sign up SIGN UP search


kehamilan

Mitos atau Fakta: Buah Zuriat Bisa Mempercepat Kehamilan?

Dwi Indah Nurcahyani Jumat, 31 Jul 2020 12:45 WIB
Young pregnant woman lying in bed at home Ilustrasi buah zuriat untuk program hamil/ Foto: iStock
Jakarta -

Pasangan yang sedang menanti-nanti buah hati, biasanya mencoba berbagai cara agar bisa cepat hamil. Termasuk mengonsumsi buah zuriat nih. Benarkah buah yang satu ini ampuh untuk mendapatkan kehamilan?

Memperbanyak buah dan sayuran memang disarankan untuk wanita yang sedang program hamil. Asupan gizi harus seimbang sebagai salah satu upaya memperoleh kehamilan.

"Buah-buahan memang sehat dan bergizi sehingga penting dijadikan asupan terbaik," ujar Dr.Sadhna Singhal, Senior Consultant Gynaecologist, dikutip dari laman FoodNdtv.


Dr.Sadhna mengingatkan, dalam mengonsumsi buah-buahan sebaiknya dalam kondisi yang sudah dicuci dengan benar. Kehadiran pestisida, lumpur, atau residu apa pun, dapat menimbulkan infeksi, yang mempengaruhi kesehatan. Jadi, pastikan sudah mencuci dengan air mengalir, terutama buah-buahan yang perlu dipotong atau dikupas.

Young pregnant woman at home, closeupBuah zuriat untuk percepat kehamilan/ Foto: iStock

Dari sederet buah-buahan yang bisa dijadikan rekomendasi bagi suami istri yang sedang program hamil (promil), memang tak ada salahnya mencoba buah zuriat. Buah zuriat ini biasanya diekstraksi dan diminum airnya untuk mendapatkan manfaat antioksidan yang baik untuk tubuh.

Hingga sejauh ini sebenarnya belum ada penelitian valid yang menyatakan bahwa buah zuriat efektif dalam memupuk kesuburan rahim. Namun, penelitian yang dilakukan di Mesir mengatakan bahwa buah ini mengandung antioksidan.

Makan makanan atau minuman yang mengandung antioksidan mungkin baik untuk regenerasi sel reproduksi. Senyawa antioksidan bekerja dengan mengeluarkan oksigen reaktif, dimana senyawa ini diproduksi secara alami oleh tubuh.

Ketika mengalami stres, tubuh akan mengalami oksigen reaktif tingkat tinggi, yang disebut stres oksidatif. Stres oksidatif ini dapat merusak sel, termasuk sel telur (sperma) dan sperma yang penting untuk reproduksi.

Mengurangi stres oksidasif dalam tubuh identik dengan meningkatkan kesehatan reproduksi yang dapat meningkatkan peluang kehamilan.

Ketika mengalami stres, tubuh akan mengalami oksigen reaktif tingkat tinggi, yang disebut stres oksidatif. Stres oksidatif ini dapat merusak sel, termasuk sel telur (sperma) dan sperma yang penting untuk reproduksi.

Mengurangi stres oksidasif dalam tubuh identik dengan meningkatkan kesehatan reproduksi yang dapat meningkatkan peluang kehamilan.


Nah, kalau Bunda ingin menjalankan program hamil, dr.Karno Suprapto, Sp.OG, dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan, menyarankan dua hal nih. Pertama, dilihat apa ada faktor penghalang untuk hamil. Kedua, kalau tidak ada faktor penghalang dan selama 2 tahun berusaha sendiri tidak berhasil, baru tahap ketiga mencari pertolongan medis. Pendapat mengenai buah zuriat dapat membuat wanita cepat hamil juga sulit dipastikan secara medis, Bunda. Menurut Karno, dalam dunia medis sesuatu harus berdasarkan bukti (evidence based) yang sahih dan reproducible.

Semoga informasinya membantu ya.

Bunda, simak yuk tips cepat hamil dari dokter Reisa Broto Asmoro berikut ini:

[Gambas:Video Haibunda]



(rap/rap)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi