HaiBunda

CERITA BUNDA

Beratnya Hidup Tanpa Ibu, Tak Ada yang Mengingatkanku Saat Marahi Si Kecil

Sahabat HaiBunda   |   HaiBunda

Jumat, 02 Dec 2022 18:32 WIB
Ilustrasi Cerita Bunda: Beratnya Hidup Tanpa Ibu/ Foto: Getty Images/iStockphoto/deepart386
Jakarta -

#HaiBunda sejak ditinggal Mama untuk selama-lamanya, udah nggak kebayang gimana hidup aku ke depannya. Ketiga anakku yang masih kecil biasanya apa-apa sama neneknya. Sekarang udah nggak ada lagi yang nyadarin aku kalau lagi marah sama anak-anak.

Sema terasa beda banget, apa-apa sendiri. Biasanya, aku nggak pernah masak, nyuci pun kadang-kadang. Sejak Mama sakit, aku melakukan semua sendiri. Hidupku berubah 180 derajat dibanding waktu ada Mama.

Sejak Mama sakit, aku nggak pernah sekalipun ninggalin kecuali kalau antar anak les atau jemput sekolah. Kalau ninggalin Mama di rumah agak lama, aku titip ke keponakan. Selama sakit, Mama nggak pernah nyusahin.


Kalau mau apa-apa Mama maunya sama aku. Mulai dari ganti diapers, perban bekas operasi bisul juga harus sama aku. Walau pun kadang hati ini ada rasa gemas, geregetan, marah, dan kesal sama Mama. :(

Sebulan pertama Mama sakit masih bisa diajak cerita. Mama masih bisa ketawa-tawa walaupun dalam posisi tiduran karena lemas banget, untuk duduk pun nggak bisa. Ya, Mama tempat aku cerita, ngegosip apa pun itu cuma sama Mama.

Kehilangan Bapak secara tiba-tiba pada 2020 lalu udah bikin hidupku berubah. Pikiranku cuma pingin nyenengin Mama sampai akhir hayatnya. Sampai akhirnya, Mama sakit tiba-tiba lemas, nggak bisa bangun.

Kami bawa Mama ke rumah sakit, digendong suamiku dari rumah ke depan gang karena saking lemasnya. Sampai di RS, bisul di bokong Mama ternyata udah menjalar, infeksi, meradang, dan harus dioperasi saat itu juga.

Tanpa pikir panjang, kita pun setuju. Mama operasi di RS dan aku menunggu di rumah karena masih punya bayi. Aku pikir Mama lemas nggak bisa duduk karena sakit akibat bisul yang meradang. Pulang ke rumah, aku yang tiap hari bersihkan luka operasi Mama.

Luka pun berangsur sembuh, mengering tapi Mama masih lemas dan nggak bisa duduk. Ada yang bilang, Mama diguna-guna dan pengobatan medis nggak akan berpengaruh. Katanya, coba panggil ustaz ke rumah.

Kami sudah panggil tiga ustaz sampai 'orang pintar', tapi sakit Mama nggak ada perubahan sedikit pun. Selama tiga bulan sakit, Mama nggak masuk makanan atau minum sedikit pun. Kalau mau minum, Mama pasti cari kantong kresek untuk muntah.

Sedih banget lihat Mama kayak gitu :( Sampai akhirnya, Mama udah nggak kuat lagi. Kita pun udah di posisi ikhlas banget melepas Mama karena kasihan badannya kurus banget.

Sekarang, Mama dan Bapak udah nggak ada. Aku cuma punya anak-anak dan suami, nggak ada lagi tempat aku curhat. Aku cuma bisa kirim doa buat almarhumah Mama dan almarhum Bapak. Semoga kalian tenang di alam sana yaaa... Alfatihah...

-Bunda E, domisili dirahasiakan-

Mau berbagi cerita juga, Bun? Yuk cerita ke Bubun, kirimkan lewat email ceritabunda@haibunda.com. Cerita terbaik akan mendapat hadiah menarik dari HaiBunda.

(muf/muf)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Sering Muntah Setelah Makan Stroberi, Anak Ini Ternyata Mengidap Tumor Otak

Parenting Nadhifa Fitrina

Diskon Tarif Tol Trans Jawa saat Mudik Lebaran 2026

Mom's Life Annisa Karnesyia

Dari X AE A-XII hingga Dia Sekala Bumi, Ini 5 Nama Anak Artis dan Pulic Figure Paling Unik

Nama Bayi Angella Delvie Mayninentha & Muhammad Prima Fadhilah

Campak pada Ibu Hamil, Ketahui Cara Mencegah dan Penanganannya

Kehamilan Annisa Karnesyia

Ibunda Vidi Aldiano Doakan Sheila Dara agar Lebih Kuat Menjalani Kehidupan

Mom's Life Nadhifa Fitrina

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Kota Unik Ini Hampir Semua Penduduknya Tinggal di Satu Gedung, Begini Kehidupan Mereka

Campak pada Ibu Hamil, Ketahui Cara Mencegah dan Penanganannya

Sering Muntah Setelah Makan Stroberi, Anak Ini Ternyata Mengidap Tumor Otak

Diskon Tarif Tol Trans Jawa saat Mudik Lebaran 2026

Dari X AE A-XII hingga Dia Sekala Bumi, Ini 5 Nama Anak Artis dan Pulic Figure Paling Unik

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK