sign up SIGN UP search


kehamilan

13 Buah yang Baik untuk Ibu Hamil dan Perkembangan Janin

Annisa Afani Senin, 05 Oct 2020 16:49 WIB
ibu hamil makan buah caption
Jakarta -

Setiap ibu hamil tentu ingin melahirkan bayinya dengan sehat dan memiliki otak yang cerdas ya, Bunda. Oleh sebab itu, selama kehamilan ibu hamil penting menjaga nutrisinya untuk mendukung dan mewujudkan harapan tersebut. Salah satu yang wajib dikonsumsi adalah buah-buahan selama kehamilan.

Penelitian di University of Alberta menemukan bahwa makan lebih banyak buah selama kehamilan dapat membuat anak lebih cerdas dan tumbuh dengan sehat lho, Bunda. Dalam penelitian tersebut, anak dari ibu yang makan buah selama kehamilan ini mendapatkan hasil yang lebih baik dalam tes kognitif, saat mereka baru berusia satu tahun.

"Lebih banyak makan buah lebih baik. Namun meskipun hanya sedikit mengonsumsinya, itu tetap ada manfaatnya," kata Dr. Piush Mandhane, profesor pediatri di University of Alberta, dikutip dari CBC.


Selain itu, timnya juga menemukan adanya korelasi buah dengan kehamilan. Hal ini ditemukan saat melakukan penelitian perkembangan saraf untuk penelitian National Healthy Infant Longitudinal Development di Kanada, Bunda

Sebagai bagian dari penelitian tersebut, mereka melacak pola makan dari 688 ibu hamil di daerah Edmonton. Kemudian setahun setelah bayi dilahirkan, peneliti melakukan serangkaian tes memori dan perkembangan pada bayi-bayi tersebut.

Hasilnya, anak-anak yang lebih banyak terpapar buah saat di dalam kandungan, memiliki skor IQ yang lebih tinggi dibanding yang tidak atau sedikit terpapar buah-buahan selama di dalam kandungan. Namun mengonsumsi buah-buah juga tidak boleh berlebihan, Bunda.

"Makan buah ini ada batasannya, jadi tidak seperti dapat memakannya hingga 50 porsi per hari untuk membuat bayi jadi jenius. Ini mencakup sekitar lima atau enam porsi saja per hari," ungkap Dr. Mandhane.

Dia pun mengingatkan untuk membatasi mengonsumsi buah-buahan selama kehamilan. Pasalnya, bila berlebih ada dampak negatif yang bisa dialami, yakni risiko terkena diabetes gestasional.

Buah yang baik dikonsumsi ibu hamil

Mengonsumsi buah selama kehamilan juga bisa menjadi cara yang bagus untuk meningkatkan asupan vitamin. Berikut ini beberapa buah yang baik dikonsumsi ibu hamil dan janin yang dikandungnya, dirangkum dari berbagai sumber:

1. Alpukat

Buah hijau yang memiliki tekstur lembut ini kaya folat. Bersama dengan vitamin B6, manfaatnya dapat meningkatkan jaringan sehat dan pertumbuhan otak untuk bayi, serta membantu meringankan mual di pagi hari bagi ibu hamil

Alpukat juga menjadi sumber lemak tak jenuh tunggal yang sehat, yang dapat membantu tubuh menyerap banyak vitamin. Kandungan lemak alpukat yang tinggi pun dapat membuat kenyang lebih lama, sehingga ibu hamil cenderung dapat menahan lapar.

2. Mangga

Mangga kaya vitamin A dan C lho, Bunda. Bayi yang lahir karena kekurangan vitamin A mungkin memiliki kekebalan yang lebih rendah dan risiko komplikasi postnatal yang lebih tinggi, seperti infeksi saluran pernapasan.

3. Pisang

Buah ini menjadi sumber energi yang enak dan dapat mengenyangkan lebih lama, Bunda. Nilai tambahannya, pisang mudah dicerna dan dapat dimakan meski saat mengalami mual.

Selain itu, pisang kaya akan potasium, yakni mineral yang berperan penting dalam meningkatkan tekanan darah yang sehat. Bahkan, dapat membantu mengatasi kembung saat hamil yang mengganggu, karena potasium berfungsi melepaskan mineral seperti natrium melalui urine.

