sign up SIGN UP search


cerita-bunda

Ipar Pinjam Uang Bareng Kami, Tapi 'Kabur' Saat Kewajiban Membayar

Sahabat HaiBunda Jumat, 01 Oct 2021 18:25 WIB
Ilustrasi ipar caption
Jakarta -

HaiBunda, perkenalkan nama saya Lany. Saya dan suami menikah sudah lima tahun.

Saya berasal dari kota Bandung dan suami dari Batam. Saya baru punya anak satu yang amat sangat kami sayangi.

Bentrok saya dengan ipar dimulai karena Papa suami sakit terkena stroke. Akhirnya kami memutuskan untuk hijrah ke kota kelahiran suami di Batam.


Banner Pria Bali Jadi Supir di Kanada Bergaji BesarBanner Pria Bali Jadi Supir di Kanada Bergaji Besar/ Foto: HaiBunda/Mia Kurnia Sari

Konflik perang dingin dimulai saat memasuki babak pertama COVID-19 melanda Indonesia,. Tempat kerja suami saya terpaksa harus diliburkan dan otomatis kami enggak punya penghasilan selama karantina. Kami hanya mengharapkan sumbangan-sumbangan dari RT/RW.

Saya ingat betul, ketika suami pinjam sana-sini buat menyambung hidup. Apalagi kami memiliki anak yang masih kecil, kebutuhan popok dan susu tidak mungkin saya stop. Belum lagi orang tua yang sakit stroke yang harus dirawat.

Tiba-tiba kakak ipar saya menghubungi suami, katanya mau pinjam uang. Singkat cerita sih kakak ipar dan suaminya juga kena dampak dari pandemi ini.

Tapi kalo dipikir lagi ngapain dia minjem ke suami saya? Jelas-jelas dia juga kena dampaknya. Suami saya tipikal bukan orang yang tegaan, jadi dia kasihlah akhirnya uang hasil pinjeman dia yang dibagi dua.

Namun, setelah new normal bukannya ikut ganti bayarin uang hasil pinjaman ini, ipar malah lempeng aja kayak orang enggak ada utang. Otomatis suami saya yang bayar full semua pinjeman yang dibagi dua.

Sedangkan untuk bayar pinjaman saja kami sudah gali lubang tutup lubang. Memang sama-sama susah, tapi tolonglah jangan menyusahkan adik sendiri.

Kejadian seperti ini bukan sekali-dua kali ya, Bunda. Hampir setiap hari. Dari hal-hal kecil pun masih mengandalkan suami saya.

Ini bikin saya geram sebagai istri. Jadi jangan tanya segimana saya jengkelnya sama kelakuan ipar dan suaminya, Astagfirullah!

Adakah yang sama seperti saya?

(Bunda Lany, Batam)

Mau berbagi cerita, Bunda? Share yuk ke kami dengan mengirimkan Cerita Bunda ke [email protected] yang ceritanya terpilih untuk ditayangkan, akan mendapat hadiah menarik dari kami.

Simak juga video berikut mengenai video Widi Mulia yang baca curhatan seorang busui dipermalukan mertua. 

(ziz/ziz)
Share yuk, Bun!

Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!