KEHAMILAN
5 Kesalahan Saat Menggunakan Test Pack Kehamilan
Yuni Ayu Amida | HaiBunda
Rabu, 27 May 2020 12:22 WIBKehamilan merupakan sesuatu yang ditunggu setiap pasangan menikah, terutama yang sangat mengharapkan kehadiran momongan. Nah, hanya saja, kadang wanita kerap tidak sadar bahwa dirinya hamil. Itu sebabnya perlu melakukan tes kehamilan.
Salah satu cara untuk melakukan tes kehamilan adalah dengan menggunakan alat test pack, Bunda. Disampaikan dr.Khanisyah Erza Gumilar, Sp.OG, dari RSUD Dr Soetomo Surabaya, test pack atau alat tes kehamilan yang beredar di pasaran merupakan alat yang berfungsi mendeteksi seorang wanita hamil atau tidak. Penggunaannya pun sangat praktis dan memiliki akurasi tinggi.
"Sifat metode pemeriksaan ini adalah semi-kuantitatif, dengan mengukur kadar BHcG dalam air kencing. Disebut semi kuantitatif karena hasil akhir biasanya berupa positif hamil (dua garis) dan negatif (satu garis), walaupun sebenarnya nilai negatif dan positif adalah suatu rentangan atau range kadar BHcG yang mampu dideteksi oleh alat tersebut," tutur Erza, dikutip dari detikcom.
Erza tidak menampik bahwa tingkat akurasi test pack sangatlah tinggi, bahkan ada yang mengklaim mendekati 99 persen. Hanya saja, perlu diingat bahwa tanda pasti hamil adalah ditemukannya kantong kehamilan.
Lebih lanjut, berikut ini 5 kesalahan yang kerap terjadi saat menggunakan test pack kehamilan, dilansir Very Well Family.
1. Terlalu cepat melakukan test pack
Ini bisa jadi situasi yang sangat membingungkan, Bunda. Biasanya, kita harus menunggu sampai hari kita melewatkan menstruasi untuk kemudian melakukan tes kehamilan. Namun saat ini, banyak test pack di pasaran yang mengatakan valid, bahkan sebelum kita melewatkan menstruasi.
Masalahnya, tidak semua orang memiliki kadar hormon hCG yang sama dalam urine mereka. Ini adalah salah satu penyebab paling umum dari kesalahan melakukan tes kehamilan. Jika seperti ini, maka kesalahan bukan terletak pada alat, melainkan waktu melakukan pengecekan.
2. Tidak menunggu cukup lama untuk membaca hasil
Sebagian besar tes kehamilan di rumah disertai instruksi yang sangat eksplisit. Alat test pack ini akan memberi tahu kita jangka waktu harus menunggu untuk membaca hasil tes.
Saat urine mengalir melalui jendela indikator, mungkin terlihat seperti dua garis atau ada tanda plus. Ini bukan berarti bahwa kita hamil, melainkan artinya tes tersebut berhasil.
Yang harus kita lakukan adalah menunggu hingga akhir waktu yang diberikan dalam instruksi untuk membaca tes, biasanya satu atau dua menit. Gunakan pengatur waktu jika ingin hasil akurat.
3. Menunggu terlalu lama untuk membaca hasil
Menunggu terlalu lama ini merupakan kebalikan dari masalah sebelumnya. Ini biasanya terjadi paling sering saat melakukan tes pertama di pagi hari. Biasanya instruksi akan memberi tahu bahwa kesempatan untuk membaca tes adalah sekitar lima menit.
Setelah titik ini, tes bisa terus bekerja dan mungkin terlihat seperti positif lemah. Namun sebenarnya, tidak ada hCG terdeteksi dalam urine. Biasanya kalau sudah terlalu lama, hasilnya pun tidak akurat, Bunda.
4. Tidak percaya hasil tes positif
Sebenarnya sangat sedikit contoh di mana tes kehamilan positif salah. Penyebab paling umum dari kesalahan tes kehamilan adalah karena kesalahan pengguna dan bukan alat tes itu sendiri. Kalau mendapati tes kehamilan positif, kita harus menganggap kita hamil dan bertindaklah secara sesuai.
Jika hasil positif tapi ternyata tidak hamil, kemungkinan besar Bunda mengalami kehamilan kimiawi atau keguguran sangat dini. Kehamilan kimiawi mampu menghasilkan hCG cukup untuk mengubah tes kehamilan jadi positif, tapi setelahnya bisa saja keguguran terjadi tidak lama kemudian.
5. Tidak menindaklanjuti tes negatif
Jika Bunda menerima hasil negatif, lalu telat haid, Bunda perlu melakukan tes ulang. Alasannya, bisa jadi tubuh memerlukan waktu untuk menghasilkan jumlah hCG yang terdeteksi dalam urine. Ini artinya, tes negatif belum tentu negatif. Mungkin hanya terlalu dini untuk tes tersebut jadi positif.
Simak juga cara aman cegah kehamilan untuk ibu menyusui dalam video ini:
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
5 Cara Tes Kehamilan Tanpa Test Pack, Bisa Gunakan Gula Hingga Odol
Hasil Test Pack Samar, Apa Sudah Pasti Hamil?
4 Cara Menggunakan Test Pack dengan Benar, Bunda Harus Tahu
Hindari 5 Kesalahan Saat Melakukan Tes Kehamilan agar Hasilnya Akurat
TERPOPULER
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
200 Pertanyaan Lomba Cerdas Cermat seputar Kemerdekaan 17 Agustus 2026, Soal Tingkat SD-SMP
REKOMENDASI PRODUK
5 Wajan & Panci untuk Kompor Listrik Induksi, Awet & Anti Lengket
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Rekomendasi Susu UHT untuk Ibu Hamil
Amrikh PalupiREKOMENDASI PRODUK
7 Aksesori Anak untuk Karnaval Kemerdekaan 17 Agustus, Bikin Makin Gemas
Annisa KarnesyiaREKOMENDASI PRODUK
7 Panci MPASI yang Bagus & Aman untuk Bayi
Amira SalsabilaREKOMENDASI PRODUK
7 Antena TV Digital Terbaik untuk Daerah Susah Sinyal, Mulai dari Rp80 Ribuan!
Amira SalsabilaTERBARU DARI HAIBUNDA
Ciri Kepribadian EQ Tinggi yang Membedakannya dari Kebanyakan Orang Menurut Psikologi
Mengenal Apa Itu Gummy Bear Mom, Pola Asuh yang Tidak Batasi Makanan Anak Secara Ketat
5 Potret Menggemaskan Arya Anak Anggika Bolsterli yang Baru Ultah Pertama
7 Cara Mengenali Atasan dengan EQ Tinggi dari Sikapnya di Tempat Kerja
5 Kebiasaan Ini Bisa Melatih Kecerdasan EQ di Tempat Kerja
FOTO
VIDEO
DETIK NETWORK
-
Rekomendit
Cabin Hotel di Pulau Payung Kepulauan Seribu, Tawarkan Aktrasi Wisata Seru
-
Beautynesia
4 Tanda Kalau Otak Butuh Istirahat
-
Female Daily
Boleh Nggak Pakai Retinol Saat Sedang Jerawatan? Ini Jawabannya!
-
CXO
Turnamen Voli SBY Cup 2026 di Magelang 13-17 Mei, Ada LavAni-Samator
-
Wolipop
Meghan Markle Pakai Anting Putri Diana Saat Momen Langka dengan Pangeran Harry
-
Mommies Daily
10 Kreasi dari Sedotan untuk Anak SD, Murah, Seru, dan Edukatif