PARENTING
Anak Suka Main Lego? Ini 3 Manfaatnya Menurut Studi Terbaru Bun
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Senin, 08 Jun 2026 15:50 WIBLego merupakan jenis permainan anak yang terdiri atas balok-balok plastik, yang dapat dirangkai menjadi berbagai bentuk. Permainan ini cukup populer di kalangan anak-anak hingga orang dewasa, Bunda.
Sebagai bentuk permainan, Lego ternyata memiliki segudang manfaat yang dapat menunjang tumbuh kembang anak. Selain memberikan hiburan, bermain Lego juga bisa mengembangkan keterampilan motorik dan kemampuan kognitif otak.
"Saat main lego, ada satu proses yang dapat melatih kemampuan visual spasial. Ketika anak melihat buku panduan bermain, dia akan membayangkan bagaimana merangkai Lego," kata Psikolog Keluarga, Pritta Tyas dalam acara LEGO Playground 'Main dan Jadi Hebat' di Jakarta Pusat, belum lama ini.
"Itu adalah bentuk dari kecerdasan visual spasial, yang dapat menjadi modal utama beberapa profesi, seperti desainer dan arsitek," sambungnya.
Bermain Lego juga bisa membentuk sifat persisten atau pantang menyerah. Anak cenderung untuk menyelesaikan Lego hingga akhirnya ia merasa bangga pada dirinya sendiri.
"Untuk anak-anak yang tipenya secara natural aktif, bermain Lego ini dapat melatih persistensi. Ketika Lego sudah jadi, itu biasa menjadi suatu reward buat anak atau membuatnya percaya diri," ungkap Pritta.
Manfaat anak bermain Lego menurut studi
Secara detail, manfaat bermain Lego telah diteliti dalam studi LEGO Play Well 2026. Ada tiga manfaat Si Kecil bermain Lego menurut studi, yakni:
1. Melatih kreativitas
Membiarkan anak bermain Lego sama saja Bunda sedang melatih kreativitasnya. Selain mengikuti panduan merangkai Lego, Si Kecil juga bisa bebas membuat bentuk mainan yang baru sesuai dengan imajinasinya.
"Apa yang dilatih dari anak-anak saat bermain Lego itu adalah kreativitasnya. Ketika dia melihat hamparan Lego brick, pertama dia akan mengikuti langkah-langkahnya. Tapi lama-lama, anak bisa membuat yang lain sendiri," ungkap Pritta.
2. Melatih kemampuan memecahkan masalah
Anak yang kreatif biasanya mampu menemukan beberapa cara untuk menyelesaikan masalah. Dalam hal permainan ini, masalah yang biasa ditemui adalah kesulitan untuk menyusun bagian-bagian kecil Lego.
"Kalau main ini, biasanya kita ketemu masalah pada bagian-bagian kecil Lego, entah itu salah pasang atau bagiannya sulit ditemukan. Tapi, itu semua dapat melatih kemampuan anak memecahkan masalah, di mana pada akhirnya anak bisa menemukan jalan keluarnya," ujar Pritta.
3. Membentuk ketangguhan
Bermain Lego juga bisa memupuk ketangguhan anak sejak dini. Mereka dibiarkan untuk memecahkan masalah sendiri sehingga nantinya tumbuh menjadi pribadi yang tak gampang menyerah.
"Untuk membuat anak tangguh itu bukan dibentak ya, tapi bisa dengan bermain. Ketangguhan ini adalah skill yang dibutuhkan dan bisa dilatih," kata Pritta.
Pentingnya menemani anak bermain
Menurut studi ini, orang tua setidaknya perlu meluangkan waktu 5 jam per minggu untuk quality time dengan anak. Waktu 5 jam ini dapat dimanfaatkan untuk bermain Lego bersama.
Saat Si Kecil mulai mengalami kesulitan, kita dapat sedikit membantunya dan mengarahkan untuk mencari solusi. Selain membangun koneksi, pendampingan ini juga bisa menumbuhkan kepercayaan anak pada orang tuanya.
