TRENDING
5 Fakta Terkait Penangkapan Pemilik SMA SPI Batu, Terdakwa Kekerasan Seksual
Annisa Karnesyia | HaiBunda
Selasa, 12 Jul 2022 09:15 WIBKasus kekerasan seksual kembali terjadi di lingkungan sekolah, Bunda. Kali ini, terdakwanya adalah pria berinisial JE, pemilik SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, Malang, Jawa Timur.
Sejak akhir tahun 2021, kasus ini sebenarnya sudah tercium oleh media. Hingga akhirnya, kasus ini kembali viral di media sosial beberapa waktu belakangan ini.
JE pernah menjalani sidang gugatan praperadilan dengan tergugat Kapolda Jatim. Sebelumnya, JE sudah dilaporkan oleh belasan anak didiknya karena kasus pelecehan seksual, Bunda.
Kasus ini bermula saat Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait, melaporkan JE ke Polda Jatim. Kasus ini pun bergulir dengan mendatangkan saksi-saksi di pengadilan.
Setelah beberapa bulan, kelanjutan kasus pelecehan seksual ini tak terdengar. Belakangan, sosok JE kembali menjadi viral dan berujung pada penangkapan oleh pihak berwajib.
Fakta terkait kasus pelecehan seksual terdakwa JE
Berikut telah HaiBunda rangkum 5 fakta terkait kasus pelecehan dengan terdakwa bos SMA SPI Batu, Malang:
1. Terdakwa ditangkap di Surabaya
Terdakwa JE telah diamankan pihak berwajib pada Senin (11/7/22) sore. Penangkapan JE berlangsung di kawasan Citraland, Surabaya.
Di sana tim gabungan dari Kejari Batu dan Kejati Jatim dikerahkan untuk mengamankan terdakwa. JE kemudian dibawa ke Lapas Klas I Lowokwaru, Kota Malang, untuk menjalani penahanan selama 30 hari.
"Jadi kami melaksanakan penetapan penahanan dari majelis hakim selama 30 hari," kata Kepala Kejaksaan Negeri Kota Batu Agus Rujito kepada wartawan di Lapas Klas I Lowokwaru Jalan Asahan, Kota Malang, dilansir detikcom.
Menurut Agus, penangkapan berlangsung singkat. Namun, sempat ada upaya menghalangi penangkapan dari keluarga terdakwa.
Bunda, yuk download aplikasi digital Allo Bank di sini. Dapatkan diskon 10 persen dan cashback 5 persen.
Simak juga kata psikolog soal bahaya KDRT, dalam video berikut:
(ank/rap)
KORBAN ADALAH SISWA SMA SPI
Halaman Selanjutnya
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
Miris, Bocah Kupang Diduga Jadi Korban Pedofilia Kapolres Ngada
Diduga Ada Sindikat, Ketua KPAI Minta Polisi Tuntaskan Kasus Ibu Cabuli Anak
Kakak Mariah Carey Gugat Ibu Sendiri Atas Tuduhan Kekerasan Seksual
Bahaya Video Call Sex, Dua Wanita Diperas Pasangannya saat Social Distancing
TERPOPULER
Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari
Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?
Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
3 Cara Membuat Tempe Goreng Tepung Renyah dan Tahan Lama Meski Sudah Dingin
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
7 Tantangan yang Bisa Dialami Bunda saat Menyusui di Usia 35+ dan Cara Mengatasinya
7 Drama Korea Cha Woo Min Terbaik Rating Tertinggi, Ada 'My Bias, My Boss'
Ternyata Kepribadian Bisa Memengaruhi Pengalaman Melahirkan, Bunda Termasuk yang Mana?
Cara Mengenali Orang yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian dari Kebiasaan Sehari-hari
Terpopuler: Potret Rumah Baru Poppy Sovia
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Review Jam Tangan Rose Gold Kristal: Nyaman Dipakai Harian?
-
Beautynesia
5 Tips Atasi Rasa Ngantuk saat Bekerja
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Pangeran William Murka Kate Middleton Diminta Ganti Ejaan Nama
-
Mommies Daily
30 Ide Lomba 17 Agustus untuk Anak TK, SD, hingga Remaja