Sign Up search


kehamilan

Tentang Darah Nifas yang Keluar Setelah Mengalami Keguguran

Kinan Selasa, 17 Mar 2020 16:39 WIB
Tentang Darah Nifas yang Keluar Setelah Mengalami Keguguran caption
Jakarta - Nifas merupakan darah yang keluar disebabkan oleh adanya kelahiran anak. Hukum darah nifas sama seperti hukum haid. Termasuk hal-hal yang diperbolehkan atau diharamkan, Bun. Ini karena pada dasarnya nifas adalah darah haid yang tertahan karena proses kehamilan.

Dikutip dari buku Fiqih Wanita yang ditulis oleh Syaikh Kamil Muhammad, takaran maksimal bagi keluarnya nifas adalah 40 hari. Hal ini diriwayatkan dari Ummu Salamah, "Pada masa Rasulullah, para wanita yang sedang menjalani masa nifas menahan diri selama 40 hari atau 40 malam." (HR Abu Dawud dan At-Tirmidzi).




Pada riwayat keguguran, apabila janin yang berada dalam kandungan Bunda sudah berbentuk manusia, maka darah yang keluar setelahnya termasuk nifas.

Tetapi jika janin yang keluar belum berbentuk manusia, maka darah setelahnya tidak dikategorikan sebagai nifas, namun dianggap sebagai darah kotor yang tidak menghalangi kewajiban salat dan puasa.

ilustrasi nifasilustrasi nifas/ Foto: Thinkstock
Nah, menurut para ulama waktu minimal bagi janin terbentuk menjadi manusia sempurna yaitu 81 hari, atau setidaknya sekitar 90 hari.

Untuk masa berlangsungnya nifas, tidak ada batas minimalnya, Bun. Jika wanita melahirkan, lalu tidak lama kemudian darah nifasnya berhenti, maka ia berkewajiban salat, puasa dan ibadah lainnya. Sementara itu, batas maksimalnya adalah 40 hari, ya.



Yang pasti, selama masa nifas, membaca doa, dzikir dan mendengarkan bacaan Alquran.

Style baju kerja saat hamil cek di video ini.

[Gambas:Video Haibunda]

(rdn/rdn)
Share yuk, Bun!
Artikel Terkait

Rekomendasi