sign up SIGN UP search


kehamilan

Masa Subur: Pengertian, Cara Menghitung, dan Rumus Estimasi Periodenya

Tim HaiBunda   |   Haibunda Jumat, 13 May 2022 20:37 WIB
Young woman hiding behind a periods calendar and showing a positive pregnancy test Ilustrasi cara menghitung masa subur/Foto: istock
Jakarta -

Cara menghitung masa subur untuk perempuan dengan tepat memang penting untuk dilakukan. Jika Bunda bisa menghitungnya dengan tepat, maka bisa lebih efisien dalam merancang program kehamilan.

Masa subur penting karena peluang terjadinya kehamilan akan lebih bisa meningkat di masa ini. Lalu bagaimana cara mengetahui masa subur wanita? Sebelumnya pahami dulu yuk, Bun apa itu yang dimaksud dengan masa subur.

Pengertian Masa Subur

Masa subur perempuan ini akan terkait erat dengan proses ovulasi. Ovulasi merupakan proses untuk melepaskan sel telur (ovum) yang sudah matang dari ovarium. Jika nantinya sel telur tersebut berhasil untuk dibuahi sperma, kehamilan akan terjadi. Namun, jika tidak terjadi pembuahan oleh sperma, sel telur ini akan mati dan terjadi yang namanya menstruasi.


banner janin aktif di sebelah kiriFoto: haibunda.com/novita rizki

Masa subur seorang perempuan akan bergantung dari siklus menstruasi yang dimilikinya karena setiap individu memiliki siklus menstruasi yang berbeda. Siklus menstruasi ini merupakan rentang di hari pertama menstruasi hingga hari pertama pada menstruasi yang selanjutnya. Siklus menstruasi sendiri normalnya akan berlangsung selama 21 - 35 hari, tetapi rata-rata bagi seorang wanita mempunyai siklus menstruasi selama 28 hari.

Masa subur sebenarnya adalah hari yang masuk ke dalam siklus menstruasi seorang perempuan ketika kehamilan mungkin saja terjadi. Sama dengan menstruasi, masa subur pada seorang perempuan juga terjadi setiap bulannya.

Cara menghitung masa subur

Mengetahui cara menghitung masa subur menjadi salah satu cara cepat untuk hamil yang dapat Bunda lakukan. Ketika Anda melakukan pembuahan di saat masa subur, peluang untuk terjadi kehamilan sangat besar. Adapun cara menghitung masa subur akurat terkait dengan masa ovulasi Bunda ya dan beginilah cara menghitungnya.

Masa ovulasi ini terjadi selama 27 jam di sekitar pada masa subur, itu berarti jika melakukan hubungan seksual di masa tersebut akan lebih meningkatkan peluang untuk terjadi kehamilan. Walaupun begitu terjadinya ovulasi bisa saja tidak terprediksi. Berarti masa subur juga belum tentu bisa terjadi di hari ke 14 setelah terjadi HPHT (Hari Pertama Haid Terakhir) setiap bulannya. Oleh sebab itu, American Pregnancy Association menyebutkan, wanita yang mempunyai siklus menstruasi yang teratur pada kisaran 28 - 32 hari, umumnya akan mengalami ovulasi di hari yang ke 11 - 21 setelah HPHT. Berarti masa subur pada wanita itu berada pada kisaran hari - hari tersebut.

Namun, masalahnya tidak seluruh individu mempunyai siklus menstruasi yang teratur. Ada perempuan yang mempunyai siklus menstruasi atau haid yang tidak teratur sehingga akan sulit untuk tahu masa suburnya. Jika hal itu terjadi, maka Bunda dapat menggunakan cara menghitung masa subur haid tidak teratur di bawah ini.

1. Tandai siklus menstruasi untuk setiap bulannya

Karena siklus menstruasi yang Bunda miliki memang tidak teratur, maka Bunda harus melakukan pencatatan lebih dahulu untuk tanggal menstruasi, paling tidak itu dalam kurun waktu 6 bulan terakhir. Lingkari hari pertama ketika Bunda mengalami menstruasi di kalender, lalu lakukan juga pencatatan di hari terakhir menstruasi atau lamanya masa haid yang terjadi pada masa itu.

Penggunaan catatan macam ini akan memudahkan dalam perhitungan untuk masa subur dan perkiraan untuk bulan berikutnya. Dengan begitu, Bunda juga jadi lebih terukur ketika merencanakan waktu hubungan intim dengan suami.

Pregnancy test and baby shoes on fertility chart. Expect a baby concept.Ilustrasi cara menghitung masa subur/ Foto: iStock

2. Mencari tahu siklus yang paling terpendek dan terpanjang

Agar bisa tahu masa subur hari pertama, Bunda dapat memakai rumus melakukan perhitungan siklus terpendek lalu dikurangi dengan dengan angka 18.

Misalnya jika siklus terpendek Bunda selama kurun waktu 6 bulan terakhir itu 25 hari, maka hari pertama di masa subur Bunda itu hari ke-7 setelah dari hari pertama menstruasi.

