sign up SIGN UP search


haibunda-squad

9 Tips Anti Panik Jelang Melahirkan: Fokus hingga Berbagi Kecemasan

Muhayati Faridatun Kamis, 04 Feb 2021 17:23 WIB
Happy pregnant mother touching beautiful belly with love, smile face on bed at home. prenatal, pregnancy, motherhood, expect concept. Young pregnancy girl and baby or fetus has good health, copy space caption
Jakarta -

Hari Perkiraan Lahir (HPL) Si Kecil makin dekat? Ibu hamil biasanya sudah sibuk nih mempersiapkan berbagai kebutuhan persalinan. Biasanya campur deg-degan juga ya, Bunda? Apalagi kalau menantikan kelahiran anak pertama.

Kalau pengalaman Bubun, anak pertama lahir di usia kandungan sudah 38 minggu. Sempat panik karena beberapa minggu sebelumnya Bubun mengalami alergi. Bangun tidur, mata mendadak sembap, muncul bercak-bercak merah di leher dan kaki, gatal pula.

Heran banget karena seumur hidup Bubun enggak ada riwayat alergi. Akhirnya, hari itu juga langsung konsultasi ke dokter kandungan meski bukan jadwal kontrol. Sampai di ruang periksa, eh Bubun malah ditertawakan dokter.


"Enak kan hamil? Ada-ada saja ya," ucap dr.Achmad Mediana, Sp.OG., sambil tertawa melihat mata Bubun yang bengkak.

Setelah konsultasi dengan dokter spesialis alergi juga, diberi obat yang aman diminum ibu hamil, alergi pun sembuh dalam beberapa hari. Alhamdulillah, persiapan hingga persalinan berjalan lancar dan Bubun bisa melahirkan normal, meski prosesnya lebih dari 12 jam.

Studi National Institute of Health menunjukkan, persalinan bagi ibu yang baru pertama kali melahirkan saat ini membutuhkan waktu 2,6 jam lebih lama daripada 50 tahun lalu. Supaya mengurangi kecemasan dan persalinan Bunda lebih menyenangkan, simak tips berikut ya.

1. Ikut kelas kehamilan

Ibu hamil disarankan ikut kelas kehamilan sedini mungkin, yakni saat kandungan memasuki trimester kedua. Cari informasi lebih banyak tentang persalinan dan enggak sungkan bertanya ke dokter.

"Anda tentu tidak ingin tiba di rumah sakit tanpa mengetahui apa yang terjadi," kata perawat praktisi Lynette Miya, MN, RNP, dari California, Amerika Serikat (AS), dilansir Parents.

2. Fokus dan temukan kekuatan

Dijelaskan instruktur yoga prenatal bersertifikat dari Boston, AS, Carmela Cattuti, L.P.N., hal terpenting yang harus dipelajari ibu hamil sebelum melahirkan adalah bagaimana memusatkan perhatian atau fokus.

"Ini juga memperkuat seluruh tubuh, meningkatkan kelenturan, dan menambah stamina, juga membantu pikiran lebih rileks," ujarnya.

3. Hindari berita negatif

Ibu hamil harus bijak memfilter kabar atau berita yang akan dibaca. Pasalnya, ini bisa memengaruhi alam bawah sadar dan mengganggu mental selama persalinan. Pikiran negatif bisa membuat ibu hamil stres, sehingga meningkatkan rasa sakit.

Jadi, sebaiknya ibu hamil menghindari semua berita buruk, baik di media elektronik, internet, hingga media sosial. Lindungi diri Bunda agar persalinan terasa lebih nyaman.

Tips selanjutnya bisa Bunda baca di halaman berikutnya ya. Ada hadiah menarik menanti lho!

Simak juga penjelasan tentang manfaat ibu hamil sering mengepel, dalam video di bawah ini:

[Gambas:Video Haibunda]

Banner Ayah Dewi Sandra MualafFoto: Mia Kurnia Sari
Tips anti panik jelang melahirkan
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!

Rekomendasi