sign up SIGN UP search


kehamilan

Alasan Ibu Hamil Perlu Mendapatkan Induksi Persalinan

Dwi Indah Nurcahyani Minggu, 31 Jan 2021 19:38 WIB
Alasan bumil perlu mendapatkan induksi persalinan
Asian Pregnant Woman patient is on drip receiving a saline solution on bed VIP room at hospital, selective focus. caption

Secara alamiah, sebenarnya serviks akan mempersiapkan diri untuk melahirkan dengan cara yang paling efisien dan nyaman. Namun, ketika kehamilan berlanjut dua minggu setelah hari prediksi lahir, melakukan induksi persalinan merupakan pilihan terbaik.

Kehamilan yang berlangsung lebih dari 42 minggu akan memungkinkan cairan ketuban mulai berkurang dan ada peningkatan risiko melahirkan bayi jauh lebih besar dari rata-rata. Ada juga peningkatan risiko operasi caesar, inhalasi kotoran janin dan bayi lahir mati.

Untuk itu, biasanya tim medis akan mengupayakan induksi persalinan guna memicu adanya persalinan. Meski demikian, induksi persalinan bukanlah pilihan yang baik untuk semua Bunda. 


Misalnya, induksi persalinan tidak menjadi pilihan bagi Bunda yang pernah menjalani operasi caesar sebelumnya dengan sayatan klasik atau operasi uterus mayor, plasenta menghalangi serviks (plasenta previa), atau bayi sungsang.

Terlebih lagi, induksi persalinan juga memiliki berbagai risiko yang perlu Bunda tahu. Seperti kemungkinan induksi gagal hingga perdarahan setelah melahirkan. Jadi, pastikan Bunda selalu berkonsultasi dengan dokter selama kehamilan. Sehingga, kehamilan sampai persalinan Bunda dapat terpantau kesehatannya dan mendapatkan penanganan yang tepat.

Semoga informasinya membantu ya, Bunda.

(som/som)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!

Rekomendasi