sign up SIGN UP search


kehamilan

Perawatan dan Tanda Awal Kehamilan dengan Diabetes Gestasional

Kinan Rabu, 22 Jul 2020 11:18 WIB
A portrait of pregnant young woman indoors at home, feeling tired. caption
Jakarta -

Ada beberapa keluhan dan kondisi umum yang dialami ibu hamil, di antaranya diabetes. Diabetes saat hamil secara medis lebih sering disebut sebagai diabetes gestasional.

Dilansir Web MD, belum tentu sebelumnya punya riwayat diabetes, kondisi ini justru lebih sering dialami ibu hamil yang sebelumnya tidak memiliki masalah gula darah tinggi.

Ya, diabetes gestasional seringkali terdiagnosis selama kehamilan pada wanita yang sebelumnya tidak memiliki riwayat diabetes. Ini terjadi ketika pankreas gagal menghasilkan insulin yang cukup untuk mengatur gula darah secara efisien.


"Hormon yang diproduksi oleh plasenta membuat wanita pada dasarnya resisten terhadap insulinnya sendiri," ungkap Patricia Devine, MD, dari New York-Presbyterian Hospital di New York City, dikutip dari Parents.

Komplikasi kehamilan serius akibat diabetes gestasional termasuk preeklampsia (kondisi tekanan darah tinggi serius yang bisa berakibat fatal), persalinan prematur, dan persalinan bayi yang kelebihan berat badan.

Beberapa tanda awal kehamilan dengan diabetes gestasional pun perlu diperhatikan, supaya bisa mendapatkan perawatan yang tepat dari dokter. Jika benar terdiagnosis, Bunda perlu menjaga gaya hidup sehat selama kehamilan.

Midsection of male doctor checking pregnant woman's blood pressure in hospitalIlustrasi ibu hamil/ Foto: Getty Images/iStockphoto/AndreyPopov

Tanda awal kehamilan dengan diabetes gestasional biasanya tidak terlalu bisa dirasakan, sehingga perlu dilakukan tes gula darah rutin.

Namun jika kadar gula darah sudah terlampau tinggi, beberapa keluhan bisa juga Bunda rasakan. Misalnya seperti cepat lapar, frekuensi dan porsi makan bertambah, lebih sering buang air kecil dan mudah lelah.

Beberapa tanda ini seringkali dianggap umum oleh ibu hamil, sehingga sulit dideteksi sebagai diabetes gestasional. Tak ada salahnya Bunda berkonsultasi ke dokter guna mendapatkan pemeriksaan yang lebih lengkap.

Jika sudah terlanjur terdiagnosis diabetes gestasional, jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan ya, Bunda. Salah satunya dengan diet rendah gula. Hindari terlalu banyak mengonsumsi makanan dan camilan manis, seperti es krim dan permen.

Hindari juga makanan dan minuman kemasan yang biasanya mengandung tinggi gula. Ini diam-diam bisa membuat tingkat gula darah Moms naik, lho.

Selain itu, jangan lupa untuk tetap rutin berolahraga selama kehamilan ya, Bunda. Tak perlu yang berat dan tak harus di luar rumah, bisa dengan cara sederhana seperti senam hamil.

Saat ini sudah banyak video senam hamil tersedia di berbagai platform dan media sosial. Jadi, tak ada alasan untuk tetap aktif bergerak selama hamil.

Simak juga ciri hamil dilihat dari perubahan kulit:

[Gambas:Video Haibunda]



(som/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi