sign up SIGN UP search


kehamilan

15 Cara Cepat Hamil untuk Ayah & Bunda yang Ingin Punya Momongan

Annisa Karnesyia Senin, 22 Feb 2021 21:40 WIB
We are pregnant. Excited young man and woman are hugging and smiling. Focus on two strips on pregnancy test stick in male hand caption
Jakarta -

Ayah dan Bunda berencana punya momongan? Tahu enggak Bun, ada berbagai cara yang bisa dilakukan lho untuk cepat hamil.

Kehamilan bukan cuma dipengaruhi oleh kesuburan istri ya. Suami juga memegang peranan penting untuk mendapatkan momongan dalam keluarga.

Kondisi fisik yang sehat dibutuhkan suami istri untuk merencanakan kehamilan. Hal ini nantinya akan berpengaruh besar pada proses terjadinya pembuahan, Bunda.


Lalu apa saja cara cepat hamil yang bisa dilakukan suami dan istri? Merangkum dari berbagai sumber, berikut penjelasan lengkapnya:

Cara cepat hamil untuk wanita

1. Menghitung siklus haid

Bagi wanita, kehamilan dapat dipengaruhi masa subur yang berkaitan dengan siklus haidnya. Masa subur pada siklus teratur adalah hari ke-14.

Menurut Dr.dr.Suskhan Djusad, dokter kandungan dari RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo, pada siklus haid tidak teratur atau lebih dari 28 hari, kita dapat menggunakan perhitungan dengan rumus Neagle. Perhitungan ini akan mencari nilai rata-rata siklus haid tiga bulan untuk mengetahui masa subur wanita.

"Karena masa subur belum tentu tepat sesuai perhitungan, kita bisa mencuri waktu untuk berhubungan seksual. Waktu tersebut adalah dua hari sebelum dan sesudah masa subur," kata Suskhan, kepada HaiBunda, beberapa waktu lalu.

"Misalnya, bila masa subur adalah hari ke-14, wanita bisa berhubungan seksual di hari ke-12, 14, dan 16," sambungnya.

2. Setop penggunaan kontrasepsi

Untuk bisa cepat hamil, Bunda dapat menghentikan penggunaan kontrasepsi. Melepas alat kontrasepsi disarankan bagi Bunda yang ingin merencanakan kehamilan.

Namun, kehamilan mungkin tak bisa langsung terjadi usai melepas kontrasepsi. Untuk beberapa jenis alat kontrasepsi, kita diharuskan menunggu dulu untuk benar-benar bisa hamil.

Banner tanaman hias

3. Konsumsi asam folat

Asam folat merupakan bagian dari vitamin B. Manfaat asam folat dipercaya dapat meningkatkan kesuburan dan sebagai cara sepat hamil, Bunda.

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan konsumsi asam folat sebanyak 400 mikrogram (mkg) setiap hari untuk mendapatkan kehamilan yang sehat. Kandungan asam folat bisa didapatkan dari suplemen atau makanan yang kita konsumsi sehari-hari.

Konsumsi asam folat sebelum kehamilan dapat membantu membentuk tabung saraf bayi. Selain itu, asam folat juga dapat mencegah cacat lahir, terutama pada otak dan tulang belakang bayi.

4. Menjalani pola hidup sehat

Untuk merencanakan kehamilan, istri harus menjalani pola hidup sehat, seperti konsumsi makanan bergizi dan rutin olahraga. Hindari juga kebiasaan buruk seperti merokok dan stres.

Mengutip Live Science, nutrisi yang penting dikonsumsi seperti kalsium, protein dan zat besi. Beberapa makanan lain adalah buah-buahan, sayuran, protein tanpa lemak, biji-bijian, susu dan sumber lemak sehat.

Wanita juga bisa konsumsi suplemen yang mengandung asam folat. Namun, pastikan mendapatkan asupan vitamin B dari makanan seperti sayuran berdaun hijau gelap, brokoli, roti, sereal, dan kacang-kacangan.

5. Jaga berat badan

Bunda perlu memperhatikan penambahan berat badan saat merencanakan kehamilan ya. Memiliki terlalu banyak lemak tubuh ternyata bisa mengganggu ovulasi lho.

Penelitian menunjukkan bahwa wanita yang kelebihan berat badan membutuhkan waktu dua kali lebih lama untuk bisa hamil. Penelitian ini membandingkan wanita dengan berat badan ideal.

6. Jeli memilih kosmetik

Penggunaan kosmetik ternyata bisa memengaruhi lama atau tidaknya Bunda hamil. Untuk merencanakan program hamil, wanita sebaiknya menghindari kosmetik yang mengandung bahan kimia phthalate.

Paparan tinggi phthalate ternyata dapat merusak kesuburan wanita lho. Hal ini disampaikan oleh European Society of Human Reproduction and Embryology.

7. Perhatikan asupan makanan

Jangan lupa perbanyak konsumsi makanan bernutrisi agar cepat hamil. Makanan seperti karbohidrat kompleks baik untuk memenuhi kebutuhan wanita yang program hamil. Contohnya, beras merah, roti gandum, sayuran, dan pasta gandum.

Sebaliknya, studi Harvard University menyebutkan bahwa konsumsi makanan dengan indeks glikemik tinggi lebih berisiko membuat wanita mengalami ketidaksuburan. Artinya, Bunda harus jeli memilih makanan untuk cepat bisa hamil.