Sementara itu untuk rumus perhitungan masa subur di hari terakhir, yaitu siklus yang paling panjang dikurangi 11. Misalnya, siklus yang paling panjang dari Bunda itu di 30 hari, maka di hari terakhir masa subur adalah hari ke 19 sejak mulai menstruasi.

Pada contoh kasus tersebut, maka rata-rata perhitungan masa subur pada wanita, hari ketujuh hingga ke-19 dari periode terjadinya menstruasi. Adapun untuk rentang waktu masa subur ini dapat Bunda pakai dalam periode menstruasi yang berikutnya. Bunda hanya harus memberikan lingkaran pada kalender kapan prediksi masa subur berdasarkan dari perhitungan.

3. Cara menghitung masa subur setelah mengalami keguguran

Jika Bunda ingin segera hamil setelah mengalami keguguran, maka Bunda harus tahu masa subur setelah keguguran. Karena ternyata, keguguran ini dapat memengaruhi siklus menstruasi seseorang.

Keguguran bisa membuat siklus haid Bunda jauh lebih pendek atau panjang daripada bisanya. Biasanya Bunda akan memerlukan waktu kurang lebih 4 - 8 minggu setelah keguguran untuk bisa kembali menstruasi. Ada juga yang memerlukan waktu hingga berbulan-bulan sampai kembali siklus menstruasi normal.

Sementara itu untuk ovulasi mungkin bisa terjadi sekitar 2 minggu sebelum masuk ke hari pertama Bunda menstruasi setelah keguguran. Artinya ketika Bunda memulai periode menstruasi di 4 minggu setelah keguguran, ovulasi dapat terjadi setelah 2 minggu pasca keguguran. Jika melakukan hubungan seksual dalam rentang waktu tersebut, bisa memungkinkan terjadinya kehamilan.

Namun, sebelum Bunda menghitung masa subur setelah keguguran, ada baiknya Bunda melakukan beberapa hal berikut ini:

Konsultasi dengan Dokter

Mengalami keguguran ini bukan berarti menghilangkan harapan Bunda untuk hamil. Tapi hal paling penting selain melakukan perhitungan masa subur adalah melakukan pemulihan fisik dan mental lebih dulu, Bun.

Pemulihan mental bisa berlangsung secara berangsur-angsur dengan sokongan orang-orang terdekat. Beri tahu suami, Ibu, Kakak, Adik, atau pun sahabat jika Bunda butuh teman untuk sekadar sharing. Bahkan jika ingin menangis sekali pun, ya enggak apa-apa, Bun. Kehilangan memang butuh proses untuk pemulihan

Sedangkan untuk pemulihan medis dibutuhkan konsultasi dengan dokter berkaitan dengan kondisi kesehatan tersebut. Apalagi keguguran ini juga dapat merubah siklus menstruasi dari yang sebelumnya Bunda alami. Konsultasi ke dokter ini juga dapat membantu Bunda untuk melakukan perhitungan masa subur jika ingin kembali melakukan program hamil kembali setelah mengalami keguguran.

Buat kalender menstruasi

Jika memang Bunda sudah siap untuk kembali melakukan program hamil, maka ilmu dasar untuk menghitung masa subur setelah keguguran itu memakai rumus yang sama ketika Bunda belum hamil. Bunda dapat menggunakan cara menghitung masa subur dengan kalender, yaitu catatan hari pertama dan terakhir menstruasi agar bisa tahu siklus menstruasi.

Penting untuk selalu diingat, bahwa menghitung siklus menstruasi yang satu ini sebaiknya dilakukan ketika perdarahan maupun gejala yang lainnya berkaitan dengan keguguran sudah teratasi. Dokter biasanya akan menyarankan untuk tidak melakukan hubungan seksual ketika perdarahan setelah mengalami keguguran.

Merasakan perubahan di tubuh

Cara menghitung masa subur berikutnya yaitu mengenali perubahan di tubuh yang bisa menjadi tanda terjadinya proses ovulasi. Biasanya, kondisi yang satu ini ditandai dengan :

  • Bagian payudara terasa nyeri
  • Meningkatnya suhu dalam tubuh
  • Lendir di bagian vagina lebih banyak
  • Mengalami kram ringan maupun nyeri di salah satu sisi panggul

Itulah beberapa cara melakukan perhitungan masa subur. Jika Bunda masih mempunyai pertanyaan berkaitan masa subur tersebut yang lebih detail, maka bisa menanyakan kepada dokter kandungan Bunda ya. (PK)


Simak juga video berikut mengenai tiga penyebab bumil mudah dehidrasi.

(ziz/ziz)
Share yuk, Bun!
Menanti kelahiran Si Kecil dengan arti nama bayi yang pas untuknya nanti hanya di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Ikuti perkembangan kehamilan Bunda setiap minggunya di Aplikasi HaiBunda yuk, Bun!