sign up SIGN UP search


haibunda-squad

5 Tips Mencegah Biaya Melahirkan Membengkak, Yuk Bunda Simak

Muhayati Faridatun Rabu, 17 Feb 2021 18:47 WIB
Pretty Vietnamese pregnant woman planning her day caption
Jakarta -

Selama kehamilan, menjaga kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan tentu jadi hal terpenting. Ini perlu dilakukan demi kelancaran proses melahirkan yang Bunda dan suami harapkan.

Selain persiapan fisik dan mental, jangan lupa juga ya untuk memastikan kondisi finansial Bunda aman. Sebaiknya, biaya melahirkan dipersiapkan dari jauh-jauh hari, bahkan sejak Bunda dan suami memulai program hamil.

Karena dalam perjalanannya, kita tidak tahu apa yang akan terjadi selama kehamilan, hingga proses persalinan tiba. Mungkin juga ada sesuatu yang tak pernah Bunda prediksi sebelumnya, sehingga membuat biaya kehamilan dan melahirkan jadi membengkak.


Apalagi saat pandemi COVID-19, Bunda harus mengeluarkan biaya ekstra saat persalinan. Seperti diterapkan rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lain, ibu hamil wajib tes COVID-19 sebelum melahirkan, begitu juga orang yang menemani selama proses persalinan, serta tanggungan biaya APD tenaga medis yang menangani.

Meski begitu, Bumil tak boleh cemas ya. "Ini bukan waktunya untuk panik. Saya menyarankan Anda segera memotong semua pengeluaran yang tidak penting," begitu saran psikolog asal Amerika Serikat, Reggie J. Ferreira, Ph.D, dikutip dari Psychology Today.

Nah, untuk mencegah biaya melahirkan membengkak, Bunda bisa ikuti tips berikut yang HaiBunda rangkum dari What to Expect:

1. Susun anggaran yang realistis

Anggaran disusun secara menyeluruh, kebutuhan sejak awal kehamilan hingga melahirkan. Perlu ibu hamil catat, berapa kali harus kunjungan ke bidan atau dokter selama melahirkan, sekaligus biaya yang harus dikeluarkan.

Ketahui juga tes apa saja yang harus dilakukan dan berapa biayanya. Kalau ini kehamilan pertama, penting untuk mencatat semua kebutuhan bayi dan keperluan ibu menyusui.

2. Buat rencana tabungan

Bunda yang sudah punya tabungan setidaknya akan merasa lebih aman. Bagi yang belum punya, segera lah buat rencana tabungan. Diskusikan bersama suami, berapa anggaran yang akan dialokasikan untuk tabungan kehamilan. Cek juga kebutuhan mana yang bisa dipangkas agar bisa menambah nominal tabungan.

3. Cari tahu layanan prenatal

Cek lagi asuransi kesehatan yang Bunda dan Ayah punya, apakah menanggung atau tidak menanggung keseluruhan biaya melahirkan. Ini termasuk tes skrining, pilihan persalinan yakni normal atau operasi caesar, serta tes COVID-19.

4. Jangan boros

Ibu hamil kadang punya banyak keinginan membeli banyak barang, salah satunya baju hamil. Perlu diingat, kehamilan belum tentu terjadi setiap tahun. Sebaiknya tahan keinginan mengoleksi baju hamil dan belanja seperlunya saja ya, Bunda.

5. Beli perlengkapan bayi second atau sewa

Perlengkapan bayi memang banyak sekali, Bunda. Pilih lah apa saja yang benar-benar dibutuhkan, sesuaikan dengan tempat penyimpanan, dan tak mesti beli baru. Bunda bisa hunting toko yang menyediakan perlengkapan bayi second atau bekas tapi layak, atau menyewa saja lebih baik. Kalau mau lebih hemat lagi, Bunda bisa pinjam atau 'lungsuran' dari keluarga.

Nah, para bunda yang sedang hamil, sudah aman belum nih persiapan biaya melahirkan? Kalau mau menghemat bujet, yuk ikutan program HaiBunda: Dibayarin Biaya Lahiran. Bagaimana caranya dan apa hadiahnya? Lihat di halaman selanjutnya ya.

Simak juga perjuangan presenter Ivy Batuta melahirkan anak pertama di Amerika Serikat, dalam video Intimate Interview di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]

Banner Nia RamadhaniBanner Nia Ramadhani/ Foto: HaiBunda/Mia Kurnia Sari
CARA IKUTAN KUIS DIBAYARIN BIAYA LAHIRAN
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!

Rekomendasi