sign up SIGN UP search


kehamilan

Perjuangan Syahnaz Sadiqah Saat Hamil, Tiap Hari Suntik Pengencer Darah

Yuni Ayu Amida Rabu, 01 Jan 2020 19:47 WIB
Saat hamil, setiap hari Syahnaz Sadiqah harus jalani suntik pengecer darah. Ia selalu meringis kesakitan saat perutnya disuntik. caption
Jakarta - Tidak berapa lama lagi, Syahnaz Sadiqah akan melahirkan bayi kembarnya. Tapi ternyata, banyak perjuangan yang masih harus Syahnaz jalani jelang hari kelahiran, salah satunya suntik pengencer darah.

Lewat unggahan di channel YouTube Jeje & Nanas, adik Raffi Ahmad ini mengaku harus menjalani suntik dan minum obat setiap hari. Rutinitas tersebut dilakukan sebelum tidur.


"Sekarang mau suntik, suntik pengencer darah. Ini masih ada sampai 7 suntik, ini untuk stok 7 hari ke depan," ujar Syahnaz.


Dalam tayangan tersebut, sang suami, Jeje 'Govinda' tampak hati-hati menyuntik bagian perut kanan sang istri. Syahnaz yang disuntik terlihat meringis berusaha menahan sakit.

"Aduh guys, jadi aku tuh udah repot banget, jadi aku tuh udah enggak bisa tiduran, enggak bisa duduk, aku enggak tahu sakit banget sih perut bawahnya kalau miring, kayak ada seratus pisau, aduh sakit banget," ujar Syahnaz, sembari merintih kesakitan.

Perjuangan Syahnaz Sadiqah Jelang Lahiran, Tiap Hari Suntik Pengencer DarahPerjuangan Syahnaz Sadiqah Jelang Lahiran, Tiap Hari Suntik Pengencer Darah/ Foto: Instagram


Kata Syahnaz, setiap malam dia memang harus minum obat dan disuntik. Dan setiap disuntik, dia selalu merasa sakit dan perih.

"Rutinitasku tiap malam, minum obat segitu banyak terus suntik, ini tuh si suntiknya tuh ya, pas obatnya masuk kayak nyus sakit banget, lebih ke perih sih," jelasnya.

Seperti yang dilakukan Syahnaz, suntik pengencer darah saat hamil biasanya dilakukan karena terjadi pengentalan darah. Kata dr.Anggia M Lubis, Sp.OG, dari Morula IVF Indonesia, hal ini memang kerap terjadi. Di samping itu, hamil dengan pengentalan darah tidak hanya ditemukan pada perempuan yang menjalani program bayi tabung saja, tapi bisa pada kehamilan normal lainnya.

"Ini harus dideteksi dini. Kalau terlambat dideteksi, di awal kehamilan bisa mengakibatkan keguguran. Sedangkan di akhir kehamilan bisa mengakibatkan kelahiran prematur. Atau bisa juga lahir cukup bulan tapi berat badan lahir rendah sehingga butuh perawatan," papar Anggia.

Untuk kasus pengentalan darah ringan, pasien bisa diberi obat oral. Sedangkan pada kasus yang berat, diberi obat melalui suntikan.

"Penyebabnya bisa infeksi dan endometriosis. Kalau bicara infeksi itu kan bisa kapan saja. Mungkin di kehamilan anak pertama nggak ada infeksi, sehingga enggak mengalami pengentalan darah," terang Anggia.


Simak juga pijatan lembut sebelum melahirkan dalam video ini:

[Gambas:Video Haibunda]

(yun/muf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi