Jakarta -
Pasien meninggal karena kasus positif Corona bertambah lagi, Bunda. Salah satu pasien tersebut adalah Wali Kota Tanjungpinang Syahrul. Ia meninggal dalam kondisi positif COVID-19.
Kabar duka ini disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad. "Innalillahi Wainnaillaihi Rajiun telah berpulang pejuang politik Partai Gerindra, Ketua DPD Gerindra Riau, sekaligus Wali Kota Tanjungpinang," ujar Sufmi kepada
detikcom, Selasa (28/4/2020).
Sebelum meninggal, Syahrul telah dirawat 17 hari di rumah sakit. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang, kondisi kesehatan Syahrul drop ketika dirawat di ruang ICU RSUP Kepri sejak 11 April. Kondisinya drop lagi sehingga peralatan medis tetap dipasang di tubuhnya.
Tjetjep yang juga juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan
COVID-19 Kepri ini mengatakan, alat terapi ginjal (CRRT) akan dilepas pada Jumat pekan lalu karena ginjal Syahrul mulai berfungsi. Alat ventilator untuk membantu pernafasan Syahrul juga rencananya dilepas bila kondisinya semakin membaik.
"Ya, awalnya fungsi ginjal membaik, sistem pernapasan pun menunjukkan membaik. Tetapi ternyata, kondisinya berubah menjadi tidak stabil," katanya, dilansir
Antara.
Wali Kota Tanjungpinang itu dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 dua hari setelah dirawat di ICU. Selain Syahrul, istri dan cucunya juga terinfeksi COVID-19, bahkan dokter pribadi mereka juga tertular.
Sementara anggota keluarga lainnya negatif, tapi pemeriksaan lanjutan masih dilakukan untuk memastikan mereka tidak tertular COVID-19.
Bunda, simak juga data dan fakta Corona yang perlu Bunda ketahui, dalam video berikut ini:
(aci/muf)