sign up SIGN UP search


haibunda-squad

Tips Menumbuhkan Cinta Bagi Bunda & Suami Usai Hadapi Krisis Rumah Tangga

Annisa Afani   |   Haibunda Rabu, 02 Feb 2022 21:55 WIB
Cropped shot of a young couple sitting on sofa compassionately holding hands in self isolation during Covid-19 health crisis caption
Jakarta -

Enggak terasa, saat ini kita sudah memasuki bulan kasih sayang ya, Bunda. Sebentar lagi, ada perayaan Valentine yang cocok jadi momen baik bagi Bunda dan suami untuk kembali menumbuhkan cinta usai terjadi krisis rumah tangga.

Beberapa Bunda mungkin berpikir, 'Kira-kira masih pantas kah memberikan surprise untuk suami di Hari Valentine?'. Menjawab pertanyaan tersebut, sebetulnya kita enggak ada salahnya untuk mencoba, lho.

Menurut Psikolog Elizabeth Santosa, M.Psi., hal tersebut penting untuk dilakukan. Apalagi jika Bunda dan suami benar-benar sedang berjuang memperbaiki situasi usai krisis rumah tangga.


"Menurut saya masih perlu, kenapa? Yang namanya gelora cinta, harus diperjuangkan. Tidak otomatis seperti masa-masa bulan madu," katanya dalam Live IG HaiBunda, Rabu (2/2/2022).

"Lama-lama akan pudar jika rasa cinta, gelora asmara, kalau enggak diusahakan. Jadi menurut saya, why not? Di hari kasih sayang ini, kita juga bisa kasih surprise (sebagai upaya untuk memulai) buat ayah," sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, wanita yang akrab disapa Miss Lizzy ini juga ungkap bahwa kita perlu memahami makna hubungan atau relationship, Bunda. Sebab jika hal tersebut dipenuhi, Bunda akan lebih mudah melewatinya karena pasti sudah mencintai diri sendiri terlebih dahulu.

"Kalau menurut Miss Lizzy, ya. Apapun itu, baik sedang sendiri, tak bersama, pernikahan ke-1, ke-2, atau pernikahan serta hubungan dalam bentuk apapun, intinya adalah pelajaran kita dan pemaknaan kita sama relationship."

"Kita itu harus cinta sama diri sendiri dahulu. Kalau kita penuh cinta, mencintai pasangan mudah, tapi kita bukan jadi budak," tuturnya.

Selain itu, jika ada masalah pun, tiap pasangan perlu saling berupaya untuk menyelesaikannya. Perlu usaha dua orang untuk saling melengkapi dan kembali ke tujuan bersama.

"Kita jadi satu pasangan yang sederajat, diciptakan oleh Yang Maha Kuasa untuk saling melengkapi," katanya.

Nah, Bunda, kita juga perlu mengambil sikap yang bijak saat ada ketegangan dengan pasangan. Jika memiliki masalah dengan Ayah, cobalah untuk saling mengingatkan dan untuk menempatkan diri, terutama bila ada anak. Mengapa?

Alasannya karena saat Bunda dan Ayah memiliki masalah, sebetulnya anak turut merasakan. Untuk Bunda ketahui, anak sangat sensitif dengan hal-hal ini. Berapapun usianya, mereka akan tahu jika kedua orang tuanya dalam kondisi yang enggak baik.

"Anak itu sangat sensitif, walau kita tak maki-maki pasangan di depan anak, anak tetap tahu, anak tetap merasakan ketegangan yang sama. Jadi, emosi itu tidak kenal usia."

"Berapapun usia anak, mereka itu sensitif. Diam-diaman pun mereka bisa tahu, lho," tuturnya.

Oleh sebabnya, jika Bunda dan Ayah berada fase ini, yuk segera diselesaikan bersama-sama. Di kesempatan ini, Miss Lizzy juga bagikan tips andalan lainnya.

Tips kali ini soal love language atau bahasa cinta. Katanya, ini sangat penting dan memiliki peran yang kuat dalam keharmonisan rumah tangga.

"Penting banget, kalau enggak tahu love language pasangan itu seperti meraba-raba dalam gelap. Peluk salah, siapapun makan siang salah, ternyata sukanya ditemani."

"Nah dengan tahu bahasa cintanya pasangan, jadi lebih mudah sampai ke hatinya. Jadi impact-nya besar banget untuk kelanggengan, romantisme di rumah tangga," katanya lagi.

Jadi bagaimana, Bunda? Siap untuk kembali menumbuhkan cinta usai hadapi krisis rumah tangga dengan suami? Semoga informasi ini bermanfaat, ya!

Bunda, simak tips atur waktu di tengah mengurus anak dan pekerjaan ala Bunda Ankatama dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/som)
Share yuk, Bun!
Bunda sedang hamil, program hamil, atau memiliki anak? Cerita ke Bubun di Aplikasi HaiBunda, yuk!
Rekomendasi
Ayo sharing bersama HaiBunda Squad dan ikuti Live Chat langsung bersama pakar, Bun! Gabung sekarang di Aplikasi HaiBunda!