sign up SIGN UP search


kehamilan

5 Tips Cepat Hamil untuk Pengantin Baru

Haikal Luthfi Jumat, 11 Dec 2020 07:00 WIB
ilustrasi test pack caption
Jakarta -

Memiliki momongan adalah menjadi keinginan setiap pasangan yang telah menikah, Bunda. Bagi pengantin baru, kehadiran anak dalam sebuah pernikahan adalah hal yang paling dinantikan.

Dalam kaitannya dengan kesuburan, wanita dengan siklus haid atau menstruasi yang teratur memiliki kemungkinan untuk hamil lebih tinggi lho, Bunda. Siklus menstruasi yang normal, biasanya dihitung dari hari pertama menstruasi hingga hari pertama berikutnya.

Rentang waktu ini tidaklah sama untuk setiap wanita. Periode menstruasi dapat terjadi setiap 21 hingga 35 hari dan berlangsung selama dua hingga tujuh hari. Jika panjang siklus mereka bervariasi beberapa hari dari satu bulan ke bulan berikutnya, maka itu dianggap tidak teratur


Menurut dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan sekaligus Konsultan Fertility dan Hormon Reproduksi, dr. Caroline Tirtajasa, Sp.OG (K) bahwa haid yang tidak teratur dapat berpengaruh terhadap tingkat kesuburan seorang wanita.

"Jadi, haid yang tidak teratur itu menandakan siklusnya tidak berovulasi. Ovulasi ini adalah pecahnya sel telur di saat puncak masa subur," kata Caronline.

Haid yang tidak teratur dapat membuat wanita lebih sulit untuk hamil, namun bukan berarti tidak bisa hamil. Meski begitu, beberapa wanita yang haidnya tidak teratur memerlukan terapi kesuburan guna memperbesar peluang hamil mereka.

Selain siklus haid yang tidak teratur, ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan wanita sulit atau memiliki peluang kecil untuk hamil, seperti yang dikutip dari laman WebMD berikut ini:

Usia yang lebih tua

Ketika telah mencapai usia 30 tahun, peluang untuk hamil pada bulan tertentu bisa menurun. Peluang tersebut akan semakin minim seiring dengan bertambahnya usia serta menurun lebih tajam di usia 40-an.

Frekuensi hubungan seks

Frekuensi hubungan seks suami istri memengaruhi peluangnya untuk memiliki anak. Semakin jarang melakukan hubungan seks, semakin kecil kemungkinan untuk hamil.

Waktu mencoba hamil

Jika belum kunjung hamil setelah satu tahun setelah mencoba untuk hamil, peluang untuk hamil mungkin akan lebih rendah. Konsultasikan hal ini kepada dokter tentang tes terkait masalah infertilitas wanita dan pria.

Kondisi medis

Faktor penyakit atau kondisi medis juga dapat mempengaruhi peluang kehamilan.

Tips cepat hamil

Tak sedikit pasangan yang baru berumah tangga sudah merencanakan untuk memiliki bayi. Selain itu, tak sedikit pula dari mereka bertanya-tanya berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk segera hamil?

Happy couple in the bedroom in the morning, standing in the open window. Man embracing her pregnant wife.Tips cepat hamil/ Foto: iStock

Mengutip Very Well Family, perlu diingat bahwa pembuahan sel telur bukanlah kehamilan. Misalnya pasangan yang telah menjalani perawatan In Vitro Fertilization (IVF) atau bayi tabung dan memiliki transfer embrio yang tidak menempel, ini merupakan tanda bahwa peluang untuk hamil tidak terjadi. Agar kehamilan bisa terjadi, embrio perlu menanamkan dirinya ke dalam lapisan endometrium.

Kemudian, perlu diketahui bahwa sperma bisa bertahan di saluran reproduksi wanita hingga lima hari. Ini berarti jika berhubungan seks pada senin di malam hari, tetapi ovulasi tidak terjadi hingga Kamis pagi, kemungkinan pembuahan sel telur masih dapat terjadi, meskipun kecil peluangnya, Bunda.

Namun, jika melakukan hubungan seks, katakanlah pada hari Jumat, dan pada hari itu juga berovulasi, pembuahan bisa terjadi hingga 12 jam. Setelahnya, kecil kemungkinan sel telur akan dibuahi. Peluang agar cepat hamil terjadi jika berhubungan seks sehari sebelum ovulasi.

Nah Bunda, ada beberapa tips menjaga kesuburan yang mungkin bisa diterapkan agar cepat hamil dirangkum dari berbagai sumber seperti:

1. Berhubungan seks secara teratur

Angka kehamilan tertinggi terjadi pada pasangan yang berhubungan seks setiap hari atau dua hari sekali. Artinya, apabila jarang berhubungan seks sebelum ovulasi, atau jarang berhubungan seks, ini justru membutuhkan lebih banyak waktu untuk hamil.

2. Menjaga berat badan

Wanita yang kelebihan berat badan dan kekurangan berat badan berisiko tinggi mengalami gangguan ovulasi. Bobot yang tidak proporsional, baik itu kurang atau lebih berpengaruh pada kesuburan, Bunda.

3. Stop merokok

Tembakau memiliki banyak efek negatif pada kesuburan, ditambah lagi juga memiliki efek buruk pada kesehatan, baik itu pada kesehatan ibu maupun janin yang dikandungnya. Konsultasikan hal ini pada dokter atau penyedia layanan kesehatan demi membantu Bunda berhenti untuk merokok sebelum pembuahan.

4. Olahraga

Berolahraga bermanfaat untuk kesehatan terutama bagi yang mengalami obesitas, termasuk meningkatkan kesuburan bagi pria maupun wanita, Bunda. Meski begitu, olahraga yang dilakukan juga tidak boleh berlebihan karena dapat mengubah keseimbangan energi dalam tubuh, dan berdampak negatif pada sistem reproduksi.

Dilansir dari laman Mayo Clinic, olahraga yang berlebihan dan intens lebih dari lima jam seminggu memiliki kaitkan dengan penurunan ovulasi.

5. Batasi kafein

Penelitian menunjukkan bahwa kesuburan tidak dipengaruhi oleh konsumsi kafein apabila kurang dari 200 miligram (mg) sehari. Itu sekitar satu hingga dua cangkir 6 hingga 8 ons kopi per hari. Bahkan salah satu studi pada 1997 menunjukkan bahwa wanita yang mengonsumsi lebih dari 500 miligram (mg) kafein setiap hari membutuhkan waktu hingga 9 1/2 bulan lebih lama untuk hamil.

Oleh sebab itu, pertimbangkan untuk membatasi asupan kafein menjadi satu atau dua cangkir kopi saja per hari agar aman ya, Bunda.

Banner istri mensos

Simak juga Bunda, tips Ivy Batuta cepat hamil anak kedua pada video berikut:

[Gambas:Video Haibunda]



(haf/haf)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi