sign up SIGN UP search


kehamilan

5 Alasan Ibu Hamil Perlu Hati-hati Makan Sate Kambing, Bisa Picu Tokso

Annisa Karnesyia Rabu, 21 Jul 2021 20:24 WIB
RISIKO BUMIL MAKAN SATE KAMBING: MEMICU KANKER
Ibu hamil caption

2. Meningkatkan tekanan darah tinggi

Daging kambing mengandung natrium dalam jumlah banyak lho, Bunda. Kandungan mineral ini tidak baik untuk tubuh karena bisa meningkatkan tekanan darah.

Seperti kita tahu, tekanan darah tinggi selama kehamilan bisa menyebabkan dampak buruk pada janin. Melansir dari Medical News Today, tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol bisa membuat Bunda berisiko terkena preeklampsia dan diabetes gestasional.

Komplikasi darah tinggi juga bisa membuat Bunda hamil terkena sindrom HELLP, yakni kelainan darah dan hati yang mengancam jiwa, solusio plasenta, dan bayi lahir prematur.


3. Menyebabkan alergi

Kandungan histamin di daging kambing dapat menyebabkan alergi pada beberapa orang. Efek alergi yang terjadi biasanya adalah eksim.

Dalam beberapa kasus, Bunda juga bisa mengalami asma, batuk, pilek, dan syok anafilaksis. Sebelum konsumsi daging kambing, sebaiknya ketahui dulu sakit alergi yang dialami Bunda. Bila memiliki alergi, sebaiknya konsultasi ke dokter sebelum menyantap sate kambing.

4. Kemungkinan terkena infeksi

Risiko terkena infeksi toksoplasmosis dapat meningkat bila Bunda makan sate kambing yang belum matang atau dagingnya masih mentah. Infeksi bakteri ini paling sering ditemukan pada daging yang setengah matang.

Toksoplasmosis adalah infeksi parasit Toxoplasma gondii. Pada orang yang tidak hamil, infeksi biasanya tidak berbahaya dan seringkali tanpa gejala. Namun, pada wanita hamil, toksoplasmosis dapat meningkatkan risiko keguguran, bayi lahir mati, atau kerusakan pada organ bayi yang sedang berkembang.

5. Memicu kanker

Sate kambing dimasak dengan cara dibakar. Menurut beberapa pakar, makanan yang dibakar bisa menyebabkan pembentukan senyawa dan dikaitkan dengan kanker, Bunda.

Mengutip The Bump, makanan yang dibakar dikhawatirkan mengandung karsinogen, yakni senyawa yang memicu pertumbuhan sel kanker. Zat ini umumnya ditemukan pada daging sate yang berubah menjadi hitam.

Meski satu studi di Belanda tidak menemukan kaitan makanan yang dibakar dan kanker, namun sulit mencari hubungan sebab-akibat yang konkret. Bagi Bunda hamil, menghindari makanan yang dibakar seperti sate kambing adalah cara terbaik untuk mencegah kemungkinan terburuk.

(ank/rap)
HALAMAN :
ARTIKEL SELANJUTNYA
Share yuk, Bun!

Menanti kelahiran Si Kecil dengan arti nama bayi yang pas untuknya nanti hanya di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Ikuti perkembangan kehamilan Bunda setiap minggunya di Aplikasi HaiBunda yuk, Bun!