sign up SIGN UP search


kehamilan

Selain Test Pack, Ini 7 Cara Mengetahui Kehamilan dengan Memegang Perut

Nanie Wardhani   |   Haibunda Kamis, 23 Jun 2022 19:45 WIB
Picture of young pregnant woman in her home holding hands on belly Cara mengetahui kehamilan dengan memegang perut/ Foto: Getty Images/iStockphoto/Elitsa Deykova

Mungkin saat ini Bunda sedang bertanya-tanya apakah saat ini sedang hamil atau tidak? Bunda sudah terlambat haid, tapi ragu melakukan tes kehamilan di rumah karena takut terlalu cepat mengharapkan mendapat hasil positif jika melakukan tes kehamilan saat ini?

Jangan khawatir Bunda, ternyata ada cara lain untuk mengetahui kehamilan yaitu dengan cara memegang perut. Banyak perubahan yang terjadi pada periode kehamilan Bunda, dan salah satu yang utama tentunya perubahan terjadi di perut Bunda.

Selain pemeriksaan medis, kehamilan biasanya bisa dideteksi sendiri di rumah. Salah satunya dengan memeriksa bagian perut, Bunda.


Perut yang membuncit biasanya menjadi tanda paling mudah untuk mengetahui kehamilan. Meski begitu, tak semua perut wanita terlihat membuncit di awal kehamilannya.

Disampaikan dr. Irfan Rahmatullah, SpOG, dalam buku 9 Bulan Dibuat Penuh Cinta Dibuai Penuh Harap, berat badan Bunda juga bisa memengaruhi postur saat hamil. Ini termasuk bentuk perut di trimester pertama kehamilan.

"Jika berat ibu agak kurus, maka mungkin hamil empat atau lima bulan perut sudah kelihatan mulai membuncit. Tapi kalau sebelum hamil ibu sudah gemuk, mungkin enam bulan kehamilan baru perut mulai kelihatan membuncit," kata Irfan.

Saat hamil, Bunda mungkin merasa ada perubahan di bagian perut. Pemeriksaan mandiri bisa dilakukan sebelum melakukan tes kehamilan dan ke dokter.

Lalu bagaimana cara mengetahui kehamilan dengan memegang perut? Simak lengkapnya yang telah kami kumpulkan dari berbagai sumber berikut ini, Bunda.

1. Perut seperti kembung saat ditekan

Di awal kehamilan, Bunda akan sulit membedakan perut kembung karena mirip tanda menstruasi. Kembung umumnya dirasakan banyak wanita segera setelah mereka hamil dan perut akan terasa tidak nyaman dan kencang ketika ditekan.

Salah satu faktor utama yang berkontribusi memicu kembung selama hamil, yakni adanya peningkatan kadar progesteron. Progesteron merupakan hormon yang menyebabkan otot-otot di seluruh tubuh rileks, yang menyebabkan pencernaan melambat.

2. Perut terasa kram saat ditekan

Kram di awal kehamilan mirip dengan kram menstruasi, tetapi dapat juga terjadi pada perut bagian bawah. Kram ini dapat bertahan selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan selama kehamilan, Bunda.

Kram yang disertai bercak menjadi salah satu ciri-ciri hamil. Sekitar 10 hingga 14 hari setelah pembuahan, blastokista akan ditanamkan di endometrium atau lapisan rahim. Hal ini dapat menyebabkan pendarahan implantasi dan kram di perut.

3. Perut mulas saat ditekan

Hormon progesteron dapat menyebabkan gangguan pencernaan termasuk konstipasi atau sembelit. Perubahan hormonal pada awal kehamilan dapat menyebabkan kondisi ini, Bunda.

Sembelit terjadi karena peningkatan kadar progesteron di awal kehamilan. Akibatnya, perut akan terasa tidak nyaman atau mulas.

young woman who makes a heart shape by hands on her stomach.Ilustrasi cara mengetahui kehamilan dengan memegang perut/ Foto: Getty Images/iStockphoto/metamorworks

4. Mual dan muntah saat perut ditekan

Mual dan muntah saat hamil bisa dipicu saat kita menekan perut. Biasanya tanda ini semakin kuat ketika Bunda merasa mual dan ingin muntah saat mencium aroma tertentu.

Bunda perlu membedakan mual dan muntah sebagai ciri hamil atau tanda sakit maag ya. Untuk memastikannya bisa melakukan tes kehamilan atau cek ke dokter.

5. Perut terasa membesar

Ukuran perut yang membesar adalah hal yang wajar selama Bunda hamil. Di awal kehamilan, perut akan membuncit, terasa keras, dan mungkin akan nyeri saat ditekan.

Kondisi ini berbeda dengan perut membuncit karena penambahan lemak tubuh ya. Untuk memastikannya, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan kehamilan.

6. Ingin buang air kecil (BAK) saat perut ditekan

Bunda akan sering buang air kecil (BAK) saat hamil. Ciri-ciri ini akan terasa ketika perut ditekan.

Sering buang air kecil di awal kehamilan disebabkan perubahan hormon. Setelah embrio berada di uterus, tubuh mulai memproduksi hormon hCG (human chorionic gonadotropin), yang memicu ibu hamil sering buang air kecil.

"Hampir 99,9 persen wanita yang baru hamil akan sering buang air kecil dengan frekuensi yang sering," ujar Sherry A. Ross, MD, ahli kesehatan wanita dan penulis buku She-ology: The Definitive Guide to Women's Intimate Health Period, dikutip dari The Bump.

7. Perut terasa tidak nyaman saat disentuh atau ditekan

Perut Bunda hamil akan terasa tidak nyaman saat ditekan. Kondisi ini disebabkan karena perubahan hormon tubuh.

Selain itu, rasa tidak nyaman bisa disebabkan perut terasa kencang. Hal ini disebabkan janin mulai berkembang di awal kehamilan.

Bila Bunda merasakan perut kencang disertai rasa sakit di minggu-minggu pertama kehamilan, maka sebaiknya Bunda waspada dan bersiap untuk ke dokter untuk melakukan pemeriksaan ya, Bunda. Hal ini karena perut kencang disertai kram dan pendarahan hebat bisa menjadi tanda keguguran.

[Gambas:Video Haibunda]



 

 

(som/som)
kehamilan
Kehamilan Trimester 1 Ketahui perkembangan kehamilan Trimester 1 setiap minggu. Cek Yuk arrow-right
Share yuk, Bun!
Menanti kelahiran Si Kecil dengan arti nama bayi yang pas untuknya nanti hanya di Aplikasi HaiBunda!
Rekomendasi
Ikuti perkembangan kehamilan Bunda setiap minggunya di Aplikasi HaiBunda yuk, Bun!