lebih rentan terganggu proses tumbuh kembangnya. 

"Memahami tentang wake windows bayi dapat membantu orang tua mulai membentuk rutinitas tidur yang baik," kata dokter anak Kristin Barrett, MD, dikutip dari Cleveland Clinic.

Apa itu wake windows?

Jendela bangun atau wake windows adalah jumlah waktu bayi terjaga di antara waktu tidurnya. Dengan kata lain, ini adalah waktu dari akhir satu siklus tidur hingga awal siklus tidur berikutnya.

Artinya, setiap wake windows dimulai saat bayi terbangun dan berakhir ketika ia tidur kembali. Durasinya bervariasi berdasarkan usia dan bertambah panjang seiring bertambahnya usia bayi.

Sebagai contoh, jika bayi memiliki wake windows selama dua jam dan bangun dari tidur siang pertamanya pada jam 10 pagi, maka ia akan tidur lagi sekitar jam 12 siang.

Jadwal wake windows pada bayi sesuai usia

Sebenarnya masing-masing bayi memiliki jadwal tidur yang berbeda, Bunda. Jadi, jendela bangun satu bayi bisa sedikit berbeda dengan bayi lainnya.

Bahkan, wake windows Si Kecil juga bisa berbeda dari satu hari ke hari berikutnya. Tapi tak perlu khawatir, karena ini hal yang normal.

"Hal yang perlu diperhatikan adalah setiap jendela bangun akan semakin panjang seiring waktu," ungkap Barrett.

Meski begitu, ada rentang waktu yang umum digunakan sebagai panduan wake windows pada bayi berdasarkan usia:

  • Usia 0-1 bulan: 0,5 hingga 1 jam
  • Usia 1-3 bulan: 1 hingga 2 jam
  • Usia 3-4 bulan: 1,25 hingga 2,5 jam
  • Usia 5-7 bulan: 2 hingga 4 jam
  • Usia 7-10 bulan: 2,5 hingga 4,5 jam
  • Usia 10-12 bulan: 3 hingga 6 jam

Sebagai contoh, bayi baru lahir mungkin hampir sebagian besar harinya akan diisi dengan tidur. Namun saat berusia beberapa bulan, mereka biasanya bisa terjaga cukup lama untuk makan, berganti popok, dan juga bermain.

Manfaat mengenali wake windows bayi

Menurut Barret, tujuan memahami jendela bangun bayi utamanya adalah untuk membantu orang tua mempersiapkan jam tidur, serta melatih bayi menenangkan dirinya sendiri.

"Tepatnya saat bayi mulai mengantuk, tetapi masih terjaga. Dengan begitu, mereka dapat mulai belajar menenangkan diri sendiri dan tertidur secara mandiri," ungkap Barret.

Kemampuan menenangkan diri sendiri merupakan keterampilan penting agar bayi memiliki pola tidur yang sehat. Sebagian besar bayi dapat mulai belajar teknik menenangkan diri sejak usia sekitar 3 bulan.

Perhatikan tanda-tanda dari bayi untuk mulai memahami kapan jendela bangunnya mendekati batas.

"Setiap bayi mungkin memiliki tanda mengantuk yang sedikit berbeda. Tanda yang umum antara lain menguap, menggosok mata, lebih sering berkedip, atau menatap kosong. Biasanya, orang tua juga akan melihat tingkat aktivitas bayi menurun saat mereka mulai mengantuk," saran Barrett.

Kapan sebaiknya wake windows bayi diubah?

Dikutip dari What to Expect, tidak ada aturan pasti tentang kapan jendela bangun bayi harus diubah. Bahkan kemungkinan besar Bunda tidak perlu menjadi pihak yang memulai perubahan tersebut, biarkan Si Kecil yang beradaptasi secara perlahan.

Misalnya, jika bayi secara konsisten tetap bersemangat dan energik menjelang akhir waktu bangunnya saat ini dan tidak menunjukkan tanda-tanda mengantuk.

Bisa juga saat anak menolak tidur siang atau tidur siang dalam waktu yang lebih singkat dari biasanya, maka kemungkinan besar ia siap untuk waktu bangun yang lebih lama.

Namun perlu diingat bahwa hal lain juga bisa sementara mengganggu pola tidur bayi, seperti saat tumbuh gigi, pilek, atau regresi tidur karena sedang mempelajari keterampilan baru.

Cara mengenali tanda bayi mengantuk

Bayi akan mulai menunjukkan tanda-tanda mengantuk menjelang akhir masa bangunnya. Bunda harus segera mengajaknya tidur siang ketika:

  • Matanya mulai terlihat sayu
  • Senang mengusap-usap mata
  • Terus menguap
  • Menarik rambut atau telinga
  • Mulai rewel

Jika Bunda justru menunggu terlalu lama untuk menidurkan bayi, ia mungkin akan mengalami kelelahan yang berlebihan dan jadi lebih sulit tertidur.

Kapan pola tidur bayi perlu diperiksa dokter?

Apabila Bunda melihat Si Kecil memiliki perubahan jam tidur yang tak biasa dan agak mengkhawatirkan, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter anak.

Meskipun perubahan pola tidur pada bayi adalah hal yang wajar, ada kemungkinan masalah tertentu seperti penyakit memengaruhi waktu tidur siangnya.

Bunda juga bisa berkonsultasi dengan dokter jika kesulitan mencari wake windows atau jadwal tidur yang tepat untuk bayi. 

Nantinya dapat dibicarakan tentang karakteristik usia bayi, lalu dokter akan membuat rencana untuk memastikan bayi memiliki jam tidur yang cukup.

Itulah penjelasan tentang jadwal wake windows pada bayi sesuai usia. Memperhatikan wake windows akan membantu bayi memiliki jadwal tidur yang lebih teratur.

(fir/fir)

TOPIK TERKAIT

HIGHLIGHT

Temukan lebih banyak tentang
Fase Bunda