4. Buah kering

Buah-buahan kering seperti ara, kurma, plum, dan aprikot yang diproses hingga kering adalah sumber energi yang cepat dan terkonsentrasi untuk meningkatkan gula darah ibu hamil yang mulai turun. Selain itu, rasanya yang manis secara alami menjadi pilihan yang lebih baik daripada permen.

Buah kering juga jadi sumber nutrisi yang sangat berharga seperti serat, zat besi, kalsium, kalium, dan antioksidan lho, Bunda. Namun, perlu diingat, ibu hamil hanya perlu mengonsumsinya sedikit atau secukupnya saja karena buah kering mengandung lebih tinggi kalori.

5. Beri-berian

Buah-buahan berri seperti stroberi, dan blueberry menjadi sumber nutrisi yang baik karena mengandung vitamin C, karbohidrat sehat, antioksidan, juga serat. Buah ini juga mengandung banyak air, sehingga bisa jadi sumber hidrasi yang sangat baik. Vitamin C yang dikandungnya pun dapat membantu penyerapan zat besi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

6. Jambu biji

Jambu biji juga menjadi pilihan buah yang sangat baik untuk dikonsumsi selama kehamilan. Di dalamnya, terkandung beragam nutrisi seperti vitamin C dan E, polifenol, karotenoid, isoflavonoid, serta folat. Makan jambu biji selama kehamilan dapat membantu mengendurkan otot, melancarkan pencernaan, dan mengurangi sembelit.

8. Delima

Buah delima kaya vitamin K, kalsium, folat, besi, protein, dan serat. Delima juga dapat jadi sumber energi yang baik, Bunda.

Sementara kandungan zat besi yang tinggi di dalamnya dapat membantu mencegah tubuh kekurangan zat besi, serta vitamin K yang penting untuk menjaga kesehatan tulang. Ditambah lagi, penelitian menunjukkan bahwa minum jus delima dapat membantu mengurangi risiko cedera pada plasenta.

9. Pir

Dalam buah pir terkandung beberapa nutrisi penting seperti serat, kalium dan folat. Dengan mendapatkan banyak serat selama kehamilan, dapat membantu meringankan sembelit yang jadi gejala kehamilan paling umum. Selain itu, kalium ini bermanfaat bagi kesehatan jantung bagi ibu hamil dan bayinya, serta untuk merangsang regenerasi sel.

10. Kiwi

Buah Kiwi, sering disebut sebagai pembangkit tenaga karena kaya akan nutrisi seperti serat, kalium, asam folat, vitamin C dan E, karotenoid, antioksidan, dan mineral. Ibu hamil membutuhkan sekitar 400-800 mikrogram asam folat untuk perkembangan janin yang sehat di awal kehamilan.

11. Semangka

Semangka dapat meredakan mulas dan mengurangi kembung dengan kandungan airnya yang tinggi, Bunda. Selain itu, rasa manis dari gula alami dalam buah semangka dapat membantu meringankan mual di pagi hari dan mengatasi dehidrasi.

Mineral yang dikandungnya pun dapat membantu mencegah kram otot pada trimester ketiga, Bunda. Likopen dalam buah semangka pun lebih banyak daripada tomat, lho.

"Likopen ini berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi dari kanker dan penyakit kardiovaskular, meningkatkan kekebalan tubuh terhadap infeksi dan secara alami meningkatkan SPF kulit," Kata Steven Pratt, MD, penulis SuperFoods Rx, dikutip dari Parents.

Sementara sebuah studi yang dipublikasikan dalam International Journal of Gynecology and Obstetrics menemukan bahwa konsumsi likopen setiap hari dapat mengurangi risiko preeklamsia hingga 50 persen lho, Bunda. Para ilmuwan juga menemukan bahwa semangka mengandung vitamin A, C dan B6, serta kalium dan magnesium, yang jadi nutrisi penting untuk perkembangan penglihatan, otak, saraf, dan sistem kekebalan bayi.

12. Jeruk

Jeruk menjadi sumber yang sangat baik untuk beberapa nutrisi seperti folat, vitamin C, dan kandungan airnya yang banyak sehingga baik untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan sehat. Vitamin C dapat membantu mencegah kerusakan sel dan membantu penyerapan zat besi, sedangkan folat membantu menyempurnakan perkembangan bayi dan mencegah cacat tabung saraf yang dapat menyebabkan menyebabkan kondisi seperti spina bifida.