8. Konsultasi ke dokter

Sebelum merencanakan kehamilan, Bunda jangan lupa konsultasi ke dokter ya. Konsultasi ini bahkan disarankan sebelum pasangan suami istri menikah.

Dari konsultasi, pasangan dapat mengetahui kondisi medis masing-masing. Jika ditemukan masalah, dokter bisa membantu mencari solusinya.

"Lakukan siklus pemeriksaan ini sebelum mulai mencoba hamil. Jika memiliki masalah medis, maka bisa ditangani sebelum hamil," kata Paula Hillard, MD, profesor kebidanan dan kandungan di Universitas Stanford, dikutip dari WebMD.

Asian Pregnant woman and husband holding ultrasound scan photo.Ilustrasi persiapan kehamilan/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Pichayot Pakaranodom

Cara cepat hamil untuk pria

1. Hentikan kebiasaan yang tidak sehat

Untuk merencanakan kehamilan yang sehat, pria harus menghindari berbagai faktor pencegah kehamilan. Salah satunya, berhenti merokok, minum kafein, dan alkohol.

Pada pria, kualitas sperma sangat berpengaruh terhadap proses perencanaan kehamilan. Mengutip Vaping Daily, studi mengungkapkan bahwa pria perokok (rokok tembakau maupun vape), cenderung memiliki penurunan jumlah dan pergerakan sperma.

2. Perhatikan asupan kedelai

Sebuah penelitian menemukan bahwa terlalu banyak makan kedelai bisa memengaruhi sperma pria. Dalam studi dijelaskan, pria yang konsumsi kedelai dalam jumlah tinggi memiliki jumlah sperma lebih rendah dari pria yang tidak makan kedelai.

"Pria yang konsumsi kedelai dalam jumlah banyak memiliki 41 juta/ml sperma yang lebih sedikit daripada pria yang tidak makan kedelai," ujar Penulis The Doula Advantage, Rachel Gurevich, dilansir Very Well Family.

Meski begitu, bukan berarti Ayah harus menghentikan konsumsinya ya. Penelitian lain menemukan bahwa kedelai bisa membantu mencegah kanker prostat pada pria. Jadi, cukup batasi konsumsi kedelai sebagai cara cepat hamil.

3. Hindari bahan kimia yang berbahaya

Pekerjaan pria juga bisa memengaruhi kualitas dan kuantitas sperma lho. Pekerjaan seperti petani dan pelukis adalah kelompok yang memiliki peluang infertilitas tinggi dan jumlah sperma rendah, dibandingkan pria yang bekerja di bidang lain.

Penyebabnya memang tak diketahui pasti. Namun, kemungkinan karena terpapar bahan kimia yang bisa merusak sperma. Paling tidak untuk menjaga kualitas sperma, pria harus menghindari kontak dengan bahan kimia beracun.

4. Konsumsi antioksidan

Para peneliti menemukan bahwa pria yang mengonsumsi antioksidan dalam bentuk suplemen, punya lebih sedikit DNA dalam sperma yang rusak daripada yang tidak konsumsi. Peluang wanita hamil juga tinggi jika pasangannya mengosumsi antioksidan tambahan.

Beberapa jenis antioksidan tersebut adalah zinc, vitamin C, selenium (daging sapi), vitamin E (kacang-kacangan), asam folat (sayuran hijau, hati sapi), dan lycopene (tomat, semangka, aprikot). Konsumsi makanan yang mengandung bahan ini dalam jumlah yang cukup dan tak berlebihan ya.

5. Konsumsi asam folat

Asam folat tidak hanya dibutuhkan wanita untuk cepat hamil. Pria juga membutuhkan asupan asam folat untuk menjaga kualitas spermanya.

Asam folat penting bagi proses pembentukan sperma, terutama saat pembelahan sel dan sistesis DNA. Salah satu studi menyebutkan, kadar asam folat yang rendah pada air mani berkaitan dengan kualitas DNA sperma yang buruk.

Untuk membantu menjaga kualitas sperma, pria setidaknya perlu mengonsumsi 400 mg asam folat per harinya. Asam folat bisa didapatkan dari makanan, seperti gandum, jeruk, roti, selada, dan brokoli.

6. Rutin olahraga

Rutin olahraga dan melakukan aktivitas fisik dibutuhkan pria yang ingin memperbanyak spermanya. Kegiatan fisik dikaitkan dengan kualitas dan jumlah sperma yang tinggi, Bunda.

Dalam jurnal Reproduction disebutkan jika jenis olahraga kardio seperti joging atau berlari bisa dilakukan pria demi keberhasilan program hamil bersama istrinya. Jenis-jenis olahraga ini dapat meningkatkan jumlah, kecepatan, dan bentuk sperma.

7. Jaga kesehatan mulut

Kesehatan mulut yang baik juga bisa membantu meningkatkan kesuburan pria. Hal ini dikaitkan dengan bakteri dan semen (air mani).

Dalam suatu studi ditemukan 23 persen pria dengan bakteri dalam semen tidak bisa membaik dengan perawatan antibiotik. Pada kelompok kontrol yang tidak melakukan perawatan gigi, didapatkan bahwa kesehatan semen semakin memburuk.

(ank/som)
Share yuk, Bun!

Rekomendasi