sign up SIGN UP search


kehamilan

7 Tips Mengatasi Morning Sickness, Hirup Aroma Segar hingga Rebahan

Asri Ediyati Rabu, 06 May 2020 07:00 WIB
ilustrasi morning sickness caption
Jakarta - Sekitar 70 persen wanita mengalami mual di awal kehamilan dan sekitar 50 persen mereka mengalami muntah. Hal ini diungkap oleh Dr.Marjorie Greenfield, ob-gyn dan penulis buku The Working Woman's Pregnancy Book.

"Ini sangat, sangat umum, tetapi juga sangat bervariasi. Banyak orang sakit sepanjang hari, sebagian besar sakit pada malam hari, dan yang lain sakit jika mereka kurang tidur," kata Greenfield, dikutip dari Parents.


Morning sickness dapat terjadi sejak enam minggu menuju kehamilan dan cenderung memuncak sekitar minggu kedelapan dan kesembilan, menurut Greenfield. Untuk mengatasinya, Bunda bisa ikuti tujuh tips berikut ini:


1. Tunda pekerjaan

Punya kerjaan di pagi hari dan hanya menambah mual? Disarankan untuk menundanya dahulu, Bunda. Bahkan lebih baik, Dr.Marjorie Greenfield menyarankan cuti selama minggu ketujuh atau kedelapan, ketika morning sickness umumnya mulai memuncak.

2. Hirup aroma menyegarkan

"Morning sickness sering dikaitkan dengan bau," kata Miriam Erick, seorang ahli gizi senior dan ahli gizi di Brigham and Women's Hospital di Boston, dan penulis Managing Morning Sickness: A Survival Guide for Pregnant Women.

"Estrogen adalah hormon yang bertanggung jawab untuk indera penciuman, dan jika Anda adalah orang yang memiliki hormon estrogen tinggi, Anda memiliki hidung 'radar kehamilan'. Bau busuk, bau, Anda tidak dapat melarikan diri dari, dan aroma yang kuat akan membuat Anda mual," sambungnya.

Jadi saat Bunda tidak bisa membuka jendela atau berjalan menjauh dari bau, cobalah menghirup aroma segar. Bawalah sebotol ekstrak lemon atau setangkai rosemary segar, dan hirup aromanya saat dibutuhkan.

3. Tetap terhidrasi

PentingĀ ibu hamil untuk tetap terhidrasi. Ini karena semakin dehidrasi, Bunda bakal semakin mual. Agar tetap terhidrasi, cobalah berbagai trik. Erick telah menemukan bahwa bagi sebagian wanita, camilan asin seperti keripik kentang dan keju bisa menenangkan perut dan memicu rasa haus.

Bisa juga menyeruput air es. "Suhu membuat perbedaan. Jika minuman bersuhu sedang (hangat), kadang-kadang membuat orang muntah," ujar Erick.
Ilustrasi hamil mudaIlustrasi hamil muda/ Foto: iStock

4. Konsumsi makanan yang membangkitkan selera

Meski mual, Bunda diwajibkan konsumsi makanan. Namun, konsumsilah makanan yang membangkitkan nafsu makan. "Jika Anda khawatir tentang mendapatkan nutrisi yang cukup, cobalah sup ayam, yang akan membantu menghidrasi Anda dan memberi Anda kalori," saran Mehmet Oz, MD.

Oz juga menyarankan konsumsi lebih banyak makanan dingin, dalam arti sudah tidak panas lagi. Ini karena makanan panas dapat memicu mual karena makanan panas lebih mungkin memiliki aroma daripada makanan dingin.

5. Konsumsi makanan dalam jumlah sedikit

"Ketika perut Anda kosong, asam lambung tidak ada yang bisa dimakan kecuali perut Anda, menambah mual. Di sisi lain, makan terlalu banyak dapat membebani sistem pencernaan, juga menyebabkan berhenti. Menjaga perut Anda sedikit penuh semua siang dan malam adalah pertahanan terbaik untuk melawan (morning sickness)," kata Heidi Murkoff, penulis buku What to Expect When You're Expecting.

6. Konsumsi jahe untuk redakan mual

Jahe telah lama disebut-sebut sebagai penenang lambung, dan penelitian menunjukkan bahwa jahe dapat membantu meredakan mual. Coba tambahkan irisan tipis jahe ke dalam air panas atau teh, atau sari jahe. Kalau Bunda merasa mual minum teh, bisa konsumsi permen jahe.

7. Rebahan

Terkadang solusi terbaik adalah yang paling sederhana. Cobalah Bunda untuk rebahan, tutup mata, tarik napas panjang, dan beristirahat. Banyak dokter dan ibu yang berpengalaman mengatakan bahwa tidur adalah cara yang bagus untuk 'melarikan diri' dari morning sickness.


Simak juga penjelasan dokter tentang boleh tidaknya ibu hamil konsumsi nanas:

[Gambas:Video Haibunda]



(aci/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi