HaiBunda

KEHAMILAN

Dear Suami, Pahami Penyebab Ibu Hamil Jadi Lebih Baper

Dwi Indah Nurcahyani   |   HaiBunda

Senin, 04 Feb 2019 08:02 WIB
Penyebab ihu hamil baper/ Foto: iStock
Jakarta - Merasa lebih emosional dan baper saat hamil, Bun? Bunda nggak sendiri nih, karena banyak ibu hamil yang juga merasakan hal sama. Dalam kondisi tersebut, ketidaknyamanan mungkin akan dirasakan selama kehamilan ya, Bun.

Perubahan suasana hati yang naik turun merupakan hal normal. Kondisi ini terjadi karena faktor hormonal yang berubah dengan cepat. Nggak heran deh kalau situasi emosional Bunda jadi seperti 'yoyo' setiap harinya.

Melansir Very Well Family, disebutkan jika tingkat estrogen saat hamil memang melonjak lebih dari 100 kali, khususnya pada 12 minggu pertama kehamilan. Selain itu, hormon progesteron juga meningkat cepat selama kehamilan, terutama selama tiga bulan pertama. Hormon estrogen biasanya dikaitkan dengan energi sementara progesteron berasosiasi dengan relaksasi, Bun.



Selain faktor hormonal, tigkat emosi Bunda juga disebabkan berbagai hal di luar faktor hormonal, seperti dikatakan Dr Frank Ling, profesor dan chairman obstetri dan ginekologi di University of Tennessee, dikutip dari laman WebMd. Salah satu yang paling sering dirasakan yaitu rasa khawatir berlebihan, betul nggak nih?

Biasanya, kekhawatiran yang dirasakan ibu hamil berkutat seputar proses kehamilan, serta peran barunya sebagai ibu kelak. Tak dipungkiri, transformasi menjadi seorang ibu mendatangkan beberapa kehawatiran, bagi banyak ibu hamil. Diantaranya tentang kesehatan bayinya, perubahan tubuh, kemampuan menjadi ibu, dan seterusnya.

"Keibuan sesungguhnya merupakan transformasi yang permanen,"kata Deborah Issokson, psikolog di Boston yang berspesialisasi dalam kesehatan mental perinatal.

Walau menjadi transformasi yang permanen, Deborah mengatakan, proses transformasi tersebut merupakan perjalanan yang dahsyat. Mungkin, alasan itulah yang tanpa disadari menimbulkan kecemasan pada ibu hamil.

Ibu hamil jadi baper/ Foto: Istock


Meski demikian, Deborah menyarankan para ibu hamil untuk menjalani transformasi tersebut dengan penuh kenyamanan. "Sebaiknya transormasi tersebut tidak dibarengi dengan hadirnya kecemasan, kekhawatiran, penyesalan, ambivalensi, dan lainnya. tu merupakan dahsyatnya perjalanan yang sedang Anda jalani,"katanya.

Bunda, ketika kondisi tersebut begitu mengganggu, salah satu solusi terbaik yang bisa Bunda lakukan ialah mencari sosok terdekat untuk berbagi perasaan. Bunda dapat mengungkapkan kekhawatiran yang Bunda rasakan tersebut kepada suami. Atau, Bunda juga bisa berbagi dengan teman, sahabat, dan anggota keluarga. Intinya, ada orang yang mendengarkan kekhawatiran Bunda sehingga tidak merasa terbebani seorang diri. Tetap semangat dan sehat selalu ya, Bun!

(rap/rap)

TOPIK TERKAIT

ARTIKEL TERKAIT

TERPOPULER

Gaya OOTD Ameena & Azura Anak Aurel Hermansyah Sering Pakai Baju Kembar, Intip Potretnya

Parenting Nadhifa Fitrina

Rumah Cella 'Kotak' di Yogyakarta, Estetik nan Adem Berpemandangan Hamparan Sawah

Mom's Life Nadhifa Fitrina

Tingkat Kesuburan Perempuan Lebih Tinggi dari Laki-laki? Ini Faktanya Menurut Penelitian

Kehamilan Annisa Karnesyia

Mengenal Ciri-Ciri Pola Asuh Permisif, Apa Bunda Termasuk?

Parenting Asri Ediyati

5 Fakta tentang Momen Pertama Anak yang Penting Diketahui Orang Tua

Parenting Ratih Wulan Pinandu

REKOMENDASI
PRODUK

TERBARU DARI HAIBUNDA

Intip Nasib Terkini Neverland, 11 Tahun Setelah Michael Jackson Meninggal

Gaya OOTD Ameena & Azura Anak Aurel Hermansyah Sering Pakai Baju Kembar, Intip Potretnya

Tingkat Kesuburan Perempuan Lebih Tinggi dari Laki-laki? Ini Faktanya Menurut Penelitian

Mengenal Ciri-Ciri Pola Asuh Permisif, Apa Bunda Termasuk?

Rumah Cella 'Kotak' di Yogyakarta, Estetik nan Adem Berpemandangan Hamparan Sawah

FOTO

VIDEO

DETIK NETWORK