13. Apel

Apel dikemas dengan nutrisi untuk membantu pertumbuhan janin, seperti vitamin A dan C, serat, dan kalium. Satu studi menemukan bahwa makan apel saat hamil dapat mengurangi kemungkinan bayi terkena asma dan alergi dari waktu ke waktu.

Buah yang dihindari ibu hamil

Meski beberapa buah memberikan manfaat yang baik untuk ibu hamil dan bayi yang dikandungnya, namun ada beberapa buah yang sebaiknya Bunda hindari selama kehamilan, karena mungkin berisiko bagi sebagian ibu hamil.

"Buah-buahan selalu sehat dan bergizi untuk dikonsumsi. Namun ada beberapa buah yang tidak boleh dikonsumsi selama masa kehamilan karena dapat berdampak negatif pada kandungan," kata Menurut Dr. Sadhna Singhal, Senior Consultant Gynecologist di Sri Balaji Action Medical Institute, dikutip dari NDTV Food.

Beberapa buah yang sebaiknya dihindari selama kehamilan, di antaranya:

1. Nanas

Meski nanas menjadi salah buah yang sangat sehat, namun perlu dihindari karena kandungannya terdiri dari sejumlah besar bromelain yang dapat menyebabkan pelunakan serviks yang dapat menyebabkan persalinan dini. Apalagi, banyak makan nanas bisa menyebabkan masalah perut seperti diare, sehingga mengakibatkan dehidrasi.

2. Anggur

Anggur memiliki sifat penghasil panas, sehingga dapat mempengaruhi ibu hamil dan bayinya. Di dalam anggur terdapat senyawa yang dikenal sebagai resveratrol, yang diketahui dapat meningkatkan ketidakseimbangan hormon selama periode kehamilan.

3. Pepaya mentah atau setengah matang

Pepaya merupakan salah satu buah yang paling umum hadir dalam daftar yang harus dihindari ibu hamil karena dapat membuat ibu hamil mengalami persalinan dini dalam skenario kasus terburuk seperti keguguran. Baik dalam keadaan masih mentah dan setengah matang, pepaya diyakini kaya akan lateks yang diketahui dapat memicu kontraksi rahim.

4. Pare

Pare dikatakan bisa mengiritasi rahim, yang dapat menyebabkan kelahiran prematur atau keguguran. Faktanya, pare mengandung komponen seperti kina, glikosida saponik, dan morodisin, yang ketika diserap tubuh bisa menyebabkan mual, ruam, diare, dan sakit perut.

Cara mengonsumsi buah yang tepat

Saat Bunda mengonsumsi buah-buahan yang disarankan selama kehamilan, sebaiknya harus memperhatikan beberapa hal saat memakannya demi kesehatan Bunda dan bayi dalam kandungan. Nah, berikut beberapa cara yang tepat untuk mengonsumsi buah-buahan:

  • Cuci buah-buahan sebelum dikonsumsi karena mungkin ada pestisida, kotoran atau residu yang menempel dan bisa menimbulkan infeksi dan memengaruhi ibu dan janinnya. Pastikan Bunda mencucinya secara menyeluruh dengan air mengalir, terutama buah-buahan yang perlu dikupas dan dipotong.
  • Buang bagian buah yang memar atau rusak karena bakteri berkembang biang di tempat tersebut, yang membuat ibu dan bayi rentan terhadap infeksi.
  • Sebagai tindakan pencegahan tambahan, gunakan sikat sayur untuk menghilangkan kotoran pada permukaan buah.
  • Pastikan Bunda tidak menggunakan deterjen, sabun atau larutan pemutih untuk mencuci buah yang akan dikonsumsi.

Nah, setelah mengetahui informasi ini, pastikan Bunda mengonsumsi buah-buahan sehat dengan porsi yang cukup. Selain itu, berkonsultasi ke ginekolog dan ahli gizi untuk mengubah rencana diet Bunda demi melahirkan bayi yang sehat dan bahagia.

Bunda, simak juga cara mencuci buah dan sayur dengan cara benar agar bersih seperti penjelasan dalam video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(AFN/jue)
Share yuk, Bun!

Menanti kelahiran Si Kecil dengan arti nama bayi yang pas untuknya nanti hanya di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Ikuti perkembangan kehamilan Bunda setiap minggunya di Aplikasi HaiBunda yuk, Bun!