sign up SIGN UP search


kehamilan

Arti Mimpi Hamil dalam Islam, Ini Penjelasannya Bunda

Haikal Luthfi Jumat, 03 Sep 2021 16:29 WIB
Portrait of a tired pregnant woman sleeping on a couch in the living room at home caption
Jakarta -

Dalam hal mimpi, ini lebih sering dikaitkan dengan pikiran ketimbang logika kita, Bunda. Tidak ada logika khusus di balik mimpi, karena mimpi sering diarahkan oleh proses berpikir emosional.

Mimpi merupakan salah satu jenis aktivitas alam bawah sadar yang melibatkan penglihatan, pendengaran, pikiran, perasaan, atau indra-indra lain dalam tidur, terutama saat tidur yang disertai gerakan mata yang cepat (rapid eye movement atau REM).

Para ilmuwan mengungkap bahwa mimpi yang paling berat terjadi selama siklus rapid eye movement (REM). Mengutip Healthline, REM merupakan siklus setiap 90 menit selama tidur malam dan dapat berlangsung 20 hingga 25 menit.


Dalam kaitannya dengan kehamilan, satu hal yang kerap terjadi tentang mimpi hamil adalah bahwa si pemimpi itu sendiri sedang hamil, Bunda. Perubahan hormonal selama kehamilan dapat meningkatkan kelelahan, yang menyebabkan kecenderungan tidur lebih sering sehingga lebih sering bermimpi.

Dalam studi yang berjudul Women's Dreams Reported During First Pregnancy pada tahun 2001, menunjukkan bahwa ibu hamil cenderung memiliki lebih banyak mimpi tentang kehamilan atau persalinan daripada mereka yang tidak hamil.

"Perubahan tingkat hormon membawa mimpi pada ibu hamil. Selain itu, ibu hamil perlu lebih banyak tidur, dan semakin banyak Anda tidur, semakin banyak Anda bermimpi," kata Patricia Garfield, Ph.D., penulis dari Creative Dreaming dan salah satu pendiri Association for the Study of Dreams.

Wanita hamil mungkin akan terbangun dari jenis mimpi ini, membayangkan pola hidupnya selama kehamilan. Seperti merasakan perut yang berisi atau mengalami morning sickness (mual dan muntah).

Menurut Lauri Loewenberg, seorang analis dan penulis mimpi profesional mengatakan, kejadian morning sickness dalam mimpi kehamilan mungkin menunjukkan kegelisahan emosional tentang sesuatu dalam hidup yang sedang berkembang.

Portrait of a tired pregnant woman sleeping on a couch in the living room at homeIlustrasi ibu hamil bermimpi/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Cunaplus_M.Faba

"Sesuatu dalam proses ini dari apa pun yang sedang Anda kerjakan, bahkan bisa jadi hubungan, sesuatu tentang hal itu terasa tidak benar bagi Anda. Jadi Anda perlu bertanya pada diri sendiri, oke, apakah ini hanya proses alami dari proyek ini, hubungan ini, tingkat ini, apa pun itu," kata Loewenberg, dikutip dari The Cut.

Apa pun arti mimpi tersebut, kehamilan mungkin ada di pikiran Bunda dalam beberapa cara sehingga jenis mimpi ini dapat terjadi.

Arti mimpi hamil dalam Islam

Dalam Islam, mimpi hamil sebenarnya memiliki banyak arti, Bunda. Hal ini bisa pertanda baik maupun pertanda buruk.

Mengutip kanal YouTube Harakah Islamiyah, dalam kitab Jami' Tafasir al-Ahlam menjelaskan secara komprehensif bentuk-bentuk mimpi yang dialami seseorang, salah satunya mimpi hamil yang memiliki banyak arti dan pendapat tergantung siapa yang bermimpi, Bunda.

Adapun jika dialami oleh perempuan, hal itu pertanda akan bertambahnya harta atau rezeki, sebaliknya jika dialami oleh laki-laki maka itu pertanda akan munculnya kesedihan.

Namun, ada juga yang berpendapat bahwa mimpi hamil adalah petunjuk akan hadirnya kenikmatan dan harta di dunia nyata, sama saja baik yang memimpikannya adalah laki-laki atau perempuan.

Sedangkan jika yang bermimpi adalah anak yang belum dewasa atau baligh, maka mimpi tersebut ditujukan kepada orang tuanya.

Jika yang bermimpi adalah anak perempuan, maka mimpi tersebut ditujukan kepada ibunya, sedangkan jika yang bermimpi adalah anak laki-laki, maka mimpi itu di peruntukkan untuk ayahnya.

Pendapat lain juga mengatakan hal yang sama, bahwa mimpi hamil, siapapun yang memimpikannya, baik itu laki-laki atau perempuan maka sama-sama menunjukkan makna kebaikan dalam kondisi apapun.

Pada intinya, mimpi hamil merupakan mimpi baik yang memiliki makna akan diperolehnya kebaikan berupa harta atau kenikmatan di dunia nyata. Meski begitu, semua itu kembali lagi karena kehendak Allah SWT.

Dalam Al Quran surat Yunus ayat 107 Allah SWT berfirman:

وَإِنْ يَمْسَسْكَ اللَّهُ بِضُرٍّ فَلَا كَاشِفَ لَهُ إِلَّا هُوَ ۖ وَإِنْ يُرِدْكَ بِخَيْرٍ فَلَا رَادَّ لِفَضْلِهِ يُصِيبُ بِهِۦ مَن يَشَآءُ مِنْ عِبَادِهِۦ ۚ وَهُوَ ٱلْغَفُورُ ٱلرَّحِيمُ

Artinya:

Jika Allah menimpakan sesuatu kemudaratan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia. Dan jika Allah menghendaki kebaikan bagi kamu, maka tak ada yang dapat menolak kurnia-Nya. Dia memberikan kebaikan itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS Yunus ayat 107).

Berdasarkan Tafsir Al-Mukhtashar, jika Allah SWT menimpakan keburukan kepadamu, maka tidak ada yang dapat menghilangkannya kecuali Dia.

Dan jika Allah SWT menghendaki untuk memberimu kenikmatan, maka tidak ada yang dapat menghalanginya darimu. Allah SWT memberi kenikmatan dan karunia-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang Dia kehendaki.

Banner Tanaman Hias AlokasiaBanner Tanaman Hias Alokasia/ Foto: Mia Kurnia Sari
(haf/som)
Share yuk, Bun!

Menanti kelahiran Si Kecil dengan arti nama bayi yang pas untuknya nanti hanya di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Ikuti perkembangan kehamilan Bunda setiap minggunya di Aplikasi HaiBunda yuk, Bun!