sign up SIGN UP search


trending

Bill Gates Prediksi COVID-19 Jadi Flu Biasa Usai Omicron Berlalu

Mutiara Putri   |   Haibunda Sabtu, 15 Jan 2022 18:40 WIB
GEJALA VARIAN OMICRON
COVID-19 Pandemic Coronavirus, Asian woman wearing a mask, have a symptoms coughing and fever caption

Banyak pihak yang mengatakan kalau varian Omicron dianggap lebih berbahaya daripada varian sebelumnya, Delta. Meski begitu, ternyata gejala yang dirasakan termasuk ke dalam gejala yang ringan, lho.

"Dari hasil pemantauan, sebagian besar kondisinya ringan dan tanpa gejala. Gejala paling banyak adalah batuk (49 persen) dan pilek (27 persen)," kata juru bicara vaksinasi COVID-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi, dalam siaran persnya, belum lama ini.

Meski hanya menyebabkan gejala yang relatif ringan, COVID-19 varian Omicron mendapat perhatian khusus karena tetap mengkhawatirkan. Pasalnya, varian ini menular jauh lebih cepat dibandingkan dengan varian Delta.


COVID-19 varian Omicron pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan pada 24 November 2021. Hingga saat ini, varian tersebut sudah terdeteksi di lebih dari 110 negara, dan diperkirakan bakal terus meluas.

(mua/som)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!
Rekomendasi

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!