"Dalam satu minggu minimal orang tua menghabiskan waktu 5 jam untuk anaknya. Kalau punya dua anak, idealnya one on one tetap perlu spend time. Dari 5 jam ini dapat diatur, misalnya sehari itu 15 sampai 20 menit, dan kalau bisa orang tua tidak sambil main handphone ya," ungkap Pritta.
"Mendampingi anak di usia berapa pun itu dapat membangun koneksi dan trust (kepercayaan). Koneksi ini juga yang menyelamatkan anak dari pergaulan tidak baik dan godaan screen time," lanjutnya.
Itulah ragam manfaat bermain Lego untuk anak, serta pentingnya mendampingi anak bermain. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.
Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!
(ank/fir)Simak video di bawah ini, Bun:
7 Ide Bonding Seru Bareng Keluarga saat Libur Sekolah
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Kegiatan Bermain Bisa Kurangi Stres Anak di Sekolah? Begini Faktanya Bun
Manfaat Mainan Role Play untuk Melatih Kemampuan Sosial Anak
4 Ide Kado untuk Anak Laki-kaki Usia 11 Tahun, dari Skuter hingga Lego
Manfaat Main Blok untuk Anak-anak
TERPOPULER
Terbukti di 40 Ribu Pasangan, Psikolog Ungkap 1 Kalimat yang Bisa Bikin Hubungan Harmonis
Rumah Gelembung dari Balon Raksasa Ini Dijual Rp31 Miliar, Kisah Pemiliknya Jadi Sorotan
4 Cara Menghadapi Anak Tantrum di Tempat Umum, Coba Lakukan Ini Bun
11 Kalimat Toxic Orang Tua Zaman Dulu yang Diam-Diam Melukai Mental Anak
Sosok Harriet Sperling, Perawat yang Dinikahi Cucu Tertua Ratu Elizabeth II
REKOMENDASI PRODUK
9 Rak Panci Terbaik dari Kayu, Besi hingga Gantung
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Makanan Kucing yang Bagus Lengkap dengan Kandungan Nutrisinya
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
9 Bantal Hamil Terbaik yang Bagus & Nyaman
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
9 Kimono dan Jubah Melahirkan Terbaik yang Nyaman untuk Dipakai selama Persalinan
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Meja Belajar Anak Lengkap dari Minimalis, Lipat, Kayu hingga Plastik
Nadhifa FitrinaTERBARU DARI HAIBUNDA
Dahulu Hangus Kini Mewah: Rumah Bekas Kebakaran Ini Masuk Jajaran Desain Terbaik Luar Negeri
7 Ciri Anak Social Butterfly, Sosok Percaya Diri dan Mudah Bergaul
Terbukti di 40 Ribu Pasangan, Psikolog Ungkap 1 Kalimat yang Bisa Bikin Hubungan Harmonis
4 Cara Menghadapi Anak Tantrum di Tempat Umum, Coba Lakukan Ini Bun
Rumah Gelembung dari Balon Raksasa Ini Dijual Rp31 Miliar, Kisah Pemiliknya Jadi Sorotan
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Insertlive
Didampingi Ibu Sambung, Potret Pernikahan Karnisya Anak Teddy Syach & Alm Rina Gunawan
-
Beautynesia
Pikiran Terus Aktif saat Mau Tidur? Ini 6 Cara Mengatasinya
-
Female Daily
Hailey Bieber Rilis Rhode Pocket Bronze untuk Summer ’26
-
CXO
GOT7 Rilis Album Baru, Persiapan Harus Lewat Video Call Karena Hal Ini
-
Wolipop
Nol PHK Saat Pandemi, CMK Raih Best Companies to Work for in Asia 2026
-
Mommies Daily
Panduan Ibu Hamil Trimester 3: Kontraksi Palsu dan Persiapan Persalinan