sign up SIGN UP search


kehamilan

Istri Denny Cagur Hamil Ektopik, Yuk Kenali Ciri-cirinya

Asri Ediyati Sabtu, 29 Dec 2018 12:55 WIB
Kabar duka dari istri Denny Cagur, Shanty. Ia mengalami kehamilan ektopik. Berikut ciri-cirinya yang perlu Bunda tahu. caption
Jakarta - Denny Cagur tengah dilanda kabar duka. Sang istri, Shanty, mengalami kehamilan ektopik. Dilansir detikcom, Shanty mengungkapkan usia kandungannya saat itu empat minggu. Sempat mengecek kehamilan lewat test pack dan ke dokter. Ternyata dokter menyatakan jika kehamilannya di luar rahim.

"Sempat kemarin hamil di test pack, terus pas dicek, hamil ektopik. Jadi ada hamil di luar kandungan. Si janinnya itu malah diam di salurannya nggak ada di rahim. Jadi harus diangkat. Macam-macam sih penyebabnya bisa karena pelengketan di salurannya," kata Shanty dalam tayangan stasiun televisi swasta.

Diakui Shanty, ia tak merasakan sakit saat mengalami kehamilan ektopik. Dia bersedih karena ternyata dokter harus melakukan tindakan terhadap janinnya.


"Nggak ngerasain sakit. Diperiksa ke dokter pas di USG nggak kelihatan, USG ke dalam terlihat ada di saluran yang kanan. Sempat stress dan deg-degan," ungkapnya.

[Gambas:Instagram]


Sebagai suami, Denny setia mendampingi Shanty melewati masa-masa sulit itu. Denny selalu menguatkan Shanty untuk rela kehilangan janin yang dikandung.

"Sedih tapi itu jalannya. Kita serahkan ke yang terbaik, ke tim dokter keputusan terbaiknya. Memang harus diberi tindakan medis untuk dikeluarin," kata Denny.

Kehamilan ektopik yang dialami istri Denny Cagur biasa disebut juga sebagai hamil di luar kandungan. Hal ini terjadi karena pembuahan tak bisa mencapai rahim atau macet dan menetap di saluran telur.

Menurut dr Kanadi Sumapraja, SpOG, MSc di awal-awal kehamilan, nggak ada tanda khusus seorang perempuan hamil di luar kandungan dengan yang normal. Tanda-tandanya tetap sama seperti terlambat menstruasi, mual, morning sickness dan pada tes kehamilan juga menunjukkan tanda positif.

"Kehamilan di luar kandungan hanya bertahan selama 5-10 minggu saja. Kehamilan seperti ini tidak bisa diselamatkan sehingga sering dikatakan keguguran," kata dr Kanadi.

Ketika jaringan dari embrio yang masuk ke dalam saluran telur makin berkembang, akan membuat saluran telur membesar. Kondisi ini akan menyebabkan dinding dari saluran telur tersebut melemah dan bisa menyebabkan pecahnya saluran telur yang ditandai dengan perdarahan.

Kemudian dikutip dari Mayo Clinic, ciri hamil ektopik antara lain:

1. Rasa nyeri yang hebat di perut bawah

2. Terjadi perdarahan atau ada bercak-bercak perdarahan.

3. Pundak pegal karena darah mengumpul di abdomen dan panggul.

4. Sering pusing ekstrem atau bahkan pingsan.

Nah, Bunda yang tengah merasakan gejala yang sama segera kunjungi dokter kandungan ya!

(aci/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi