sign up SIGN UP search

kehamilan

Bunda, Tidur Lebih dari 9 Jam saat Hamil Ternyata Bahayakan Janin

Ummu Kultsum Roihaanah Senin, 22 Nov 2021 09:30 WIB
ilustrasi ibu hamil tidur Ilustrasi ibu hamil tidur/Foto: iStock

Jakarta - Saat hamil, tubuh kok rasanya lelah dan mudah mengantuk ya Bunda? Kita pun sudah tak heran bila melihat banyak Bunda yang sedang menjalani kehamilan kerap terlihat lemas, mengantuk, dan mudah tidur.

Memang sih Bunda, mengantuk dan lelah saat hamil adalah hal yang normal seiring dengan meningkatnya hormon pregesteron dalam tubuh. Namun, apakah bumil boleh tidur terlalu sering dan dalam durasi lama? Adakah risikonya untuk janin?

Bunda, kehamilan mampu mendatangkan berbagai banyak perubahan pada kondisi tubuh, salah satunya yaitu adanya rasa lelah yang terjadi lebih sering. Akibatnya, tak jarang Bunda pun sering kali kehabisan energi dan merasa mengantuk.


Melansir Healthline, rasa ngantuk yang berlebih saat kehamilan sering kali terjadi pada trimester pertama dan ketiga, Bunda. Sebab, pada trimester pertama, volume darah dan hormon progesteron yang terdapat dalam tubuh mengalami peningkatan yang mampu membuat Bunda merasa lelah dan mengantuk.

Sementara itu, pada trimester ketiga, ketika kehamilan sudah terjadi semakin besar dan meningkatnya kecemasan emosional mengenai waktu persalinan, membuat Bunda sering kali ingin menghabiskan waktu untuk beristirahat atau tidur.

Meski demikian, tidur berlebihan di masa kehamilan pun tidak baik Bunda. National Sleep Foundation menyarankan normalnya waktu tidur selama masa kehamilan yaitu 7 hingga 9 jam, tetapi jika Bunda tidur lebih dari 10 jam, itu dapat disebut sebagai tidur berlebihan selama kehamilan.

Banner pola makan rumahanBanner pola makan rumahan/ Foto: HaiBunda/Mia

Melansir Nursing Times, sebuah studi internasional, yang dipimpin oleh Michigan Medicine, menunjukkan bahwa tidur lebih dari 9 jam per malam selama kehamilan dapat dikaitkan dengan bayi lahir mati yang terlambat atau late stillbirth.

Temuan yang diterbitkan dalam jurnal Birth menunjukkan adanya hubungan antara lamanya waktu tidur selama kehamilan dan lahir mati yang tidak tergantung pada faktor risiko lainnya. Namun, para peneliti memperingatkan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami sepenuhnya hubungan dan implikasinya pada Bunda hamil.

Tidak hanya tidur berlebih, sering terbangun dari tidur pada malam hari juga dapat menimbulkan dampak buruk, Bunda. Seperti terjadinya risiko tekanan darah.

Hal itu dapat terjadi karena, ketika seseorang terbangun lebih sering saat tidur di malam hari, peningkatan aktivitas sistem saraf pun terjadi lebih sering, akibatnya tekanan darah pun meningkat dan terjadi secara intermiten.

Tekanan darah rendah pun diketahui terkait dengan cacat pertumbuhan janin, kelahiran prematur dan lahir mati, jadi hal tersebut patut untuk diwaspadai ya, Bunda.

Nah, agar dapat meminimalisasi tidur berlebih saat masa kehamilan, penting lho untuk Bunda mengetahui cara meningkatkan kualitas tidur yang baik di masa kehamilan. Sebab, memiliki kualitas tidur yang baik mampu memberikan keseimbangan waktu tidur yang Bunda miliki.

Simak cara meningkatkan kualitas tidur yang baik di masa kehamilan, selengkapnya pada halaman selanjutnya, Bunda.

Simak juga yuk video tentang posisi tidur yang nyaman untuk Bunda hamil di bawah ini.

[Gambas:Video Haibunda]



kehamilan
Kehamilan Trimester 1 Ketahui perkembangan kehamilan Trimester 1 setiap minggu. Cek Yuk arrow-right
5 CARA MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR YANG BAIK DI MASA KEHAMILAN.
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
Share yuk, Bun!

Menanti kelahiran Si Kecil dengan arti nama bayi yang pas untuknya nanti hanya di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Ikuti perkembangan kehamilan Bunda setiap minggunya di Aplikasi HaiBunda yuk, Bun!